• Tentang Kami
Sunday, July 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Akademisi UMY Desak Pemerintah Kaji Ulang Soal Impor Mobil India: Tidak Rasional

Dikabarkan pemerintah berencana melakukan impor besar-besaran mobil asal India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih

byredaksi
February 25, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih

Logo mobil buatan pabrikan India, Mahindra, yang dikabarkan bakal jadi rekanan Indonesia untuk pemenuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Mahindra.com]

0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Rencana pemerintah melakukan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) disebut sebagai bagian dari percepatan penguatan koperasi desa.

Namun, Dosen Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ahmad Ma’ruf, menilai kebijakan tersebut perlu dikaji ulang dari sisi rasionalitas ekonomi, dampaknya terhadap neraca perdagangan, hingga keberpihakannya pada industri dalam negeri.

BERITA MENARIK LAINNYA

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

Suara Ibu Indonesia Desak Pemerintah Evaluasi Program MBG dan Kopdes Merah Putih

“Kebijakan impor ini dikaitkan dengan KDMP. Satu program yang strategis tidak harus dijalankan secara membabi buta. Kebijakan strategis tetap harus dilaksanakan dengan rasionalitas ekonomi. Jangan hanya karena alasan program, lalu melakukan impor tanpa perhitungan matang. Tidak semua KDMP memerlukan spesifikasi kendaraan seperti itu,” tegas Ma’ruf dilansir dari laman UMY, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, pengadaan dalam jumlah besar seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat industri otomotif nasional. Jika pesanan dialihkan kepada produsen domestik, dampaknya dinilai jauh lebih luas bagi perekonomian nasional.

“Jika produk sejenis dipesan kepada industri dalam negeri, akan jauh lebih memberikan nilai tambah. Ada peningkatan nilai tambah produksi, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan rantai pasok bahan baku domestik. Bahkan, kebijakan ini bisa menstimulasi tumbuhnya industri-industri baru (new entrants),” jelasnya.

Ia menyebut mekanisme pengadaan tetap dapat dilakukan secara terbuka melalui sistem lelang atau bidding dengan tetap mengedepankan semangat keberpihakan terhadap produk dalam negeri.

Menurutnya, kebijakan yang rasional bukan berarti menutup kompetisi, melainkan memastikan bahwa dana publik memberikan dampak optimal bagi perekonomian nasional.

“Kita sedang berupaya memosisikan diri agar tetap surplus, bukan surplus semu karena ekspor komoditas mentah, tetapi surplus yang sehat. Berapa triliun rupiah yang akan mengalir ke luar negeri jika impor ini dilakukan? Itu akan menggerus cadangan devisa kita,” tandasnya.

Bertentangan dengan Semangat Kemandirian Ekonomi

Jika rencana impor mobil asal India terealisasi, industri otomotif nasional berpotensi kehilangan peluang besar yang bersumber dari belanja publik.

Dalam jangka panjang, hal tersebut dinilai bertentangan dengan semangat kemandirian ekonomi yang selama ini digaungkan pemerintah.

Lebih jauh, Ma’ruf juga mengingatkan potensi tekanan terhadap nilai tukar rupiah apabila impor besar-besaran tersebut direalisasikan. Menurutnya, peningkatan impor secara signifikan akan memengaruhi neraca pembayaran dan stabilitas cadangan devisa.

Untuk itu, ia menyarankan agar pemerintah meninjau ulang rencana impor tersebut dan segera berdialog dengan pelaku industri otomotif nasional guna mencari solusi yang lebih rasional dan strategis.

“Langkah yang paling rasional secara ekonomi adalah membatalkan rencana impor itu, lalu duduk bersama industri otomotif domestik. Apa yang bisa dilakukan secara cepat dan strategis dapat didiskusikan bersama. Bisnis tetap bisnis, tetapi harus memiliki ideologi dan idealisme,” tutupnya.

Tags: Ahmad Ma'arufekonomiimporIndiaKoperasi Desa Merah Putihmobilotomotif nasionalUMY

Related Posts

Ilustrasi cuaca panas ekstrem

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

July 7, 2026
Sejumlah ibu-ibu menggelar aksi di Bundaran untuk menuntutevaluasi program prioritas pemerintah, Jumat (3/7/2026).

Suara Ibu Indonesia Desak Pemerintah Evaluasi Program MBG dan Kopdes Merah Putih

July 4, 2026
2 remaja di Bantul diamankan polisi usai melakukan pencurian material KDMP di Vuwosari, Pajangan, Bantul, Jumat (3/7/2026).

Polisi Amankan Dua Pemuda Usai Diduga Curi Material Proyek KDMP di Bantul

July 3, 2026
Ilustrasi penyekapan.

Kasus Penyekapan di Bandung, Guru Besar UMY Ingatkan Pentingnya Perlindungan Korban

June 27, 2026
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

BGN Berhenti Operasional Saat Libur Sekolah, Dosen UMY: Saatnya Evaluasi

June 22, 2026
Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa UMY, Begini Penjelasan Kampus dan Polisi

June 22, 2026
Next Post
logo PSIM Yogyakarta dan Persis Solo. Dua tim trah Mataram tersebut dalam lima laga terakhir urung meraih kemenangan

PSIM Yogyakarta dan Persis Solo Mandul di Lima Laga Terakhir, Ini Musababnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.