• Tentang Kami
Sunday, April 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

UGM dan KOBI Desak Penyelamatan Monyet Ekor Panjang yang Terancam Punah

Prof. Hadi Sukadi Alikodra, menyebutkan primata monyet ekor panjang merupakan satwa yang mulai terancam punah.

byGalih Priatmojo
August 11, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi monyet ekor panjang

Ilustrasi monyet ekor panjang. [pexels/Mikhail Nilov]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) populasinya tersebar di sebagian besar Asia Tenggara. Di Indonesia, populasi dan habitatnya yang paling banyak di pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan ini mulai terancam dan telah berstatus konservasi terancam berbahaya risiko kepunahan akibat perburuan dan eksploitasi.

Padahal sebagai bagian dari Hewan primata, satwa ini paling menonjol dan juga pemegang dari pemain kunci pada sebuah ekosistem.

BERITA MENARIK LAINNYA

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

Meski termasuk hewan yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan, namun saat ini habitatnya mulai terancam. Salah satu tanda jika habitatnya mulai terganggu adalah seringnya hewan tersebut memasuki pemukiman warga.

“Jika sudah mulai memasuki pemukiman manusia berarti sudah ada indikasi masalah dalam rantai makanan dan juga habitatnya,” kata Kepala Pusat Studi Satwa Primata Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. drh. Huda S. Darusman, M.Si., Ph.D., dalam “Three Planetary Crisis: Solusi Hidup Berdampingan Manusia–Satwa Liar” sebagaimana dikutip dari laman UGM (11/8/2025).

Menurut Huda, kesejahteraan primata dan mempertahankan ekosistem habitatnya menjadi kunci untuk mempertahankan populasi hewan ini yang sebagian sudah mulai langka akibat konversi lahan dan perburuan liar.

“Aspek kebebasan kesejahteraan hewan menjadi unsur penting yang perlu diperhatikan,” katanya.

Ahli Konservasi Alam dan Pengelolaan Margasatwa sekaligus Anggota Komite Indeks Biodiversitas Indonesia, Prof. Hadi Sukadi Alikodra, menyebutkan primata monyet ekor panjang merupakan satwa yang mulai terancam punah.

“Akademisi dan pemerintah perlu mengatur untuk mengatasi ancaman gangguan ke Macaca Fascicularis,” jelasnya.

Dekan Fakultas Biologi UGM sekaligus Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), Prof. Budi Setiadi Daryono, mengatakan pemerintah bersama masyarakat harus menjaga kekayaan keanekaragaman fauna yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

 “Mari kita jaga bersama bumi kita. Mari kita selalu mencari solusi, bukan mencari masalah. Dan mari kita hidup berdampingan dengan damai dengan semua makhluk yang ada di dunia ini, termasuk dengan Macaca Fascicularis,” katanya.

Pemerhati satwa liar dari Fakultas Biologi UGM, Susilohadi, Ph.D, menyoroti soal keterbatasan sumber daya di mana di era modernisasi ini terjadi penurunan jumlah habitat dan kualitas lingkungan akibat pertambahan penduduk dan percepatan pembangunan.

“Etika lingkungan perlu dikedepankan agar kita bisa menuju ekosentrisme, hidup berdampingan dengan alam,” pungkasnya.

Tags: Budi Setiadi DaryonoHuda S. DarusmanKOBImonyet ekor panjangpunahUGM

Related Posts

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara atau ASN

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

April 11, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Ilustrasi nilai tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pengamat: Berpotensi Ganggu Stabilitas Pangan Domestik

March 26, 2026
Ilustrasi puasa

Puasa dapat Picu Autofagi, Apa Itu?

March 4, 2026
Para guru besar Universitas Gadjah Mada menyampaikan sikapndi tengah kondisi globalnyang memanas dan serta masukan kepada pemerintah di Balairung, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Senin (2/3/2026).

UGM Ambil Sikap di Tengah Situasi Global yang Memanas, Dorong Pemerintah Jaga Kedaulatan

March 3, 2026
Sosiolog UGM, Arie Sujito

Arie Sujito: Indonesia Tengah Hadapi Krisis Berlapis

February 27, 2026
Next Post
Film animasi Merah Putih: One For All

Polemik Biaya Produksi “Merah Putih: One For All” Sutradara Angkat Bicara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.