• Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Aktivitas Mudik Lebaran Mulai Terasa di Terminal Giwangan

selama momen libur Lebaran 2026, UPT Terminal Giwangan memprediksi jumlah armada bus yang beroperasi bisa mencapai 1.000 unit. 

byredaksi
March 10, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Aktivitas Mudik Lebaran Mulai Terasa di Terminal Giwangan
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa bergeliat di Terminal Giwangan di Kota Yogyakarta, DIY, pada Selasa (10/3/2026).
Pemandangan puluhan orang membawa koper, tas besar, dan kardus-kardus mulai menghiasi kursi ruang tunggu Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta.
Sejumlah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) pun silih-ganti berdatangan untuk menurunkan maupun memberangkatkan penumpang di Terminal Giwangan.
Para petugas Terminal Giwangan terlihat siaga memastikan mobilitas penumpang dan armada bus berjalan lancar.
Di antara puluhan penumpang yang sedang menunggu bus di ruang tunggu Terminal Giwangan, tampak terduduk Yanti.
Wanita berusia 40 tahun itu sedang menunggu bus untuk mudik ke kampung halamannya di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Pulau Sumatera.
“Saya lebih memilih mudik naik bus karena barang bawaannya banyak, kalau naik pesawat cuma dibatasi 20 kg. Selain itu harga tiket bus lebih murah daripada tiket pesawat. Saya juga bisa lebih santai kalau mudik pakai bus,” paparnya kepada Populi.id, Selasa (10/3/2026).
Warga asal Bengkulu itu menyampaikan, awalnya berencana pulang ke kampung halaman lebih cepat.
Namun, karena kehabisan tiket bus akhirnya dia memilih berangkat pada Selasa (10/3/2026).
“Untuk tiket bus saat ini sudah termasuk mahal, yang biasanya Rp750 ribu kini jadi Rp900 ribu, tapi tidak apa-apa,” ujarnya.
Di sisi lain, pengelola Terminal Giwangan Kota Yogyakarta mulai bersiap menyambut peningkatan mobilitas penumpang selama momen arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Upaya yang dilakukan yakni mempersiapkan sarana prasarana penunjang fasilitas Terminal Giwangan serta armada bus.
“Kami menyiapkan tambahan ruang tunggu, sehingga nanti bisa menampung sekitar 500 orang. Karena nanti Terminal Giwangan akan menampung atau memberangkatkan penumpang program bus mudik dan balik gratis dari pemerintah serta BUMN, sehingga kami siapkan tambahan ruang tunggu,” ungkap Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto.
Pihaknya juga menyiapkan ruang khusus laktasi untuk ibu menyusui, ruang kesehatan, serta zona bermain anak di Terminal Giwangan.
Tak hanya itu, bagi pengemudi ojek online (ojol) yang membawa atau mau menjemput penumpang dikatakan bisa masuk ke dalam area Terminal Giwangan.
“Bagi masyarakat yang belum kebagian tiket, jangan khawatir, datang saja ke Terminal Giwangan. Karena nanti kami akan tambah armada bus cadangan, jika ada lonjakan penumpang. Kami sudah berkoordinasi dengan PO-PO Bus, penambahan armada mungkin sekitar 25-30 persen,” paparnya.
Menurut Sigit, pada hari biasa  jumlah armada bus yang beroperasi di Terminal Giwangan sebanyak 700 bus. Adapun selama momen libur Lebaran 2026, dia memprediksi jumlah armada bus yang beroperasi bisa mencapai 1.000 bus.
Dia menyampaikan, puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi dalam dua periode. Antara lain pada 13-14 Maret 2026 dan periode 17-18 Maret 2026.
Pihaknya pun memperkirakan ribuan pemudik akan membanjiri Terminal Giwangan selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Kalau hari biasa, jumlah kedatangan penumpang sekitar 3.500-4.000 orang. Tapi pada puncak arus mudik Lebaran 2026 periode pertama (13-14 Maret 2026) diperkirakan mencapai 10.000 penumpang. Sedangkan pada periode kedua puncak arus mudik diprediksi mencapai 12.000-15.000 penumpang di Terminal Giwangan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)
Tags: buslebaranmudikSigit Saryantoterminal giwanganYogyakarta

Related Posts

Ilustrasi sekolah SD di Sleman

10 SD Muhammadiyah Terbaik di Kota Yogyakarta

June 11, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Sejumlah Menteri dan Gubernur saat berjalan menuju ruang pertemuan bersama Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Menteri dan Kepala Daerah se-Jawa Bali Berkumpul di Kantor Gubernur DIY, Bahas Identifikasi Masalah Lokal

June 5, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, secara simbolis menyerahkan TNKTB kepada perwakilan komunitas bentor Kota Yogyakarta dalam kegiatan penyaluran 50 unit becak listrik dan pemusnahan 50 bentor di KUPT Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).

Pemkot Yogyakarta Salurkan 50 Unit Becak Listrik Bantuan CSR PT KAI kepada Pengayuh Bentor

June 3, 2026
Next Post
Reopening Solaria di Sleman City Hall.

Celebrate The Light: Sleman City Hall Hadirkan Ramadan Penuh Cahaya, Event, dan Promo Menarik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.