YOGYAKARTA, POPULI.ID – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta resmi diemban oleh Budi Santosa Asrori. Secara resmi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta itu dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta yang baru pada Rabu (8/7/2026).
Usai diangkat menjadi pimpinan tertinggi para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Yogyakarta, Budi Asrori langsung dihadapkan oleh sejumlah target besar dari Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.
Menanggapi amanah tersebut, Budi menegaskan komitmennya untuk segera mengawal realisasi delapan skala prioritas pembangunan daerah serta memperkuat tata kelola pemerintah yang berintegritas.
“Pak Wali menyampaikan bagaimana agar apa yang ada dalam visi, misi, dan delapan skala prioritas itu dapat dilaksanakana dengan baik sebagai kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta. Itu yang penting,” ucap Budi ditemui, Rabu (8/7/2026).
Tak hanya fokus terhadap visi strategis kepala daerah, Budi juga menyampaikan pentingnya menjaga integritas dalam reformasi birokrasi. Dia berkomitmen memastikan tata kelola pemerintah yang baik atau good governance dapat berjalan optimas di seluruh lingkungan Pemkot Yogyakarta.
“Ya bagaimana tata kelola pemerintahan yang baik bisa kami laksanakan di Pemerintahan Kota Yogyakarta, terutama ada terkait integritas,” katanya.
Disinggung mengenai beban tanggung jawab Sekda yang cukup berat sebagai pimpinan birokrasi, Budi memilih bersikap realistis namun taktis. Dia menyebut akan segera mempelajari peta situasi internal terlebih dahulu untuk menentukan langkah awal yang paling tepat.
“Ya, saya mau pelajari dulu. Yang penting sekarang bagaimana kita bekerja sama agar apa yang menjadi kebijakan pemerintah di sini bisa berjalan baik, sehingga termasuk penataan Sumbu Filosofi dapat memberikan hasil yang optimal,” paparnya.
Sementara itu saat ditanya terkait program kerja jangka pendek pasca-pelantikan, Budi menyatakan siap tegak lurus mendukung arahan kepemimpinan kepala daerah saat ini.
“Saya nderek (ikut) Pak Wali,” ujarnya.
Dia menyadari, tantangan dan pekerjaan rumah (PR) di Kota Yogyakarta akan selalu dinamis dan tak pernah berhenti. Menurutnya, setiap jabatan pasti memiliki tantangan tersendiri yang harus diselesaikan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, dia meminta dukungan, kolaborasi, dan gotong royong semua pihak agar kebijakan di Kota Yogyakarta bisa dilaksanakan dengan baik.
“Tantangan itu kan berbeda-beda sepanjang masa. Bagaimana kami menyelesaikan tantangan itu dengan baik sepenuhnya. Nanti kalau ini selesai, pasti ada lagi yang harus diselesaikan terus-menerus. Namanya juga kehidupan, selalu ingin meraih derajat yang lebih baik,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)


![Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/07/Joko-Prayitno-120x86.png)





![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



