• Tentang Kami
Sunday, July 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Hijaukan Bumi dari Pelepah Pisang, Mahasiswa UGM Sulap Pelepah Pisang Jadi Pot Ramah Lingkungan

Ketika plastik semakin mencemari bumi, sekelompok mahasiswa UGM menghadirkan solusi alami lewat PaPipot, pot tanam biodegradable berbahan limbah pertanian yang tak hanya menyuburkan tanaman, tapi juga menyelamatkan lingkungan.

byredaksi
September 15, 2025
in headline, Tekno
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Empat mahasiswa UGM yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) berhasil menciptakan inovasi pot polybag ramah lingkungan. (dok.ugm.ac.id)

Empat mahasiswa UGM yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) berhasil menciptakan inovasi pot polybag ramah lingkungan. (dok.ugm.ac.id)

0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Siapa sangka, pelepah pisang yang selama ini dianggap sampah ternyata bisa disulap menjadi pot tanam ramah lingkungan dengan nilai ekonomi tinggi.

Inovasi ini lahir dari tangan-tangan kreatif empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjawab tantangan limbah organik dengan ide segar dan berkelanjutan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mencuat Tren Polyworking, Siasat Bertahan Hidup Zaman Now

Ribuan Mahasiswa Hadang Sejumlah Menteri di Forum Nusantara Young Leaders UGM

Mereka adalah Oudy Nur Syafitri (Prodi Pengembangan Produk Agroindustri, Sekolah Vokasi), Vanya Khairunisa dan Aliya Sarma Nela (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian), serta Lanang Tsaqif Hakim (Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

Keempatnya tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) dan mendapat bimbingan dari Dr. Eng. Annie Mufyda Rahmatika, S.T., M.T.

Dari keresahan terhadap limbah pelepah pisang yang melimpah dan kurang dimanfaatkan, lahirlah ‘PaPipot’ singkatan dari Pelepah Pisang Pot, sebuah polybag semai biodegradable yang tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan.

“Pohon pisang hanya berbuah sekali seumur hidup, lalu mati. Limbah pelepahnya seringkali dibiarkan begitu saja. Padahal, kandungannya seperti nitrogen, kalsium, dan fosfor sangat bermanfaat untuk tanah dan tanaman,” jelas Oudy, Senin (15/9), di Sekolah Vokasi UGM.

PaPipot tidak sekadar pengganti polybag plastik.

Produk ini dibuat dari campuran pelepah pisang dan jerami padi, dua jenis limbah pertanian yang selama ini jarang diolah secara maksimal.

Ditambah dengan ekstrak jeruk dan serai sebagai pengusir hama alami, pot ini sekaligus memberikan perlindungan biologis bagi tanaman.

Teknologi air-pruning yang diterapkan juga membuat akar tanaman tumbuh lebih sehat, bercabang sempurna, dan menyerap nutrisi lebih optimal.

Menariknya, karena bersifat biodegradable, PaPipot bisa langsung ditanam ke dalam tanah bersama bibitnya tanpa perlu dilepas, mengurangi stres tanaman sekaligus meminimalkan sampah.

“Kami ingin menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar. Petani atau penghobi tanaman tidak perlu lagi repot mengeluarkan bibit dari polybag plastik. Ini mempermudah sekaligus mendukung pelestarian lingkungan,” ujar Oudy.

Inovasi ini kini sudah dipasarkan secara daring lewat e-commerce dan juga dijajakan di berbagai event kewirausahaan.

Respons publik cukup positif, terutama dari komunitas petani organik dan pegiat lingkungan.

Melalui PaPipot, tim berharap bisa mendorong pergeseran besar dari penggunaan plastik ke produk organik dalam dunia pertanian.

Mereka juga ingin menunjukkan bahwa limbah bukanlah akhir dari nilai suatu benda, melainkan bisa menjadi awal dari solusi yang berdampak.

Kisah empat mahasiswa UGM ini menjadi bukti bahwa inovasi tak selalu datang dari teknologi canggih.

Terkadang, ia lahir dari rasa peduli terhadap lingkungan dan kemauan untuk mengubah masalah menjadi peluang.

PaPipot bukan sekadar produk ini adalah gerakan kecil menuju pertanian yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Tags: inovasimahasiswa berprestasiPaPipotpelepah pisangramah lingkunganUGM

Related Posts

Ilustrasi melakukan banyak pekerjaan, kerja sampingan

Mencuat Tren Polyworking, Siasat Bertahan Hidup Zaman Now

July 8, 2026
Sejumlah tokoh yang hadir dalam forum Nusantara Young Leaders dikepung oleh ribuan mahasiswa di gerbang kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026).

Ribuan Mahasiswa Hadang Sejumlah Menteri di Forum Nusantara Young Leaders UGM

June 16, 2026
Tim Gagana Brimob Polda DIY melakukam identifikasi di lokasi kebakaran berulang di Padukuhan Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, Sabtu (30/4/2026). (Instagram/@merapi_uncover)

UGM Telusuri Dugaan Retakan Tanah Pemicu Munculnya Api Misterius di Rumah Warga Seyegan

June 9, 2026
Ilustrasi pendidikan tinggi.

Kritik Penutupan Prodi yang Dianggap Tak Relevan dengan Industri, Ekonom UGM: Kebijakan Rabun Jauh

June 6, 2026
Dosen Departemen Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Sarju Winardi saat menyampaikan paparanya terkait kebakaran misterius di sebuah rumah di Padukuhan Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman, Kamis (4/6/2026).

Tim UGM Duga Kebakaran Misterius di Seyegan Dipicu Gas dari Limbah Organik

June 5, 2026
Ilustrasi pemilu.

Saiful Mujani Ajak Masyarakat Sipil Kawal Demokrasi Menuju Pemilu 2029

May 31, 2026
Next Post
PSS Sleman menunjukkan mental pemenang saat menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan Divisi Championship di Stadion Maguwoharjo, Senin (15/9/2025).

PSS Sleman Comeback Dramatis, Taklukkan Persiba Balikpapan 2-1 di Maguwoharjo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.