• Tentang Kami
Friday, July 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Wali Kota Yogyakarta Terbitkan SE Pengurangan Plastik Sekali Pakai, Fokus Awal di Pasar Tradisional

Lewat SE itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya membatasi penggunaan plastik sekali pakai di masyarakat dan pelaku usaha.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 14, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi sampah

ilustrasi sampah. [vecteezy.com/Sukarman}

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, telah menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 100.3.4/3479/2025 tentang pelaksanaan pembatasan plastik sekali pakai. SE itu adalah upaya optimalisasi pelaksanaan Peraturan Wali (Perwal) Kota Yogyakarta nomor 40 tahun 2024 tentang pengurangan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Lewat SE itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya membatasi penggunaan plastik sekali pakai di masyarakat dan pelaku usaha.

BERITA MENARIK LAINNYA

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

“Fokus awalnya adalah pasar-pasar tradisional, karena di situlah aktivitas penggunaan plastik sangat tinggi,” ujar Hasto, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, pasar tradisional menjadi titik strategis karena aktivitas belanja yang intens dengan volume plastik yang tinggi, terutama dari pembungkus belanjaan kecil. Pemkot akan mendorong kebiasaan baru kepada warga agar membawa wadah berulang saat berbelanja.

“Di pasar-pasar itu kami sosialisasi, kalau datang ke pasar ya bisa bawa wadah berulang. Jangan jagake semua dibungkus plastik,” jelasnya.

Hasto juga menyoroti perkembangan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta. Ia menyebut beberapa depo sampah yang sebelumnya sering penuh kini mulai menunjukkan perbaikan kondisi.

“Hari ini beberapa depo seperti di Pengok, Mandala Krida, RRI, dan THR itu kondisinya yang biasanya paling banyak disorot, hari ini kosong. Kami mencoba untuk menyeimbangkan antara yang masuk dengan yang keluar,” katanya.

Namun, ia juga mengakui upaya tersebut masih terus dikembangkan. Pemkot juga masih memaksimalkan kuota pengangkutan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Kota Yogyakarta saat ini diberikan kuota sebesar 3.000 ton dari Pemerintah Provinsi DIY.

“Sekarang ini diberikan kuota 3.000 ton, kami manfaatkan tapi kami masih nawar lagi. Mudah-mudahan sampai Desember itu masih diberikan kuota,” ucap Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menekankan pentingnya keberhasilan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS), khususnya inisiatif pengumpulan sampah organik melalui emberisasi. Program ini memfokuskan pada pengumpulan limbah makanan dari rumah tangga, seperti sisa nasi dan sayur, yang sebelumnya berkontribusi besar terhadap bau dan lindi di depo.

“Kemarin hampir tertahan mendekati 15 ton per hari, dengan hampir 600 ember besar per hari tercollecting sisa nasi, sisa sayur, yang biasanya itu lari ke depo. Itulah yang membuat depo itu sering bau. Sangat berpengaruh kalau gerakan ember ini sukses, ya depo tidak bau, lindi tidak ada, kering,” bebernya.

Saat ini, Pemkot telah mendistribusikan 6.000 ember pengolahan sampah organik ke setiap kelurahan. Namun baru sekitar 500 ember yang aktif digunakan. Target minimal adalah 1.000 ember aktif yang diharapkan bisa menahan sekitar 50 ton sampah rumah tangga per hari agar tidak sampai ke depo.

“Jangan sampai akhir tahun, terlalu lama. Kan ember yang sudah kami bagi ada 6.000. Harusnya tinggal menggerakkan terus, sekarang sudah ada Jumilah (Juru Pengawas Pemilahan Sampah). Menurut saya mbok jangan akhir tahun, akhir bulan lah,” tutur Hasto.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan serta Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM untuk mensosialisasikan SE Wali Kota itu kepada para pelaku usaha perdagangan di pasar rakyat dan para pelaku UMKM agar membatasi penggunaan plastik sekali pakai.

“Contoh supermarket tidak menyediakan kantong plastik sehingga masyarakat harus membawa tas dari rumah. Jika masih menyediakan kantong plastik sekali pakai, harganya dibuat lebih mahal sehingga masyarakat akan membawa tas sendiri,” terangnya.

Rajwan mengungkapkan, SE itu juga diterapkan di lingkungan Pemkot Yogyakarta. Organisasi perangkat daerah di Pemkot Yogyakarta diharapkan tidak menggunakan kemasan atau wadah plastik sekali pakai jika menyediakan makan minum dalam kegiatan.

“Kami akan pantau dalam satu bulan ini. Bulan depan kami evaluasi bagaimana tindak lanjutnya di masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya.

Tags: hasto wardoyopasar tradisionalPemkot Yogyakartapengelolaan sampahplastik

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Next Post
Ilustrasi petani tembakau. [pixabay/Javaistan]

Pemerintah Batal Naikkan Cukai Hasil Tembakau, Bupati Temanggung: Disambut Baik Petani

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.