• Tentang Kami
Tuesday, June 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Makam Bernisan Salib Dirusak di Bantul, Sri Sultan: Saya Nggak Tahu Motifnya Apa

Sejumlah makam yang bernisan salib di pemakaman Ngentak, Banguntapan dirusak orang tak dikenal. Kejadian perusakan makam di Bantul bukan sekali itu saja terjadi

byGalih Priatmojo
May 19, 2025
in Bantul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah nisan di komplek pemakaman di Ngentak, RT 10, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dirusak oleh orang tak dikenal.

Sejumlah nisan di komplek pemakaman di Ngentak, RT 10, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dirusak oleh orang tak dikenal. [Dok Istimewa]

0
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sepuluh nisan di komplek pemakaman Ngentak, RT 10, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dirusak orang tak dikenal.

Nisan-nisan itu memuat simbol salib, dan kerusakannya pertama kali diketahui warga pada Minggu (18/5/2025), pukul 06.00 WIB.

BERITA MENARIK LAINNYA

57 Bhiksu Thudong Bawa Pesan Perdamaian Singgah di Yogyakarta, Sehari Tempuh Jarak 30-40 Km

5 Fakta Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Sewon Bantul

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memilih tidak berspekulasi. Ia menegaskan belum mengetahui motif di balik perusakan.

“Saya enggak tahu ya, motifnya apa kan saya enggak tahu,” tuturnya, Senin (19/1/2025).

Ia mengaitkan kejadian ini dengan insiden serupa di masa lalu, namun tetap menahan diri untuk bersuara lebih jauh.

“Berarti kan ini kan kembali ke sekian tahun yang lalu kan juga pernah terjadian seperti itu. Tapi saya enggak tahu motifnya apa,” ucapnya.

Sultan menilai persoalan tersebut sebaiknya diusut oleh pihak berwenang dan tidak buru-buru ditanggapi tanpa dasar yang jelas.

“Ya coba nanti kalau memang sudah ada kasus ini ditangani, masalahnya apa, saya enggak berani komentar. Mereka memberitahu kepada publik, saya nggak tahu persoalannya itu kenapa,” ujarnya.

Ia juga menyadari tanggung jawabnya dalam menjaga netralitas pernyataan.

“Saya nggak bisa mengatakan apa-apa karena nggak tahu motifnya apa. Karena nanti kalau asal saya bicara, nanti berbeda dengan fakta yang ada, kan saya jadi diri,” jelasnya.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan bahwa temuan bermula saat seorang warga membersihkan rumput di sekitar area makam.

“Ia melihat papan nisan kayu patah, kemudian mendapati nisan keramik juga rusak,” katanya.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banguntapan setelah berkoordinasi dengan keluarganya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 10 titik perusakan: tujuh nisan kayu dan tiga keramik.

“Sebagian besar dicongkel. Bagian yang dirusak mengarah pada simbol agama,” tegasnya.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan bahwa simbol salib menjadi sasaran utama.

Polisi menduga kejadian berlangsung malam hingga dini hari sebelum fajar.

“Peristiwa ini pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Motifnya masih diselidiki,” ucapnya.

Pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi dan pengurus makam, serta menyarankan ahli waris melaporkan kasus ini secara resmi.

Situasi di area makam kini diawasi aparat dan warga.

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan.

Tags: BanguntapanbantuldirusaknisanSri Sultan Hamengku Buwono X

Related Posts

Puluhan Bhiksu Thudong dari empat negara di Asia Tenggara saat meninggalkan kawasan Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, pada Senin (25/5/2026).

57 Bhiksu Thudong Bawa Pesan Perdamaian Singgah di Yogyakarta, Sehari Tempuh Jarak 30-40 Km

May 26, 2026
Cuplikan aksi pembubaran paksa ibadah jemaat GMS di Sewon, Bantul, Minggu (24/5/2026). [Dok Instagram davidherson_official]

5 Fakta Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Sewon Bantul

May 25, 2026
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

7 Fakta Menarik Pertemuan 3,5 Jam Megawati dan Sri Sultan HB X di Yogyakarta

May 23, 2026
Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X, saat ditemui di Kepatihan, Kamis (21/5/2026).

Prosesi Hajad Dalem Garebeg Besar 2026 Digelar Sederhana, Sri Sultan HB X: Penghematan

May 22, 2026
Kepala BNNP DIY, Faried Zulkarnain, menunjukkan barang bukti dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis yang dilakukan tersangka MIJS (23), di kantor BNNP DIY, Rabu (20/5/2026).

Samarkan Narkotika dalam Speaker, Mahasiswa Jakarta Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Bantul

May 20, 2026
Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

May 18, 2026
Next Post
Sebanyak 155 pejabat Eselon III dan IV dilantik Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Pendapa Parasamya, Kabupaten Sleman, Senin (19/5/2025).

Bupati Harda Kiswaya Lantik 155 Pejabat, Tegaskan Reformasi Birokrasi Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.