SLEMAN, POPULI.ID – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan Wakil Ketua DPRD Sleman, Hasto Karyantoro, menghadiri kegiatan peresmian jalan dan gelar budaya yang diselenggarakan warga Padukuhan Gamping Kidul, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, pada Minggu (31/5/2026).
Kehadiran Bupati dan Wakil Ketua DPRD Sleman itu menjadi bentuk apresiasi atas tingginya semangat gotong royong dan kolaborasi masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.
Pantauan Populi.id, Bupati Harda dan Hasto Karyantoro serta jajaran lurah setempat sempat menerbangkan burung merpati, sebagai wujud syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Kemudian, rombongan bergeser untuk melakukan peresmian jalan desa dan diakhiri dengan berkunjung ke stan UMKM. Prosesi peresmian jalan itu ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendil berisi air serta bunga.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengaku bersyukur bisa bersilahturahmi dengan warga Padukuhan Gamping Kidul dalam rangka peresmian jalan dan gelar budaya kesenian.
“Saya hadir bersemangat melihat kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah dalam pembangunan wilayah. Karena jalan merupakan salah satu syarat utama untuk mencapai tujuan pembangunan di wilayah,” kata Harda, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, dengan akses jalan yang baik, lurus, dan terkoneksi akan menjadi modal awal yang memudahkan mobilisasi dan berkomunikasi dengan daerah luar. Dia pun berharap, infrastruktur yang kian mantap itu mampu mendongkrak potensi ekonomi lokal di daerah, khususnya wilayah Padukuhan Gamping Kidul.
“Dengan jalan yang bagus dan terkoneksi, maka Gamping Kidul tersambung dengan daerah luar. Karena di sini banyak tumbuh UMKM, saya berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal produk UMKM Gamping Kidul,” ujarnya.
Acara itu juga menjadi ruang ungkapan rasa syukur warga atas sejumlah pencapaian positif, mulai dari adanya warga yang berhasil menyelesaikan studi S3 hingga pelantikan Dukuh baru. Menariknya, rasa syukur tersebut dirayakan melalui gelar budaya seni Jathilan yang disuguhkan oleh kelompok seni dari dukuh tetangga, yakni Padukuhan Gamping Tengah.
Menurut Harda, keterlibatan kelompok seni dari dusun sebelah merupakan wujud nyata kolaborasi antar-wilayah yang harus terus dipupuk demi menjaga semangat kebersamaan. Dia berharap kolaborasi antar-wilayah itu bisa terus dijaga demi mengawal pembangunan Kabupaten Sleman yang lebih baik.
“Mudah-mudahan kolaborasi semacam ini bisa terus dibina, dipupuk, dan dijaga sampai nanti tanpa terbatas. Karena memang semangat kebersamaan, satu hati, satu pikiran, dan satu tujuan untuk pembangunan Sleman itu yang diperlukan,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Sleman, Hasto Karyantoro, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan dan kerukunan warga Padukuhan Gamping Kidul. Dia menilai, momentum bertemunya peresmian pembangunan infrastruktur jalan dan pelestarian gelar budaya merupakan modal sosial yang snagat mahal.
“Alhamdulillah ini bagus sekali. Saya bersyukur dan mengapresiasi masyarakat yang mau guyup, rukun, dan kompak bersatu untuj menghadirkan pembangunan, pengelolaan budaya, dan pemberdayaan UMKM yang lebih baik,” papar dia.
Politisi PKS itu menambahkan bahwa potret kebersamaan warga Padukuhan Gamping Kidul itu akan menjadi catatan penting bagi dewan untuk terus mengawal serta memperjuangkan program-program kemasyarakatan di masa depan.
“Ini akan menjadi satu catatan penting bagi kami di Legislatif untuk terus berjuang bersama masyarakat menuju masa depan Sleman yang lebih baik,” pungkasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)










![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

