• Tentang Kami
Sunday, July 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Suara Ibu Indonesia Desak Pemerintah Evaluasi Program MBG dan Kopdes Merah Putih

Suara Ibu Indonesia mendesak pemerintah mengevaluasi MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dan kebijakan yang dinilai membebani rakyat.

byredaksi
July 4, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah ibu-ibu menggelar aksi di Bundaran untuk menuntutevaluasi program prioritas pemerintah, Jumat (3/7/2026).

Sejumlah ibu-ibu menggelar aksi di Bundaran untuk menuntutevaluasi program prioritas pemerintah, Jumat (3/7/2026).

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Sejumlah ibu-ibu yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia kembali menggelar aksi di Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (3/7/2026). Mereka menyuarakan tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi membebani keuangan negara.

Para peserta aksi mulai berkumpul sejak sore hari. Mereka membawa berbagai poster berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah serta memukul panci secara serentak sebagai bentuk ekspresi kekecewaan dan keresahan atas kondisi yang mereka rasakan saat ini.

BERITA MENARIK LAINNYA

Menkeu Purbaya: Program MBG Banyak Bolongnya

Polisi Amankan Dua Pemuda Usai Diduga Curi Material Proyek KDMP di Bantul

Menurut peserta aksi, kegiatan tersebut menjadi simbol meningkatnya tekanan yang dirasakan masyarakat, khususnya kaum ibu, di tengah situasi ekonomi yang dinilai semakin berat.

Mereka menilai masa liburan yang seharusnya dapat dinikmati bersama keluarga justru diwarnai berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

Aksi tersebut tidak hanya diikuti kelompok ibu-ibu. Sejumlah elemen masyarakat lain seperti pengemudi ojek online, petani, hingga mahasiswa turut hadir untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Salah satu perwakilan Suara Ibu Indonesia, Rika Iffati Farihah, meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap sejumlah program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menurutnya, program-program tersebut perlu ditinjau kembali karena dinilai menimbulkan lebih banyak persoalan dibanding manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Kami juga meminta evaluasi dan penghentian program prioritas pemerintah karena lebih banyak korup dan mudaratnya daripada manfaatnya,” ujar Rika saat ditemui wartawan di sela aksi.

Rika secara khusus menyoroti pelatihan bagi calon manajer KDMP yang menurutnya tidak sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasi. Ia mengkritik adanya pendekatan yang dianggap terlalu bernuansa militer dalam proses pelatihan tersebut.

“Seperti KDMP, ini kan tidak sesuai. Latihannya tidak sesuai kualifikasi dan cenderung militeristik. Ini mengakibatkan korban nyawa yang tidak perlu, kompensasinya Rp30 juta per orang,” katanya.

Menurut Rika, meskipun kurikulum pelatihan telah mengalami perubahan, masih terdapat materi yang dianggap tidak relevan dengan tugas dan fungsi manajerial koperasi. Ia menilai pemerintah seharusnya melibatkan organisasi dan asosiasi koperasi untuk memberikan pembekalan kepada para calon pengelola.

“KDMP seharusnya diurus masyarakat sipil. Kami menolak militerisme dalam berbagai hal yang seharusnya dilakukan oleh sipil,” tegasnya.

Selain menyoroti program pemerintah, Wakil Ketua Fatayat NU DIY tersebut juga meminta pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi perekonomian masyarakat.

Ia menilai berbagai persoalan yang dihadapi rakyat, mulai dari meningkatnya beban pajak hingga persoalan yang dialami pengemudi ojek online, membutuhkan kehadiran negara untuk memberikan solusi.

“Berbagai macam pajak yang semakin beragam dan tinggi, ojol juga kesulitan mengatur hubungannya dengan aplikator. Pemerintah seharusnya hadir membantu rakyat menangani hal-hal itu,” ujarnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: aksi massaBundaran UGMKoperasi Desa Merah Putihprogram MBGSuara Ibu Indonesia

Related Posts

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Menkeu Purbaya: Program MBG Banyak Bolongnya

July 3, 2026
2 remaja di Bantul diamankan polisi usai melakukan pencurian material KDMP di Vuwosari, Pajangan, Bantul, Jumat (3/7/2026).

Polisi Amankan Dua Pemuda Usai Diduga Curi Material Proyek KDMP di Bantul

July 3, 2026
Seorang pedagang daging ayam di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta sedang menunggu pembeli, Kamis (2/7/2026).

Program MBG Libur, Harga Daging Ayam di Pasar Kranggan Turun

July 2, 2026
Puluhan massa mahasiswa yang tergabung Forum BEM DIY menggelar aksi di Kantor DPRD DIY, Jumat (19/6/2026).

Forum BEM DIY Gelar Aksi di DPRD, Sampaikan Delapan Tuntutan

June 19, 2026
Ribuan massa dari berbagai elemen ikut dalam Aksi Rakyat Memanggil di pertigaan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6/2026).

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

June 15, 2026
Logo Koperasi Desa Merah Putih

Koperasi Desa Merah Putih Tak Cerminkan Demokrasi Ekonomi

May 21, 2026
Next Post
Hanif Sjahbandi saat membela Persija Jakarta.

Resmi Berpisah dengan Persija, Hanif Sjahbandi OTW ke PSS Sleman?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.