• Tentang Kami
Monday, April 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Asal Usul Kopi Joss: Ikon Minuman Yogyakarta yang Dilarang di Malaysia

Banyak wisatawan yang sengaja datang ke Yogyakarta hanya karena ingin mencicipi sensasi rasa Kopi Joss yang dijual di angkringan.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
May 23, 2025
in headline, Kota Yogyakarta, Urban
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kopi Joss [YouTube MDTV Official]

Kopi Joss [SS/YouTube MDTV Official]

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Mendengar kata Kopi Joss, seketika perhatian tertuju ke Yogyakarta. Kopi Joss terkenal sebagai salah satu minuman khas Yogyakarta yang digemari banyak orang.

Banyak wisatawan yang sengaja datang ke Yogyakarta hanya karena ingin mencicipi sensasi rasa Kopi Joss yang dijual di angkringan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Atap Rumah Bocor Bertahun-tahun, Warga Bintaran Kulon Yogyakarta Terharu Jadi Penerima Program Bedah Rumah

Pelihara Jalan, DPUPKP Sleman Pertimbangkan Aspek Konektivitas

Keunikan Kopi Joss tak hanya tampak dari cara pembuatannya yang menyatukan kopi dengan arang panas, namun juga rasanya yang ikonik.

Sejarah Kopi Joss pun menarik dikulik, siapa pencetusnya hingga menjadi ikon minuman Yogyakarta?

Kopi Joss sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu.

Ini tak lepas dari sosok Lik Man, penjual angkringan di sekitar utara Stasiun Tugu Yogyakarta pada masa itu.

Angkringan Lik Man dianggap sebagai pelopor angkringan di Yogyakarta yang masih eksis hingga sekarang.

Angkringan ini buka sejak tahun 1960-an dan sempat berpindah-pindah lokasi.

Mengutip Visiting Jogja, usaha angkringan tersebut dijalankan dari generasi ke generasi.

Aneka ragam makanan dan minuman dengan harga ramah kantong bisa dinikmati di angkringan legendaris tersebut.

Cerita Lik Man dan Kopi Joss terbilang unik.

Mulanya, Lik Man hanya iseng, karena ada pembeli yang meminta Kopi Klothok.

Tetapi pada waktu itu, Lik Man tidak bisa membuatnya.

Akhirnya, ia bereksperimen dengan mencemplungkan bara arang ke dalam gelas kopi yang diseduh dengan harapan bisa mengelupas atau (nglotok).

Konon, arang yang digunakan oleh Lik Man untuk membuat Kopi Joss bukan sembarang arang.

Arang yang dipakai, berasal dari kayu pohon Nangka yang keras.

Tak disangka, ‘Kopi Klothok’ ala Lik Man ternyata banyak digemari.

Sebutan Joss didapat dari bunyi yang terdengar setelah menyatukan bara dengan kopi panas.

Sampai akhirnya, kopi Lik Man dikenal dengan nama Kopi Joss.

Semenjak saat itu, kopi tersebut jadi pilihan minuman yang dijual di Angkringan Lik Man.

Pedagang angkringan lain juga banyak yang kemudian terinspirasi.

Mereka akhirnya ikut menjajakan Kopi Joss sebagai varian minuman di angkringan.

Dilarang di Malaysia

Meski terkenal sebagai minuman khas Yogya, Kopi Joss justru dilarang untuk dijual di Malaysia.

Larangan tersebut sempat menuai perdebatan.

Terlebih pada saat itu, Kopi Joss tengah menjadi tren di Negeri Malaysia.

Pada November 2023, Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) secara resmi melarang penjualan Kopi Joss karena bara arang dianggap tak layak untuk dikonsumsi.

Aturan tersebut mengacu pada Peraturan tahun 1985 yang menyebutkan bahwa gula, dekstrosa, glukosa, madu, susu, krimer dan bahan perisa tergolong makanan, berbeda dengan arang.

“Arang tidak dikategorikan sebagai makanan,” bunyi keterangan KKM disadur dari Bernama.

KKM menekankan arang panas dimasukkan ke dalam minuman kopi secara terus menerus berbeda dengan arang yang diaktifkan seperti yang lazimnya digunakan di industri makanan.

“Karena kemungkinan terdapat unsur benda asing atau zak toksik,” sambungnya.

Atas dasar itu, KKM mengeluarkan aturan tegas.

Bagi yang kedapatan menjual Kopi Joss di Malaysia akan dikenai denda sebesar 10.000 Ringgit Malaysia atau setara Rp33,1 (kurs saat itu) dan dihukum bui maksimal dua tahun.

Related Posts

Partini (72), warga Kampung Bintaran Kulon, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, menjadi salah satu penerima program bedah rumah di Kota Yogyakarta, Minggu (12/4/2026).

Atap Rumah Bocor Bertahun-tahun, Warga Bintaran Kulon Yogyakarta Terharu Jadi Penerima Program Bedah Rumah

April 12, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Pelihara Jalan, DPUPKP Sleman Pertimbangkan Aspek Konektivitas

April 12, 2026
penemuan mayat yang tergeletak di dalam mobil HRV yang terparkir lama di Balai Padukuhan Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (12/4/2026). (Polresta Sleman)

Warga Sleman Kembali Digegerkan Penemuan Mayat, Korban Tergeletak di Dalam Mobil

April 12, 2026
Evakuasi mayat yang ditemukan di sebuah sungai di Balecatur, Gamping, Sleman, DIY, Sabtu (11/3/2026). (Polresta Sleman)

Mayat Pria Lansia Ditemukan di Sungai Konteng Gamping, Diduga Korban Hilang Sejak Jumat Pagi

April 12, 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Hasto Karyantoro, dan Kesbangpol Sleman menggelar aksi sosial pembaruan kebangsaan di Dusun Perengdawe, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, pada Minggu (12/4/2026).

Jalin Persatuan, Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dan Kesbangpol Gelar Aksi Kerja Bakti di Perengdawe

April 12, 2026
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara atau ASN

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

April 11, 2026
Next Post
Rombongan Komisi V disambut oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa

Komisi V DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi I di Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.