YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berencana mengoperasikan perahu bermotor sebagai sarana patroli kebersihan di kawasan Sungai Code. Rencana tersebut akan diawali dengan tahap uji coba yang dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan perahu yang akan digunakan mengadopsi konsep perahu “ketinting” yang umum ditemui di wilayah Kalimantan.
“Rencananya akan kami uji coba saat momentum Hari Jadi Pemerintah Kota Yogyakarta. Kalau di Kalimantan perahu seperti itu dikenal dengan nama ketinting,” kata Hasto, Minggu (7/6/2026).
Ia menjelaskan, perahu tersebut menggunakan mesin berekor panjang yang dipasang di bagian belakang sehingga memungkinkan petugas melakukan pemantauan sepanjang aliran Sungai Code, baik ke arah hulu maupun hilir.
Menurut Hasto, masih terdapat sejumlah persoalan di bantaran sungai yang perlu ditangani. Salah satunya adalah keberadaan kandang unggas milik warga yang berada di sekitar aliran sungai dan dinilai berpotensi menghambat upaya penataan lingkungan.
Karena itu, Pemkot Yogyakarta akan melakukan pembersihan dan penertiban di sejumlah titik yang dianggap mengganggu fungsi sungai.
“Kami menargetkan dalam beberapa bulan ke depan titik-titik tersebut sudah bisa dibersihkan,” ujarnya.
Pada tahap awal, patroli sungai akan dilakukan pada siang hari untuk melihat efektivitas penggunaan perahu bermotor tersebut. Namun, setelah masa uji coba selesai, patroli juga dimungkinkan dilakukan pada malam hari.
Hasto menilai patroli malam penting dilakukan karena masih ditemukan kebiasaan sebagian warga membuang sampah ke sungai pada waktu tersebut.
Sungai Code dipilih sebagai lokasi prioritas karena posisinya yang membelah kawasan pusat Kota Yogyakarta sekaligus menjadi bagian dari kawasan Sumbu Filosofi yang memiliki nilai strategis dan ikonik.
Selain menjaga kebersihan, Pemkot Yogyakarta juga memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan kawasan sungai sebagai daya tarik wisata. Meski demikian, Hasto menegaskan karakter Sungai Code berbeda dengan sungai di sejumlah kota lain karena memiliki arus yang lebih deras.
“Yang menjadi fokus utama saat ini adalah menciptakan sungai yang bersih terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan melanjutkan upaya penanganan pendangkalan sungai secara bertahap,” tandasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)










![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

