BANTUL, POPULI.ID – Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan aksi kejahatan jalanan di kawasan Banguntapan, Bantul, pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kemasan, RT 08 Salakan, Potorono, dan mengakibatkan ketiganya mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut saat memberikan keterangan pada Rabu (8/4/2026). Ia menyebutkan, para korban masing-masing berinisial GTW (28), MPS (26), dan AEM (30), yang semuanya merupakan warga Kota Yogyakarta.
“Para korban mengalami luka setelah terjatuh dari sepeda motor karena diduga ditendang oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor,” kata Rita.
Menurutnya, insiden bermula saat ketiga korban berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX milik salah satu dari mereka. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh GTW, dengan MPS di posisi tengah dan AEM di bagian belakang. Mereka diketahui hendak pergi memancing ke arah barat Jembatan Salakan.
“Ketika melintas di lokasi, korban sempat diteriaki ‘bajingan’ oleh orang tak dikenal. Tidak lama kemudian, sepeda motor mereka ditendang hingga akhirnya terjatuh,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, GTW mengalami luka pada rahang dan mulut serta pendarahan di bagian kepala. Sementara MPS mengalami lecet di pelipis serta tangan dan kaki. Sedangkan AEM hanya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.
“Dua korban, yakni GTW dan MPS, harus menjalani perawatan inap di RSPAU Harjolukito Yogyakarta, sementara satu korban lainnya menjalani rawat jalan,” ungkapnya.
Usai kejadian, salah satu korban menghubungi seorang saksi bernama Budi (45), warga setempat. Saksi kemudian datang bersama beberapa rekannya untuk memberikan bantuan dan membawa korban ke rumah sakit.
Polisi juga mencatat tidak ditemukan perlengkapan memancing di sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, para korban belum melaporkan peristiwa tersebut secara resmi ke pihak kepolisian.
“Kami mengimbau agar korban segera membuat laporan agar kasus ini bisa diproses lebih lanjut,” pungkas Rita. (populi.id/Hadid Pangestu)












