YOGYAKARTA, POPULI.ID – Yogyakarta tidak hanya menawarkan wisata budaya dan belanja di pusat kota. Buat kamu yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk urban, trekking bisa menjadi pilihan aktivitas sehat yang menyegarkan badan sekaligus mental.
Menariknya, Yogyakarta memiliki beragam jalur trekking yang ramah bagi pemula namun tetap menyuguhkan pemandangan yang memukau.
Mulai dari perbukitan hijau yang berbatasan langsung dengan laut hingga lereng gunung yang ikonik, berikut adalah empat rekomendasi spot trekking di Yogyakarta yang wajib masuk dalam daftar perjalananmu:
1. Bukit Pengilon: Perpaduan Hijau Perbukitan dan Biru Samudra
Bukit Pengilon menjadi destinasi favorit bagi pecinta pemandangan alam dramatis yang tetap menginginkan jalur aman dan bersahabat.
Terletak di pesisir selatan, bukit ini menyajikan hamparan padang rumput hijau yang luas di puncaknya, memungkinkan pengunjung melihat lekuk pantai Gunungkidul secara 360 derajat.
Perjalanan trekking biasanya dimulai dari Pantai Siung dengan waktu tempuh sekitar 30 menit hingga satu jam tergantung kecepatan berjalan. Jalurnya menantang dengan kombinasi tanah dan batu kapur yang terkadang licin saat hujan, serta beberapa tanjakan yang cukup menguras tenaga.
Namun, rasa lelah akan terbayar dengan pemandangan laut lepas, deburan ombak, dan siluet pantai-pantai di sekitarnya.
Di puncaknya, tersedia warung-warung kecil untuk beristirahat sejenak sambil menikmati kelapa muda atau mie instan.
Alamat: Purwodadi, Tepus, Gunungkidul (sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Yogyakarta)
Jam Operasional: 24 jam
Harga Tiket: Tiket masuk kawasan Pantai Siung sekitar Rp 10.000 per orang, ditambah retribusi di beberapa pos sebesar Rp2.000 per orang. Parkir motor Rp2.000 dan mobil Rp 5.000.
2. Plunyon Kalikuning: Pesona Asri di Bawah Kaki Merapi
Berada di lereng Gunung Merapi, Plunyon Kalikuning menawarkan suasana yang sangat asri dengan aliran sungai yang jernih dan pepohonan rindang yang membentuk kanopi alami.
Jalur trekking di sini cukup bervariasi, mulai dari tanah landai, bebatuan kecil, hingga area berumput liar, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin trekking tipis-tipis di tengah kesibukan.
Momen paling indah di tempat ini adalah saat fajar menyingsing. Jika beruntung, pengunjung dapat melihat matahari terbit sekaligus kemegahan Gunung Merapi yang berselimut kabut.
Fasilitas pendukung seperti area piknik, sewa sepeda, dan area camping juga tersedia untuk menambah kenyamanan.
Alamat: Kedungsriti, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 07.00 – 16.00 WIB (Senin tutup).
Harga Tiket: Rp 5.000 (hari biasa), Rp 7.500 (akhir pekan), ditambah asuransi Rp2.000 per orang
3. Gunung Api Purba Nglanggeran: Menjelajah Labirin Batu Raksasa
Gunung purba yang berdiri di ketinggian 700 MDPL ini merupakan salah satu destinasi trekking paling ikonik di Yogyakarta. Daya tarik utamanya adalah hamparan batu-batu purba raksasa yang memberikan kesan eksotis.
Jalurnya relatif aman karena sudah dilengkapi dengan tangga kayu, jalan batu, dan lorong-lorong sempit yang menambah keseruan petualangan.
Meskipun tanjakan di awal cukup menguras stamina, perjalanan menuju puncak biasanya hanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 jam saja. Tempat ini juga menjadi lokasi favorit bagi pemburu matahari terbenam karena pemandangan sunset dari puncaknya sangat memukau.
Bahkan bagi yang ingin turun saat hari sudah gelap, jalurnya tergolong aman karena telah dipasang lampu di beberapa titik.
Alamat: Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul
Jam Operasional: 24 jam
Harga Tiket: Rp 15.000 per orang (siang), Rp 20.000 per orang (malam/camping)
4. Gunung Kendil: Hidden Gem dengan Panorama Menoreh
Buat kamu yang mencari ketenangan dan ingin menjauh sejenak dari keramaian, Gunung Kendil di Kulon Progo adalah jawabannya. Sebagai salah satu hidden gem di kawasan Pegunungan Menoreh, tempat ini menyuguhkan panorama alam yang syahdu dan menakjubkan.
Namun, perlu dicatat bahwa untuk mencapai puncaknya dibutuhkan aktivitas trekking yang cukup menantang, sehingga jalur ini kurang disarankan bagi anak-anak atau lansia.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat pagi atau sore hari guna menyaksikan momen matahari terbit atau terbenam yang mempesona saat cuaca cerah.
Alamat: Jalan Bukit Kendil, Nglambur, Sidoarjo, Samigaluh, Kulon Progo (sekitar 1 jam perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta)
Jam Operasional: 24 jam
Harga Tiket: Tarif parkir Rp 2.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil)












