• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

“Awas Intel” hingga “Reset Sistem”, Mural di Yogyakarta Dihapus Pihak Tak Dikenal

Hilangnya karya yang menyoroti isu kebebasan berekspresi ini memunculkan dugaan adanya pembungkaman ruang seni publik.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
September 3, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 1 min read
A A
0
“Awas Intel” hingga “Reset Sistem”, Mural di Yogyakarta Dihapus Pihak Tak Dikenal
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID– Dua mural kritik sosial di Kota Yogyakarta mendadak hilang setelah dihapus pihak tak dikenal.

Padahal, karya tersebut baru selesai digarap seniman di kawasan Jembatan Kewek dan Jalan Brigjen Katamso pada Senin (1/9/2025) malam.

BERITA MENARIK LAINNYA

Polisi Sebut Teror Telepon ke Guru Besar UGM adalah Penipuan, Nomor Terlacak dari Cirebon

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

Mural bertuliskan “RESET MENGGILA(S)” di Jembatan Kewek dan “Awas Intel” serta “Reset Sistem” di Jalan Brigjen Katamso awalnya dibuat sebagai respon atas insiden pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis polisi saat aksi unjuk rasa di Jakarta.

Namun, karya itu tidak bertahan lama.

“Kami sengaja menulis ‘RESET MENGGILA(S)’ karena mengandung dua makna: menggila dan menggilas. Ini merespon insiden Brimob yang menggilas pengemudi ojol, padahal mobil mereka bisa mundur,” kata Kinky20, seorang seniman mural, Rabu (3/9/2025).

Mural di kawasan Jembatan Kewek dan Jokteng Wetan. (Dok. Kinky20)
Mural di kawasan Jembatan Kewek dan Jokteng Wetan. (Dok. Kinky20)

Menurut Kinky20, proses pembuatan mural sempat dihadang sekelompok orang yang diduga aparat.

Mereka meminta agar tulisan “Awas Intel dihapus dan diganti dengan mural yang “lebih indah”.

“Sekitar jam 7 sampai 8 malam, kami didatangi lebih dari 20 orang. Ada truk bertuliskan polisi. Meski tanpa seragam, dari sikap dan bahasa mereka, kami tahu siapa mereka,” ungkapnya.

Seniman mengaku mendapat tekanan verbal hingga upaya intimidasi, termasuk permintaan menunjukkan identitas.

lKeesokan harinya, mural mereka sudah lenyap, diduga dihapus oleh sejumlah orang berhelm.

“Kami tidak anarkis. Tidak ada kerusakan. Mural ini suara rakyat kecil yang resah dengan sistem yang menindas. Tapi karya kami dibungkam,” tegas Kinky20.

Para seniman berharap ruang ekspresi publik di Yogyakarta tidak terus dibatasi.

“Harapannya sederhana, pekerja seni jangan dibungkam. Street art memang adanya di ruang publik,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, membenarkan polisi mendatangi para muralis.

Namun ia menegaskan tidak mengetahui siapa yang menghapus mural tersebut.

“Yang jelas, tidak ada laporan soal penghapusan. Polisi hanya memberikan imbauan agar mural tidak memuat konten provokatif. Jogja pengennya kita jaga kondusif bersama,” kata Gandung.

(populi.id/Gregorius Bramantyo)

Tags: awas intelmuralPolresta Yogyakartareset menggilareset menggilasreset sistem

Related Posts

Guru Besar Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar. (Instagram/zainalarifinmochtar)

Polisi Sebut Teror Telepon ke Guru Besar UGM adalah Penipuan, Nomor Terlacak dari Cirebon

January 7, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Empat tersangka kasus pembunuhan di Wirobrajan dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (3/12/2025).

Pemuda Tewas Dianiaya Empat Pelaku di Wirobrajan Yogyakarta, Pemicunya Soal Tunggakan

December 3, 2025
Jumpa pers kasus pemalsuan SIM Palsu di Mapolresta Yogyakarta, Ngupasan, Giondomanan, Kota Yogyakarta, DIY, Senin (22/9/2025).

Polresta Yogyakarta Bekuk 8 Orang Pembuat SIM Palsu Lewat Medsos, Sasar Warga Luar Jawa

September 22, 2025
Jumpa pers kasus pelemparan bom molotov dan batu di sejumlah titik pos polisi di Kota Yogyakarta dan Sleman di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (11/9/2025). (populi.id/ Hadid Pangestu)

JPW Dorong Polresta Dalami Motif Pelaku Perusakan dan Pelemparan Molotov Pos Polisi di Jogja dan Sleman

September 12, 2025
Next Post
Pekan Ini BEM se-UI Siapkan Aksi “17+8 Tuntutan Rakyat”, Apa Saja?

Pekan Ini BEM se-UI Siapkan Aksi “17+8 Tuntutan Rakyat”, Apa Saja?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.