YOGYAKARTA, POPULI.ID – Ratusan orang duduk lesehan di halaman pintu timur Stasiun Yogyakarta dalam kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan final Piala Dunia Argentina vs Spanyol yang digelar PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta, pada Senin (20/7/2026) dini hari.
Pekikan dan sorakan mereka mengema di tengah deru mesin kereta api ketika para pemain dari masing-masing tim idola mengiring bola ke gawang lawan.
Awalnya, sorakan semangat mereka terdengar tertahan karena selama 90 menit jalannya pertandingan masing-masing tim belum berhasil membobol gawang lawan.
Namun pada menit ke-106 setelah penambahan waktu, Timnas Spanyol berhasil mengungguli Argentina lewat tendangan tunggal Ferran Torres.
Ratusan penonton pun sontak bersorak, tepuk tangan, hingga melompat di tempat menyelebrasikan kegembiraannya. Mendadak, kawasan halaman timur Stasiun Yogyakarta penuh euphoria pendukung Timnas Spanyol.
Antusias masyarakat yang mengikuti nobar di Stasiun Yogyakarta malam itu sangat membludak. Tak hanya warga Kota Yogyakarta, gelaran itu juga dihadiri sejumlah warga dari daerah lain, sebut saja Intang (35) dan Ula (35).
Pasangan suami istri itu rela menempuh 147 kilometer dari Semarang ke Yogyakarta untuk menonton pertandingan final Piala Dunia yang diselenggarakan KAI Daop 6 Yogyakarta. Mereka, menempuh perjalanan sekitar 3 jam menggunakan mobil untuk sampai di Stasiun Yogyakarta.
“Rencana awal kami ingin nonton bareng di Teras Malioboro, tapi ketika sampai depan Stasiun Yogyakarta ternyata menggelar nobar juga. Jadi kami pilih datang ke sini. Tadi kami berangkat dari Semarang sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Intang dan Ula bergantian.
Dalam pertandingan final Piala Dunia kali ini, Intang mengaku mendukung Spanyol dan pemain favoritnya adalah Lamine Yamal. Sedangkan istrinya, Ula, justru mendukung Argentina karena Lionel Messi adalah idolanya.
Gelaran nobar tersebut juga tak ketinggalan menarik minat para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kota Yogyakarta untuk bergabung. Di antaranya Romi (23) dan Ibong (25), mahasiswa asal Kabupaten Sumenep, Pulau Madura.
Dua pemuda tersebut mengikuti nobar sambil memberikan dukungan penuh kepada Spanyol, terlihat dari jersey yang mereka gunakan. Langkah mereka tampak ringan dan bangga ketika Spanyol berhasil mengangkat tropi emas Piala Dunia 2026.
“Untuk pertandingan seru banget. Karena Yamal baru debut dan pertandingan itu jadi the last dance-nya Messi. Jadi kami experience banget. Terima kasih kepada panitia yang sudah melaksanakan acara nobar itu,” ucap Romi.
Romi dan Ibong menilai, Argentina cukup bermain agresif selama pertandingan berlangsung, sehingga ada salah satu pemain Argentina yang diberi kartu merah oleh wasit. Mereka tak menampik sempat meragukan mental pemain Spanyol saat menghadapi Argentina. Mengingat Spanyol masih tergolong pemain muda jika dibandingkan dengan Argentina yang pernah menyabet Piala Dunia sebelumnya.
“Tapi setelah menonton pertandingan, Spanyol ternyata mentalnya cukup kuat, keren. Meski begitu, yang juara tetap Barca. Karena bawaannya kami seperti melihat pemain Barca junior versus senior,” paparnya.
Pertandingan final Spanyol melawan Argentina itu disiarkan secara langsung melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport. Kegiatan yang digelar PT KAI Daop 6 Yoggakarta itu dibuka secara gratis untuk umum. Bagi pelanggan yang menunjukkan boarding pass atau tiket kereta api tertanggal 19-20 Juli 2026 dan warga yang memiliki akun Access by KAI mendapatkan voucher yang bisa ditukar makanan, minuman, dan snack selama acara.
Deputy EVP KAI Daop 6 Yogyakarta, Rahim Ramdhani, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan Nobar Final Bola Gembira 2026 sangat tinggi.
“Antusiasme masyarakat pada malam ini sangat luar biasa. Diperkirakan lebih dari 250 penonton hadir ke Stasiun Yogyakarta, dan kegiatan ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat, ini menunjukkan bahwa masyarakat menyambut positif upaya KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda dan lebih dekat dengan pelanggan serta masyarakat,” ujarnya.
Rahim menyebut kegiatan nobar itu tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dalam menikmati pertandingan final, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi aplikasi Access by KAI beserta berbagai fitur terbaru yang terus dikembangkan guna memberikan kemudahan bagi pelanggan.
“Nobar ini dilaksanakan PT KAI dalam upaya mendekatkan diri ke pelanggan. Karena itu salah satu kegiatan yang memang jaranv dilakukan oleh PT KAI. Agenda itu juga bagian perencanaan dari kantor pusat, sehingga yang memilih tempat adalah dari kantor pusat. Ada Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta yang dipilih karena kami punya tempat yang cukup (untuk menggelar nobar) dan Stasiun Yogyakarta beroperasi 24 jam,” jelasnya.
Selain menyaksikan pertandingan bersama, pengunjung juga menikmati berbagai aktivitas menarik seperti preview pertandingan bersama legenda sepak bola Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto, live music, games interaktif, tenant makanan dan minuman gratis, serta doorprize bagi peserta. Tayangan pertandingan tersebut juga bisa dinikmati para penumpang dari 10 layanan kereta api denga 14 perjalanan. (populi.id/Dewi Rukmini)








![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



