• Tentang Kami
Friday, June 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

UMKM Sleman Didorong Naik Kelas, Penguatan Legalitas hingga Digitalisasi Jadi Fokus

Dalam mendukung permodalan, Disperindag melakukan verifikasi terhadap calon penerima dana bergulir. Tahun ini, lebih dari Rp2 miliar dana bergulir disalurkan kepada masyarakat

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
June 25, 2026
in Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang dalam SEMEJA mengenai UMKM naik kelas

Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang dalam SEMEJA mengenai UMKM naik kelas

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai upaya menjaga pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi. Peningkatan kualitas produk, legalitas usaha, akses permodalan hingga pemasaran digital dinilai menjadi kunci agar UMKM mampu berkembang dan bersaing dengan produk dari luar daerah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Dwi Wulandari, mengatakan pemerintah daerah secara rutin menyediakan berbagai pelatihan bagi pelaku UMKM. Program tersebut mencakup pelatihan produksi hingga pengemasan produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pariwisata Berbasis Masyarakat Jadi Arah Pengembangan Wisata Sleman

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

“Di Disperindag ada banyak pelatihan yang bisa diikuti UMKM, seperti bimbingan teknis maupun pelatihan kemasan produk,” ujarnya.

Menurut Dwi, kemasan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Selain menarik secara visual, kemasan juga harus memuat informasi yang lengkap, mulai dari merek, komposisi produk, sertifikasi halal hingga tanggal kedaluwarsa.

Ia menambahkan, kualitas produk dan legalitas menjadi syarat utama agar UMKM mampu bersaing dengan produk dari luar daerah. Produk yang dihasilkan harus memiliki cita rasa yang baik, kemasan menarik serta dilengkapi standar perizinan seperti PIRT dan sertifikasi halal.

“Konsumen sekarang semakin cermat. Karena itu produk harus benar-benar berkualitas dan memiliki identitas yang jelas,” katanya.

Selain peningkatan kapasitas usaha, pemerintah daerah juga mendorong pelaku UMKM untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik. Sebagian keuntungan usaha diharapkan dapat disisihkan untuk pengembangan usaha agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.

Dalam mendukung permodalan, Disperindag melakukan verifikasi terhadap calon penerima dana bergulir. Tahun ini, lebih dari Rp2 miliar dana bergulir disalurkan kepada masyarakat melalui UPT Penguatan Modal setelah melalui proses verifikasi usaha.

Meski demikian, Dwi mengakui pemasaran masih menjadi tantangan terbesar yang dihadapi sebagian besar UMKM. Karena itu, pemerintah terus memberikan pelatihan literasi digital serta membuka akses promosi melalui berbagai kegiatan dan fasilitas yang tersedia.

Sementara itu, Lurah Sumberrahayu, Sigit Tri Susanto, mengatakan penguatan UMKM di tingkat kalurahan dilakukan melalui Forum Komunikasi (Forkom) UMKM yang telah dibentuk sejak 2021. Saat ini forum tersebut beranggotakan sekitar 90 pelaku usaha.

Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana pendampingan bagi pelaku usaha, mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal hingga promosi produk.

“Setiap ada kegiatan di kalurahan, kami berupaya melibatkan UMKM lokal. Selain membantu pemasaran, forum ini juga memudahkan pelaku usaha mendapatkan informasi program pembinaan dari pemerintah,” katanya.

Sigit menilai kondisi ekonomi yang memengaruhi daya beli masyarakat justru dapat menjadi peluang bagi UMKM untuk mengambil ceruk pasar yang belum tergarap. Namun, hal tersebut harus didukung dengan kualitas produk dan legalitas yang memadai.

Ia juga menyoroti potensi lokal yang dimiliki wilayahnya, yakni komoditas ketela yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti keripik maupun makanan tradisional. Melalui pelatihan yang difasilitasi pemerintah, produk-produk tersebut didorong memiliki kemasan yang lebih modern sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Meski demikian, pelaku UMKM di tingkat desa masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan pasar, akses internet untuk digitalisasi serta permodalan usaha.

“Harapannya masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek yang mandiri dan mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Komisi C DPRD Sleman, Untung Basuki Rachmad, menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen. Menurutnya, pelaku usaha tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi pembeli.

Untung juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih kreatif memanfaatkan potensi lokal yang ada. Ia menilai produk-produk tradisional yang dikemas secara modern justru memiliki daya tarik tersendiri di tengah masyarakat.

“Potensi lokal sebenarnya sangat banyak. Dari beberapa tempat yang saya datangi, makanan jadul yang dikemas kekinian justru banyak diminati,” katanya.

Ia berharap penguatan UMKM dapat terus dilakukan karena sektor ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Dengan dukungan pemerintah dan inovasi pelaku usaha, UMKM di Sleman diharapkan semakin berkembang dan menjadi penggerak utama ekonomi lokal.

Tags: DisperindagDwi Wulandariekonomi masyarakatPermodalanUMKMUntung Basuki Rachmad

Related Posts

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Edy Winarya berbincang bersama pelaku wisata di Gamplong membahas arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Sleman ke depan

Pariwisata Berbasis Masyarakat Jadi Arah Pengembangan Wisata Sleman

June 25, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Ketua Dekranasda Sleman Parmilah serta Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang mengenai pemberdayaan UMKM di kawasan Pasar Tiban Ngijon

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

June 25, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Junaidi bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berdiskusi tentang peran Kampung Iklim di tengah upaya merespon perubahan iklim

Hadapi Cuaca Tak Menentu, Pemkab Sleman Perkuat Kampung Iklim

June 22, 2026
Pemkab Sleman Revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan Demi Dongkrak Prestasi Atlet

Pemkab Sleman Revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan Demi Dongkrak Prestasi Atlet

June 5, 2026
Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

June 2, 2026
DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

DPC PPP Sleman Gelar Muscab ke-10, Untung: Target Raih 6 Kursi

April 27, 2026
Next Post
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Edy Winarya berbincang bersama pelaku wisata di Gamplong membahas arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Sleman ke depan

Pariwisata Berbasis Masyarakat Jadi Arah Pengembangan Wisata Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.