• Tentang Kami
Wednesday, June 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

Retno menyebut psikoedukasi itu sangat penting diberikan kepada para orang tua korban untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri mereka.

byredaksi
May 10, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberikan pendampingan psikoedukasi kepada orangtua korban dugaan kekerasan anak Daycare Little Aresha di Ruang Bima kompleks Balai Kota Yogyakarta, pada Minggu (10/5/2026). Pendampingan psikologis itu diberikan untuk menguatkan mental para orangtua korban.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, mengatakan bahwa sesuai arahan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Pemkot Yogyakarta terus melakukan pendampingan psikologis, tumbuh kembang, dan hukum kepada korban terdampak.

BERITA MENARIK LAINNYA

13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi, Orang Tua Korban Tak Kuasa Menahan Emosi

Polisi Reka Ulang 23 Adegan Kekerasan Daycare Little Aresha

“Termasuk saat ini kami berikan psikoedukasi untuk menguatkan mental orangtua yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha,” ucapnya kepada awak media, Minggu (10/5/2026).

Retno menyebut psikoedukasi itu sangat penting diberikan kepada para orangtua korban untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri mereka. Sebab, sampai saat ini para orang tua korban cenderung menyalahkan diri sendiri atas apa yang dialami buah hatinya.

“Jadi ini sangat penting, karena selama ini orang tua merasa bersalah menyekolahkan anak di sana (Daycare Little Aresha). Ada perasaan ‘kok saya begini’. Nah kami mulai coba untuk melakukan psikoedukasi agar perasaan itu segera terurai,” kata dia.

Tak hanya itu, beberapa orang tua juga dilaporkan memiliki trauma dan takut menyekolahkan anaknya. Sehingga mengambil cuti bahkan resign dari pekerjaan untuk mengasuh anaknya sendiri. Oleh karena itu, pihaknya memberikan materi terkait trauma healing dalam psikoedukasi tersebut.

“Psikoedukasi itu salah satu fungsinya untuk menguatkan mental para orang tua dan menghilangkan trauma bahwa tidak semua daycare seperti Daycare Little Aresha. Mereka trauma tidak mau menitipkan anaknya di daycare sementara harus bekerja, sehingga trauma itu harus diselesaikan,” jelasnya.

Adapun dalam memberikan pendampingan psikologis bagi anak dan orang tua korban, Pemkot Yogyakarta menggandeng 94 psikolog dari UPT PPA, IPK, HIMSI, rumah sakit, dan puskesmas di Kota Yogyakarta.

Retno menyampaikan, konsultasi dan pendampingan korban serta orang tua sudah dilakukan sejak kasus dugaan kekerasan anak mencuat setelah dilakukan pengerebekan daycare tersebut. Hingga kini, layanan helpdesk pun masih dibuka untuk memfasilitasi para orang tua korban yang belum melakukan pelaporan.

“Data terakhir di UPT PPA sudah ada 194 anak yang mengakses dan mendapatkan asessment. Rata-rata aduannya sam. Sebagian besar memang alumni dan yang masih aktif dititipkan di daycare tersebut. Menurut laporan hasil asessment memang seperti itu (semua mengalami kekerasan),” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daycare little Areshahasto wardoyokekerasan anakorangtua korbanPemkot YogyakartaYogyakarta

Related Posts

Suasana rekontruksi kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).

13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi, Orang Tua Korban Tak Kuasa Menahan Emosi

June 9, 2026
Salah satu tersangka melakukan reka adegan dalam kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).

Polisi Reka Ulang 23 Adegan Kekerasan Daycare Little Aresha

June 9, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
Penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada 22 penerima manfaat di Kota Yogyakarata oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Minggu (7/6/2026).

Tanpa APBD dan APBN, Pemkot Yogyakarta Bedah 22 Rumah Warga

June 8, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Pemkot Yogyakarta Bakal Uji Coba Perahu Bermotor untuk Patroli Kebersihan Sungai

June 8, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Next Post
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

John Herdman Gelar TC Timnas Indonesia Akhir Mei, Pantau Kualitas Pemain Super League

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.