• Tentang Kami
Saturday, April 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Dari Rumput Jadi Wayang, Anak SDN Gabahan Antusias Belajar Wayang Suket

Rahadian BagusGregorius BramantyobyRahadian BagusandGregorius Bramantyo
August 22, 2025
in Cendekia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dari Rumput Jadi Wayang, Anak SDN Gabahan Antusias Belajar Wayang Suket
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

 

SLEMAN, POPULI.ID – Seni tradisi kembali menyapa dunia anak-anak. Puluhan siswa SDN Gabahan, Mlati, Sleman, Kamis (21/8/2025), mengikuti workshop pengenalan dan pembuatan wayang suket yang digelar oleh Wayang Suket Indonesia.

BERITA MENARIK LAINNYA

Perkuat Branding Kota Festival, Pemkot Yogyakarta Siapkan Kalender Event demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Manajemen Absen, Mediasi Sengketa Pesangon PT MTG di Sleman Belum Temui Titik Terang

Kegiatan ini menjadi cara kreatif untuk melestarikan budaya sekaligus mengajak generasi muda lebih dekat dengan akar tradisi mereka.

Dalam workshop ini, siswa tidak hanya diajak mengenal sejarah wayang suket, tetapi juga mempraktikkan langsung cara membuat wayang dari rumput mendong.

Antusiasme terlihat sejak awal kegiatan, terutama ketika mereka mulai merangkai rumput menjadi bentuk tokoh wayang.

“Ini hari pertama kami menggelar workshop di sekolah, dimulai dari SD Negeri Gabahan. Selanjutnya akan berlanjut ke SD, SMP, hingga SMA, khususnya sekolah negeri di Jogja. Semuanya gratis,” kata Gaga Rizky, Founder sekaligus Creative Director Wayang Suket Indonesia.

Wayang suket sendiri merupakan wayang tradisional yang dibuat dari rumput mendong, tanaman yang banyak tumbuh di wilayah Mlati dan Minggir, Sleman.

Dalam sesi praktik, siswa diminta membuat tokoh laki-laki alus, bentuk dasar yang paling sederhana.

Menurut Gaga, workshop ini lahir dari kekhawatiran terhadap semakin jauhnya anak-anak dari budaya lokal.

“Sekarang anak-anak lebih tertarik pada budaya luar seperti K-pop. Kami ingin mengenalkan kembali warisan budaya kita lewat cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Menariknya, wayang suket tidak memiliki pakem seperti wayang kulit. Kreativitas anak-anak menjadi kunci.

“Satu tokoh bisa berubah peran tergantung cerita. Wayang yang digunakan untuk Roro Jonggrang bisa saja jadi Timun Mas,” jelas Gaga.

Wayang suket juga punya nilai ekonomi karena bahan dasarnya didapat dari petani lokal.

“Kami percaya, di setiap helainya ada doa dari petani mendong,” tambahnya.

Meski terlihat sederhana, wayang ini cukup awet. Gaga mencontohkan, wayang buatannya dari tahun 2017 masih bertahan hingga kini, selama disimpan dengan baik.

Selain sebagai sarana edukasi, wayang suket juga bisa dikembangkan dalam seni modern seperti shadow visual art atau sinema bayangan.

Workshop ini memberikan pengalaman baru bagi siswa, di antaranya Rara, siswi kelas 6 SDN Gabahan.

“Sebelumnya belum pernah main wayang suket, ini pertama kalinya. Senang banget bisa bikin sendiri,” katanya.

Ia bahkan berencana membawa pulang karyanya dan membuat lagi di rumah.

Wayang Suket Indonesia sendiri sudah aktif mengenalkan tradisi ini sejak 2020 dan pernah berkeliling 33 kota di Jawa.

November mendatang, mereka akan mewakili Indonesia dalam festival wayang di Italia.

(populi.id/Gregorius Bramantyo)

Related Posts

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, memaparkan langkah strategis Pemkot Yogyakarta untuk memperkuat branding Kota Festival di Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta, Kamis (16/4/2026).

Perkuat Branding Kota Festival, Pemkot Yogyakarta Siapkan Kalender Event demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

April 17, 2026
Mediasi tripartit sengketa pesangon PT Mataram Tunghal Garment (MTG) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Jumat (17/4/2026). (Hadid Pangestu)

Manajemen Absen, Mediasi Sengketa Pesangon PT MTG di Sleman Belum Temui Titik Terang

April 17, 2026
Suasana kawasan Tugu Pal Putih, ikon Kota Yogyakarta, Jumat (17/4/2026).

WJNC Bakal Kembali Digelar Tahun Ini, Pemkot Yogyakarta Siapkan Konsep Baru

April 17, 2026
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara hilangnya 7 bilah gamelan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM).

7 Bilah Gamelan Hilang di FIB UGM, Polisi Selidiki Pelaku Pencurian

April 17, 2026
Tangkapan layar sebuah gambar yang menunjukkan seekor ular kobra masuk di sebuah kos-kosan di Ngaglik, Sleman, Kamis (16/4/2026).

Damkar Sleman Evakuasi Dua Ular Kobra dari Rumah Kos di Ngaglik

April 17, 2026
Perkuat Jejaring, Komunitas Wisata Nusantara Gelar Syawalan Nasional di Klaten

Perkuat Jejaring, Komunitas Wisata Nusantara Gelar Syawalan Nasional di Klaten

April 17, 2026
Next Post
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Trans Jogja, Sopir Belum Jadi Tersangka

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Trans Jogja, Sopir Belum Jadi Tersangka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.