• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

6 Fakta Terkini Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Kabupaten Sleman

Sejauh ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman telah melakukan pemeriksaan terhadap 365 saksi terkait dugaan kasus korupsi dana hibah pariwisata di Kabupaten Sleman

byGalih Priatmojo
July 29, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi korupsi

ilustrasi korupsi. [pixabay/ leo2014]

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman masih terus bergulir.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman Bambang Yunianto mengungkapkan jajarannya masih melakukan penyidikan mendalam terkait kasus tersebut.

BERITA MENARIK LAINNYA

Deretan Fakta Dugaan Korupsi PT SAK: Empat Tahun Tanpa Setor PAD hingga Operasional Dihentikan

Sidang Lanjutan Korupsi Hibah Pariwisata, Ahli Digital Forensik Ungkap Komunikasi Intensif Raudi Akmal dan Nyoman

Bambang menyebut fokus jajarannya saat ini adalah menggali alat bukti yang kuat sebagai dasar guna menetapkan tersangka.

“Jadi saat ini konsentrasi kami adalah untuk memperkuat bukti terlebih dulu sebelum menetapkan terkait tersangka dalam kasus itu,” terangnya.

Berikut sejumlah fakta terkini terkait perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman:

1. Asal Muasal Dana Hibah Pariwisata

Dana hibah pariwisata diketahui bersumber dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) lewat Tahun Anggaran (TA) 2020 yang disalurkan kepada Kabupaten Sleman.

Dana tersebut dikucurkan sebagai upaya penyelamatan terhadap pelaku wisata yang terdampak wabah Covid-19.

Hibah yang diterima Kabupaten Sleman mencapai Rp49,7 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp68,5 miliar yang disalurkan dalam dua tahap.

Alokasinya yakni Rp17,1 miliar yang disalurkan bagi 244 kelompok desa wisata dan objek wisata.

Kemudian senilai Rp27,5 miliar guna 92 hotel dan 45 restoran. Lalu senilai Rp177,9 juta bagi program CHSE, pengawasan protokol kesehatan hingga revitalisasi sarana kebersihan.

Selanjutnya Rp921,3 juta guna biaya operasional serta review oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

2. Penyelidikan Dimulai 2023

Belakangan, Kejari Sleman mendapati adanya penyimpangan dari dana hibah senilai Rp68 miliar itu.

Pada Februari 2023, Kejari Sleman pun mulai melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan kasus korupsi atas dana hibah pariwisata tersebut.

Status kemudian ditingkatkan menjadi penyidikan pada April 2023.

Setelah melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY, dugaan kerugian negara atas penyimpangan tersebut mencapai Rp10 miliar.

3. Mantan Bupati hingga Anggota Dewan Dipanggil

Sejak ditingkatkan menjadi penyidikan, Kejari Sleman telah melakukan pemeriksaan terhadap 365 saksi.

Dari jumlah tersebut di antara yang diperiksa yakni mantan Bupati Sleman Sri Purnomo.

Disamping itu anggota DPRD Sleman yang juga merupakan putra Sri Purnomo yakni Raudi Akmal juga turut diperiksa.

Belakangan, Bupati Sleman terpilih untuk periode 2025-2030 Harda Kiswaya juga turut dimintai keterangan. Ia diperiksa kapasitasnya sebagai Sekda Sleman saat itu.

4. April 2025 Dijanjikan Ada Tersangka

Waktu berlalu, proses penyidikan terkait dugaan kasus korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman urung menunjukkan progres berarti.

Sejumlah elemen masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) pun sempat menggelar audiensi guna meminta tindaklanjut kepada Kejari Sleman terkait perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata tersebut.

Pihak Kejati Sleman yang diwakili Kasi Pidsus Indra Aprio Handry mengungkapkan bahwa penanganan kasus tersebut sudah mengerucut kepada nama tersangka.

Mereka menjanjikan April 2025 sudah ada penetapan tersangka.

Namun hingga menjelang berakhirnya bulan Juli 2025, urung ada penetapan nama tersangka yang dimaksud.

5. Saksi Dipanggil Ulang

Terkini, dikabarkan Kejari Sleman bakal memanggil kembali saksi-saksi yang sudah pernah dimintai keterangan.

Kepala Kejari Sleman Bambang Yunianto menyebut pemanggilan ulang itu sebagai upaya untuk memperkuat bukti guna menetapkan tersangka.

“Kami butuh alat bukti yang kuat guna menetapkan tersangka dan pasti kami akan membuktikan juga di pengadilan. Oleh karenanya kami butuh pendalaman yang menyeluruh,” terangnya.

Bambang menekankan bahwa jajarannya bekerja secara objektif dan profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata tersebut.

6. Sita Dokumen hingga Handphone

Lebih jauh Bambang menyebut sebagai upaya penyidikan mendalam, jajarannya telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen hingga handphone terkait kasus yang tengah ditangani.

“Yang jelas kami sudah menyita handphone hingga sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan kasus itu,” ungkapnya.

Meski begitu, ia tak merinci dokumen apa serta handphone milik siapa yang disita.

 

 

 

 

Tags: Bupati Slemandana hibah pariwisatafaktaKejari SlemanKorupsiSlemanSri Purnomotersangka

Related Posts

Ilustrasi korupsi

Deretan Fakta Dugaan Korupsi PT SAK: Empat Tahun Tanpa Setor PAD hingga Operasional Dihentikan

February 24, 2026
Sidang Lanjutan Korupsi Hibah Pariwisata, Ahli Digital Forensik Ungkap Komunikasi Intensif Raudi Akmal dan Nyoman

Sidang Lanjutan Korupsi Hibah Pariwisata, Ahli Digital Forensik Ungkap Komunikasi Intensif Raudi Akmal dan Nyoman

February 20, 2026
Pernyataan sejumlah saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman tahun anggaran 2020 yang digelar di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Rabu (18/2/2026)

6 Fakta Terbaru Sidang Korupsi Hibah Pariwisata Sleman, Misi Pilkada hingga Jalur Khusus

February 19, 2026
Mahfud MD dalam program acaranya bertajuk Terus Terang

4 Catatan Mahfud MD Soal Penegakan Hukum hingga Tata Kelola Sosial di Indonesia

February 18, 2026
Lagu cita-citaku yang dinyanyikan Gandhi Sehat resmi ditarik dari peredaran

Hindari Salah Tafsir, Lagu “Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)” Milik Penyanyi Cilik Gandhi Sehat Resmi Ditarik

February 15, 2026
kirab yang digelar sebanyak 14 kelompok takmir masjid di kawasan Mejing Raya, Gamping di lapangan Sidoarum, Gamping, Sleman, Minggu (15/2/2026)

Ribuan Warga Mejing Gelar Kirab Sambut Ramadan, Harda: Simbol Pererat Ukhuwah

February 15, 2026
Next Post
Suasana rumah almarhum diplomat muda Kemenerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Aru Pangayunan di Banguntapan, Bantul, DIY, saat didatangi wartawan, Selasa (29/7/2025).

Rumah Arya Daru di Bantul Sepi Usai Polisi Umumkan Penyebab Kematian Sang Diplomat Muda Kemenlu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.