• Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Jelang Iduladha, Pemkot Yogyakarta Larang Limbah Kurban Dibuang ke Depo Sampah dan Sungai

Pemkot Yogyakarta menyiapkan surat edaran Iduladha 2026 yang mewajibkan pedagang dan panitia kurban mengelola limbah secara mandiri, melarang pembuangan limbah ke depo sampah dan sungai, serta mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan untuk pembagian daging kurban.

byredaksi
May 12, 2026
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Yogyakarta, Sukidi (kiri), menyebut bahwa para penjual dan panitia penyembelihan hewan kurban diminta mengelola limbah sampah secara mandiri, saat ditemui di Balaikota Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Yogyakarta, Sukidi (kiri), menyebut bahwa para penjual dan panitia penyembelihan hewan kurban diminta mengelola limbah sampah secara mandiri, saat ditemui di Balaikota Yogyakarta, Selasa (12/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan aturan tegas terkait pengelolaan limbah selama perayaan Iduladha 2026. Satu poin utama yang diatur adalah para pedagang hewan kurban dan panitia penyembelihan diminta mengelola sampah secara mandiri.

Aturan tersebut akan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Yogyakarta tentang Panduan Penjualan dan Pemotongan Hewan Kurban pada Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Meski Bergantung Pasokan dari Luar Daerah

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Yogyakarta, Sukidi, mengatakan bahwa SE tersebut sudah selesai disusun dan kini berada di tangan Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Yogyakarta.

“Artinya kalau nanti sudah berpindah ke meja Pak Wali Kota, Insya Allah besok surat edarannya sudah jadi. Isi surat edarannya terkait ketentuan penjualan dan pemotongan hewan kurban. Termasuk pengelolaan sampah secara mandiri bagi penjual maupun tempat-trmpat penyembelihan hewan kurban,” ungkap Sukidi saat ditemui di Balaikota Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).

Lewat surat edaran tersebut, pihaknya menyarankan para pedagang dan panitia penyembelihan hewan kurban untuk mengelola sampah secara mandiri. Tak hanya itu, pihaknya juga melarang limbah penjualan dan penyembelihan hewan kurban dibuang di depo-depo sampah se-Kota Yogyakarta.

“Kalau mereka mau bekerja sama dengan bank sampah yang ada di Kota Yogyakarta, dipersilahkan. Tapi limbah hewan kurban tidak boleh dibuang ke depo sampah yang ada di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Menurutnya, untuk pengelolaan limbah hewan kurban di rumah penyembelihan hewan (RPH) Kota Yogyakarta diklaim sudah tertangani dengan baik. Sebab, di RPH-RPH itu sudah dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang cukup menampung sampah atau kotoran dari kegiatan penyembelihan hewan saat Idul Kurban maupun sehari-hari.

“Jadi kalau di RPH sudah tertangani dengan baik. Kemudian untuk tempat pemotongan hewan kurban di masyarakat, nanti kami akan lakukan edukasi,” katanya.

Selain pengelolaan limbah, pihaknya juga meminta masyarakat untuk membawa wadah sendiri saat menerima daging kurban yang dibagikan. Sedangkan, panitia kurban disarankan membagikan daging hewan kurban menggunakan wadah ramah lingkungan, semisal besek. Tujuannya untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.

“Kalau selama ini menggunakan plastik (untuk membagikan hewan kurban), maka sekarang bisa beralih pakai besek atau warga diminta bawa wadah sendiri dari rumah,” tutur dia.

Lebih lanjut, Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan langkah untuk menjaga daging yang disembelih di RPH agar tidak terkontaminasi.

Di antaranya mengedukasi penyembelih agar membawa wadah yang baik, atau nanti daging bisa diantar oleh petugas menggunakan mobil berpendingin (chiller). Layanan itu dikenakan tarif kontribusi yang akan masuk dalam pendapatan asli daerah (PAD).

“Untuk daging yang disembelih dan dibagikan di titik pemotongan masyarakat, Insya Allah potensi kontaminasinya sangat kecil. Karena begitu selesai digarap oleh panitia langsung dibagikan ke masyarakat. Daging yang sudah diterima, biasanya langsung dimasak, dan masyarakat sudah paham bagaimana menangani daging tersebut,” ucapnya.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, menambahkan bahwa para panitia penyembelihan hewan kurban dilarang mencuci jeroan atau membuang kotoran di sungai. Agar tidak mencemari aliran sungai di Kota Yogyakarta.

“Jadi limbah dan kotoran hewan kurban tidak boleh dibuang di sungai dan harus dikelola mandiri, baik untuk pedagang di tempat penjualan atau pemotongan hewan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakartahewan kurbanIduladhaPemkot YogyakartaSukidi

Related Posts

Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Waean Harmawan, dan jajarannya saat memantau stok hewan kurban di UD Seger Farm Pakuncen, Kota Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).

Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Meski Bergantung Pasokan dari Luar Daerah

May 10, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wadoyo saat rumah warga Purwonikanti, Pakualaman Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

40 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Koniadi Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkot Yogyakarta

May 10, 2026
Satu unit trash barrier yang terpasang di Sungai Code kawasan Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Kamis (7/5/2026).

Komitmen Jaga Kebersihan Sungai, Pemkot Yogyakarta Bakal Pasang Sembilan Trash Barrier Tambahan

May 7, 2026
Para orang tua anak korban dugaan kekerasan Daycare Little Aresha menandatangani surat kuasa khusus untuk pendampingan hukum di Balaikota Yogyakarta, Rabu (6/5/2026).

UPT PPA Kota Yogyakarta Terima 180 Pengaduan Soal Dugaan Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

May 6, 2026
Pemerintah Kota Yogyakarta mengumpulkan para orang tua anak korban kekerasan Daycare Little Aresha untuk diberikan pendampingan hukum, Rabu (6/5/2026).

Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Hukum Dampingi Keluarga Korban Daycare Little Aresha Secara Gratis

May 6, 2026
Next Post
Rekonstruksi pengeroyokan yang meyebabkan meninggalnya remaja berinisial IDS (16) asal Kapanewon Pandak, Bantul di Mapolres Bantul, Selasa (12/5/2026).

Polisi Gelar Rekonstruksi Penyiksaan Sadis Remaja di Bantul, Korban Dilindas Motor hingga Disundut Rokok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.