• Tentang Kami
Tuesday, July 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Poktan Lestari Mulyo Panen Padi Organik Sembada Merah, Wabup Sleman Minta Produksi Digenjot

Danang Maharsa, mengapresiasi Poktan Lestari Mulyo di Padukuhan Kalirase yang berani berinovasi menanam varietas padi organik unggulan Sembada Merah.

byGalih Priatmojo
July 29, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Poktan Lestari Mulyo melakukan panen padi organik varietas Sembada Merah di Kalirase, Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (29/7/2025)

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Poktan Lestari Mulyo melakukan panen padi organik varietas Sembada Merah di Kalirase, Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (29/7/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Kelompok Tani (Poktan) Lestari Mulyo melakukan panen padi organik varietas Sembada Merah yang menjadi unggulan di Padukuhan Kalirase, Kalurahan Trimulyo, Kabupaten Sleman, Selasa (29/7/2025). Ada lima hektare lahan yang dipanen dengan rata-rata produktivitas 6,2 ton gabah kering panen (GKP) per hektare.

Ketua Poktan Lestari Mulyo, Parjana, mengatakan varietas Sembada Merah memiliki sejumlah keunggulan dibanding jenis beras yang lain, terutama dari sisi kandungan nutrisi dan ketahanan saat masa tanam kedua (MT2).

BERITA MENARIK LAINNYA

Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Ahli Waris di Sleman Kaget Sertifikat Rumah Beralih Nama dan Diagunkan ke Bank

Sebanyak 465 Calon Jemaah Haji Khusus 2027 Ikuti Manasik Lebih Awal

“Biasanya produksi menurun saat MT2, tapi Sembada Merah hasilnya masih setara dengan MT1. Kalau ditanam pada MT1 mungkin hasilnya bisa lebih tinggi lagi,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Meski produktivitasnya cukup tinggi, varietas tersebut memiliki kelemahan dalam ketahanan batang, yang cenderung lebih lentur dan mudah rebah. Namun demikian, hasil panen tetap tergolong baik.

Terkait harga jual gabah, Parjana mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan BRIN dan BUMDes Kalurahan.

“Harga GKP dari Bulog Rp 6.500 per kilogram, sementara kami sudah mendapatkan harga Rp 6.750,” urainya.

Parjana menyampaikan komitmen Poktan Lestari Mulyo untuk terus mengembangkan pertanian organik dan benih unggul di Trimulyo.

Dia menyebut, Poktan Lestari Mulyo saat ini telah memiliki sertifikat nasional untuk pengembangan benih. Oleh karena itu untuk selanjutnya penanaman padi varietas Sembada Merah akan ditingkatkan di lahan seluas 4.000 meter persegi.

“Dengan target produksi benih mencapai satu ton,” ucapnya.

Saat ini, total lahan pertanian di Kalirase mencapai 25 hektare. Dalam panen perdana tersebut, Poktan Lestari Mulyo berhasil menangani sebanyak 130 ton gabah, di luar 150 ton yang sebelumnya diserap oleh Bulog.

Menurut Parjana, dengan adanya harga serap dari Bulog, poktan juga memberikan edukasi kepada petani di Trimulyo untuk memaksimalkan penyerapan gabah hasil panen.

“Ini sangat mendukung keberhasilan pertanian dan meningkatkan daya tarik bagi petani untuk memperkuat ekonomi keluarga,” paparnya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi Poktan Lestari Mulyo di Padukuhan Kalirase yang berani berinovasi menanam varietas padi organik unggulan Sembada Merah. Menurutnya, hasil panen di wilayah tersebut menunjukkan performa yang sangat baik. Sejalan dengan hasil panen di wilayah Ngemplak sebelumnya.

Danang menegaskan bahwa varietas Sembada Merah dan Sembada Hitam telah dikukuhkan secara resmi melalui Surat Keputusan Kementerian Pertanian Nomor 126 Tahun 2019.

“Artinya, petani di beberapa wilayah di Sleman sudah bisa mulai menanam varietas ini secara lebih luas,” ujarnya.

