• Tentang Kami
Sunday, August 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pakar Kesehatan Ingatkan Pentingnya Imunisasi untuk Putus Rantai Penularan Campak

campak merupakan penyakit yang sangat dapat dicegah. Upaya pencegahan paling efektif adalah melalui imunisasi campak, baik vaksin MR maupun MMR, yang diberikan secara lengkap dan tepat waktu kepada anak.

byredaksi
March 16, 2026
in headline, Kesehatan, Urban
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi imunisasi

Ilustrasi imunisasi. [pexels/CP Khanal]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Kasus campak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tenaga kesehatan karena campak merupakan penyakit menular yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

Manfaat Kencur Hitam dan Daun Pegagan, Kurangi Radang Saraf Mata

Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dr. H. M. Bambang Edi Susyanto mengatakan bahwa peningkatan kasus campak di DIY sudah terlihat sejak tahun lalu dan masih berlanjut hingga awal tahun ini.

“Di Daerah Istimewa Yogyakarta memang terjadi peningkatan kasus campak, baik pada tahun lalu maupun tahun ini. Pada awal tahun ini saja sudah tercatat ratusan kasus suspek dengan puluhan kasus yang telah terkonfirmasi, termasuk di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Namun demikian, situasi ini masih dapat dikendalikan dan terus dipantau,” ujarnya dilansir dari laman UMY, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, salah satu penyebab meningkatnya kasus campak adalah masih adanya anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap. Kondisi ini diperparah dengan adanya penundaan imunisasi selama masa pandemi serta keraguan sebagian masyarakat terhadap vaksinasi.

“Faktor utama biasanya adalah cakupan imunisasi yang belum merata. Masih ada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, ditambah adanya penundaan imunisasi pada masa pandemi, serta sebagian orang tua yang masih ragu terhadap vaksinasi. Ketika ada kelompok anak yang tidak terlindungi atau tidak tervaksinasi, virus campak akan sangat mudah menyebar karena penyakit ini memang sangat menular,” jelas dr. Bambang.

Campak memiliki gejala awal yang sering kali menyerupai penyakit infeksi lainnya. Gejala tersebut biasanya dimulai dengan demam tinggi yang disertai batuk, pilek, serta mata merah. Setelah beberapa hari, muncul ruam kemerahan pada kulit yang biasanya bermula dari wajah kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

“Campak juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi, terutama pada bayi dan anak dengan daya tahan tubuh yang rendah. Komplikasi tersebut dapat berupa infeksi saluran pernapasan, dehidrasi, diare berat, hingga gangguan pada sistem kekebalan tubuh,” tambahnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat dapat dicegah. Upaya pencegahan paling efektif adalah melalui imunisasi campak, baik vaksin MR maupun MMR, yang diberikan secara lengkap dan tepat waktu kepada anak.

dr. Bambang juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk mengatasi berbagai misinformasi mengenai vaksin. Menurutnya, pemerintah bersama tenaga kesehatan terus melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran seperti puskesmas, posyandu, sekolah, hingga media.

“Strateginya adalah memberikan edukasi secara konsisten kepada masyarakat. Pemerintah dan tenaga kesehatan bekerja melalui puskesmas, rumah sakit, posyandu, serta sekolah untuk menyampaikan informasi yang benar mengenai manfaat dan keamanan imunisasi. Pendekatan ini penting untuk mengatasi misinformasi yang masih beredar di masyarakat,” tuturnya.

Tags: bambang edi SusyantocampakimunisasikesehatanUMYYogyakarta

Related Posts

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

July 31, 2026
Ilustrasi kencur

Manfaat Kencur Hitam dan Daun Pegagan, Kurangi Radang Saraf Mata

July 28, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Ilustrasi kelas kosong.

Fenomena Sekolah Minim Siswa, Pengamat UMY Soroti Perubahan Demografi

July 23, 2026
Ilustrasi AI memengaruhi geopolitik dunia

Akademisi UMY Ungkap Mengapa AI Bakal Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

July 21, 2026
Next Post
Simon Grayson ditunjuk John Herdman sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia

Spesialis Promosi dari Inggris: Mengenal Simon Grayson, Tangan Kanan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.