• Tentang Kami
Tuesday, July 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Pemkot-Pemda DIY Sepakati Visi Penataan Sungai, Sultan: Sleman dan Bantul Juga Harus Bersih

Kebersihan sungai di Kota Yogyakarta tidak bisa dilepaskan dari kondisi hulu dan hilir yang berada di wilayah Sleman dan Bantul

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
August 7, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pemkot-Pemda DIY Sepakati Visi Penataan Sungai, Sultan: Sleman dan Bantul Juga Harus Bersih
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

 

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam menjaga kebersihan dan menata kawasan sungai di wilayah perkotaan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

Residivis Curi Motor Tamu Salon di Tempel, Sempat Ubah Warna dan Rusak Nomor Rangka

Komitmen bersama itu dibahas dalam rapat koordinasi antara jajaran Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY yang digelar di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (7/8/2025).

Langkah ini selaras dengan program Pemkot Yogyakarta yang tengah menggencarkan pembersihan sungai, serta rencana normalisasi dan penataan kawasan di sepanjang Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan bahwa kebersihan sungai di Kota Yogyakarta tidak bisa dilepaskan dari kondisi hulu dan hilir yang berada di wilayah Sleman dan Bantul.

Ia menyatakan, Pemda DIY siap menjembatani koordinasi lintas kabupaten untuk mendukung program ini.

“Kami membantu untuk melakukan koordinasi sama Sleman dan Bantul sehingga kotornya (aliran sampah di sungai) Sleman tidak masuk ke kota kan gitu. Jadi harus juga Sleman bisa bersih. Jadi yang prinsip itu bagaimana memperlakukan kiri kanan kali (sungai),” ujar Sultan usai rapat.

Menurutnya, sungai yang bersih akan membuka banyak potensi bagi masyarakat di sekitar bantaran, termasuk sektor ekonomi.

Lingkungan yang tertata bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik, bahkan destinasi wisata yang menghidupkan aktivitas warga.

“Prinsip hal-hal seperti itu. Karena dengan bersih itu (permukiman) mundur kalau memang mau jadi unit usaha pariwisata yang mungkin untuk perahu atau apa berarti kan harus ada jalur untuk lewat masyarakat. Bagaimana itu dapat membawa manfaat ke masyarakat. Hal-hal itu harus dikondisikan dengan lingkungan di mana masyarakat bisa memahami perubahan yang terjadi,” jelas Sultan.

Ia juga menambahkan, pembahasan teknis dan penyusunan program akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

Pemerintah provinsi, kata Sultan, akan fokus pada arah kebijakan makro dan sinkronisasi visi antarwilayah.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik arahan dari Gubernur DIY.

Menurutnya, pertemuan ini penting untuk menyamakan persepsi dan menguatkan sinergi antarinstansi.

“Bagi saya merawat sungai supaya airnya jernih dan bersih. Kemudian juga mencegah bencana kalau ada banjir. Kalau sekarang pendangkalan terus maka bisa meluap ke warga. Itu kan satu hal yang penting untuk kita pikirkan. Kita juga ingin memberdayakan untuk added value-nya adalah seperti untuk wisata,” ujar Hasto.

Hasto menyebut, pembersihan dan normalisasi tahap awal difokuskan di Sungai Code dan Winongo.

Pemkot Yogyakarta menargetkan penurunan alat berat ke Sungai Code mulai Agustus ini, meski tantangan logistik di wilayah perkotaan diakui cukup kompleks.

Selain itu, Pemkot juga telah memasang trash barrier di sejumlah titik sungai untuk menyaring sampah.

Alat ini ditempatkan di wilayah hulu, tengah kota, dan direncanakan akan diperluas hingga ke perbatasan kota dengan Kabupaten Bantul.

“Prinsipnya kita tidak mau kena sampah, tidak mau sungainya kotor ya kita jangan mengotori Bantul. Makanya kita akan pasang trash barier juga di batas kota dan Bantul. Kalau kita pasang di Sleman, ya kita harus berkomunikasikan dengan Sleman supaya bisa mengikuti itu tidak buang sampah di sungai. Arahannya (gubernur) supaya nanti kita koordinasi dan kita sama-sama,” pungkas Hasto.

Tags: Balai Kota YogyakartabantulGajah Wonggubernur DIYhasto wardoyoKota YogyakartaPemda DIYPemkot YogyakartaSlemanSri Sultan Hamengkubuwono XSungai Codewali kota yogyakartaWinongo

Related Posts

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi.

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

July 28, 2026
Polisi menunjukkan barang bukti pencurian motor di wilayah Tempel, Sleman, DIY, Senin (27/7/2026).

Residivis Curi Motor Tamu Salon di Tempel, Sempat Ubah Warna dan Rusak Nomor Rangka

July 28, 2026
Massa Aliansi Cipayung Bantul bertemu dengan pimpinan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, Jumat (24/7/2026).

Aliansi Cipayung Bantul Tuntut Keterbukaan Kasus Febri Adriansyah dan Percepatan RUU Perampasan Aset

July 27, 2026
Ilustrasi pengelolaan Makan Bergizi Gratis atau MBG

Fakta-Fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Kulon Progo: 105 Orang Tumbang, Termasuk Ibu Hamil dan Menyusui

July 22, 2026
Kapolsek Mergangsan, AKP Anar Faudi, dan jajarannya menunjukkan barang bukti sebilah bambu dan gesper yang digunakan pelaku pengeroyokan di Jalan Ireda, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/7/2026).

Lima Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ireda Yogyakarta Dibekuk, Korban Ternyata Salah Sasaran

July 21, 2026
Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

July 21, 2026
Next Post
Kediaman fotografer pribumi pertama Kassian Chepas yang terletak di Kampung Ratmakan, Ngupasan, Kota Yogyakarta

Jejak Sunyi Fotografer Pribumi Pertama Kassian Chepas di Kampung Ratmakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.