• Tentang Kami
Saturday, May 23, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

5 Dosen Dinonaktifkan dan Satu Masih Jalani Sanksi Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di UPN

Iva Rachmawati, memaparkan dari enam oknum dosen yang diduga terlibat kekerasan seksual, terdapat tiga dosen yang sudah dinonaktifkan, dua dosen dinonaktifkan di tingkat Prodi (program studi)

byredaksi
May 22, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Dr Hendro Widjanarko, dan jajarannya saat memberikan keterangan pers kepada awak media di gedung rektorat UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Dr Hendro Widjanarko, dan jajarannya saat memberikan keterangan pers kepada awak media di gedung rektorat UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta angkat suara terkait kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret sejumlah dosen di lingkungan kampus. Kasus tersebut mencuat setelah ada unggahan viral di media sosial yang mengungkap perilaku tak senonoh seorang dosen.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Dr Hendro Widjanarko, menegaskan pihak kampus tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk pelecehan atau kekerasan seksual.

BERITA MENARIK LAINNYA

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

“Sejak awal kami tidak mentoleransi dan tak akan pernah mentoleransi pelecehan ataupun kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta. Kalau memang itu nanti terbukti bersalah, maka kami akan menerapkan tingkatan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” ucap Hendro saat memberikan keterangan pers di Gedung Rektorat UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Sebagai bukti komitmen tersebut, saat ini pihak kampus tengah memproses enam oknum dosen yang terindikasi terlibat dalam kasus dugaan kekerasan seksual, termasuk oknum yang dinilai melakukan pembiaran.

Sebagian besar oknum tersebut pun kini telah dinonaktifkan sebagai dosen, sehingga tidak melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di antaranya memberikan pendidikan dan pengajaran, melakukan penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Penonaktifan itu bertujuan agar yang bersangkutan dapat berkosentrasi penuh dalam menjalani proses pemeriksaan. Kami memastikan akan menjatuhkan sanksi berat jika memang terbukti bersalah,” katanya.

Selain itu, pihaknya tengah mengidentifikasi kembali dan berkomunikasi intensif dengan pemerintah pusat terkait penanganan kasus tersebut.

Ketua Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, memaparkan dari enam oknum dosen tersebut, terdapat tiga dosen yang sudah dinonaktifkan, dua dosen dinonaktifkan di tingkat Prodi (program studi), serta satu dosen sedang dalam pemantauan atau on proses.

“Yang satu dosen itu sebenarnya sudah akan dikeluarkan. Tapi ada pertimbangan karena memang latar belakangnya berbeda. Beliau itu sebenarnya sudah dijatuhi sanksi pada 2023 dan berakhir 2025 akhir. Tapi kami harus evaluasi terhadap pemenuhan sanksi itu, sehingga sedang ditelaah,” jelas dia.

Iva menyebut, satu oknum dosen itu mendapatkan sanksi atas kasus kekerasan seksual pada 2023 lalu. Sanksi yang diterima pun berupa tidak boleh mengajar di kelas S1. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: dinonaktifkanDosenHendro Widjanarkokekerasan seksualpelecehansanksiUPN Veteran Yogyakarta

Related Posts

Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

May 22, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Suasana kampus UPN Veteran Yogyakarta.

UPN Veteran Yogyakarta Nonaktifkan Dosen Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual

May 20, 2026
Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan di Bantul, Pelaku Kabur Usai Beraksi

April 20, 2026
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian kecelakaan di Jalan Kaliurang km 16,5, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, DIY, Minggun (19/4/2026). (Polresta Sleman)

Hendak Solat Subuh, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil Misterius di Jalan Kaliurang

April 20, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

6 Fakta dan Kronologi Skandal Pelecehan Verbal di FH UI

April 15, 2026
Next Post
Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.