Dia juga menyoroti meningkatnya permintaan konsumen terhadap varietas tersebut. Hal itu terutama didorong dengan semakin meningkatna kesadaran masyarakat akan konsumsi makanan sehat.

“Jika produksi tidak ditingkatkan, dikhawatirkan kebutuhan pasar tidak akan terpenuhi,” jelasnya.

Danang menambahkan, dari sisi nilai ekonomi, Sembada Merah memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding beras biasa. Terlebih karena sistem penanamannya organik dan menggunakan pupuk alami.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap isu beras palsu atau beras oplosan yang menjadi perhatian nasional. Danang berharap hal itu tidak terjadi di Sleman.

“Karena Sleman adalah daerah penghasil beras, dan secara rata-rata produksi tahunan masih mencukupi kebutuhan daerah. Kalau bisa, beli beras dari petani kita sendiri,” tuturnya.

Wajib Dilestarikan

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Siti Rochayah, mengatakan beras varietas merah dan hitam yang telah ditetapkan sebagai varietas lokal unggulan wajib dilestarikan dan dikembangkan setiap tahun.

Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki program pengembangan padi Sembada Merah dan Sembada Hitam yang saat ini masih terbatas.

“Dulu menggunakan Danais, tapi sekarang kami memakai dana APBD dengan target minimal pengembangan seluas 50 hektare tiap tahun, baik untuk Sembada Merah maupun Hitam,” ujarnya.

Menurut Siti, varietas padi tersebut awalnya dimurnikan di Kapanewon Pakem yang menjadi pusat pengembangan tahunan. Selanjutnya, pengembangan padi Sembada Merah dan Hitam diperluas ke wilayah Kapanewon lain seperti Sleman, Seyegan, Ngemplak, dan Prambanan.

“Kami berharap di setiap kapanewon, petani terus mengembangkan padi Sembada Merah agar varietas lokal unggulan ini tetap lestari dan memberi manfaat bagi ketahanan pangan di Sleman,” harapnya. (Gregorius Bramantyo)

Tags: Danang MaharsaKaliraseLestari MulyopertanianSembada MerahSlemanTrimulyo

Related Posts

PKBH UAJY memberikan pendampingan hukum kepada keluarga almarhum Komaridin yang diduga menjadi korban mafia tanah di Kabupaten Sleman, Senin (13/7/2026).

Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Ahli Waris di Sleman Kaget Sertifikat Rumah Beralih Nama dan Diagunkan ke Bank

July 14, 2026
Ilustrasi ibadah haji

Sebanyak 465 Calon Jemaah Haji Khusus 2027 Ikuti Manasik Lebih Awal

July 12, 2026
Polisi menggiring tersangka pencurian berankas di Godean, Sleman, DIY, Kamis (2/6/2026).

Butuh Dana untuk Lamaran, Pemuda di Godean Nekat Curi Brankas Tetangga Berisi Rp13,5 Juta

July 2, 2026
Satu unit alat berat ekscavator dikerahkan untuk membongkar bangunan liar di atas saluran irigasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (1/7/2026).

Komitmen Pemkab Sleman Tertibkan Bangunan Liar di Atas Saluran Irigasi hingga TKD

July 2, 2026
Satu unit alat berat ekscavator dikerahkan untuk membongkar bangunan liar di atas saluran irigasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (1/7/2026).

Tak Berizin, 12 Bangunan di Atas Saluran Irigasi Padukuhan Sedan Dibongkar

July 2, 2026
Pencarian anak tenggelam di kawasan oemancingan wilayah Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman, Selasa (30/6/2026).

Bocah 10 Tahun Meninggal Tenggelam Saat Memancing di Samberembe Sleman, Ditemukan di Kedalaman 5 Meter

June 30, 2026
Next Post
Komisi B DPRD Sleman melakukan kunjungan ke sejumlah pelaku UMKM di kawasan lereng Merapi, Selasa (29/7/2025)

Kunjungi Pelaku UMKM di Lereng Merapi, Komisi B DPRD Sleman Dorong Promosi dan Pengembangan Produk Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.