• Tentang Kami
Monday, July 27, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Tanpa APBD dan APBN, Pemkot Yogyakarta Bedah 22 Rumah Warga

Pemkot Yogyakarta merenovasi 22 rumah tidak layak huni secara gotong royong tanpa APBD maupun APBN dalam rangka Hari Jadi ke-79 Kota Yogyakarta dengan melibatkan pelaku usaha serta penggunaan material ramah lingkungan.

byredaksi
June 8, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada 22 penerima manfaat di Kota Yogyakarata oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Minggu (7/6/2026).

Penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada 22 penerima manfaat di Kota Yogyakarata oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Minggu (7/6/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melaksanakan program renovasi rumah tidak layak huni secara serentak terhadap 22 rumah warga dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-79 Kota Yogyakarta, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan secara simbolis di salah satu rumah penerima bantuan di Kemantren Ngampilan itu melibatkan puluhan pelaku usaha yang turut berkontribusi melalui skema gotong royong.

BERITA MENARIK LAINNYA

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Program tersebut terus berjalan tanpa mengandalkan pendanaan dari APBD maupun APBN. Pemkot berperan sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai pihak untuk membantu warga yang membutuhkan.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan selama Mei 2026 sebanyak 30 rumah telah berhasil direnovasi melalui program serupa.

“Dalam satu bulan terakhir sudah ada 30 rumah yang selesai diperbaiki tanpa menggunakan APBD maupun APBN,” ujarnya.

Menurut Hasto, kegiatan renovasi rumah dipilih sebagai bentuk perayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dibandingkan kegiatan yang hanya bersifat seremonial.

Ia menilai masih banyak warga yang tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa masih ada masyarakat yang belum menikmati kualitas hidup yang layak.

“Warga yang tinggal di rumah tidak layak huni tentu belum merasakan kehidupan yang benar-benar nyaman dan terbebas dari kesulitan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Yogyakarta juga mulai memperkenalkan penggunaan material bangunan yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan produk Alduro yang dibuat dari hasil pengolahan limbah.

Material tersebut digunakan melalui kerja sama dengan PT Mulford Indonesia dan PT Jogja Olah Sampah (JOS). Produk Alduro memanfaatkan limbah PET dan aluminium yang diolah menjadi bahan konstruksi atap.

Supervisor PT Mulford Indonesia, Thomas Wuryantoro, menjelaskan material tersebut dibuat dari beberapa lapisan bahan yang dipadatkan menjadi satu produk konstruksi yang kuat dan aman digunakan.

Selain membantu mengurangi limbah, material tersebut juga memiliki kemampuan meredam panas dan suara sehingga membuat ruangan terasa lebih nyaman.

“Produk ini dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan memiliki fungsi sebagai peredam suara,” jelas Thomas.

Ia menambahkan, harga Alduro relatif bersaing dengan produk atap lainnya dan masih terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan perumahan.

Salah satu penerima bantuan, Emiliana Budi Winarti, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Sebelum direnovasi, rumah yang ditempatinya bersama sang cucu mengalami kerusakan cukup berat.

Saat musim hujan, hampir seluruh bagian rumah mengalami kebocoran. Selain itu, kondisi dinding dan atap juga sudah rapuh sehingga mengkhawatirkan keselamatan penghuni.

Setelah proses renovasi selama sekitar dua minggu, rumah tersebut kini berubah menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: APBDAPBNbedah rumahPemkot YogyakartaWali Kota Hasto Wardoyo

Related Posts

Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Bambang Hartono (67), warga Kampung Papringan, Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menunjukkan kondisi atap rumahnya yang sudah lapuk, Minggu (28/6/2026).

2 Dekade Menahan Retak Jejak Gempa 2006, Rumah Lansia di Gondokusuman Akhirnya Diperbaiki

June 28, 2026
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo, saat ditemui di Teras Malioboro 1, Kota Yogyakarta, pada Kamis (18/6/2026).

Strategi BPS Jaga Kualitas Data Sensus Ekonomi 2026: Pakai AI hingga Door-to-Door Pindai Usaha Online Rumahan

June 19, 2026
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori.

Pemkot Yogyakarta Tambah Daya Tampung SMP Negeri untuk SPMB 2026

June 19, 2026
Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu.

DPRD DIY Dukung Penertiban Kabel Semrawut, Danais Diusulkan Biayai Penataan Kota

June 19, 2026
Next Post
Tim SAR gabungan bersama personel Sat Polairud Polres Bantul dan relawan mengevakuasi jenazah seorang pria yang ditemukan di aliran Sungai Progo, Dusun Singgelo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Minggu (7/6/2026) pagi.

Sempat Terlihat Memancing, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Progo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.