• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mengabdi 23 Tahun Sebagai Honorer di Pemkab Sleman, Maryadi Terima SK PPPK Paruh Waktu

Pemkab Sleman baru saja memberikan SK bagi Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Stadion Maguwoharjo

byredaksi
December 3, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Sleman Harda Kiswaya dan sejumlah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri pemberian surat keputusan (SK) PPPK paruh waktu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (3/12/2025).

Bupati Sleman Harda Kiswaya dan sejumlah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri pemberian surat keputusan (SK) PPPK paruh waktu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (3/12/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Stadion Maguwoharjo, Rabu (3/12/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

Berbagai cerita dan perasaan  bergambar dari para tenaga PPPK, salah satunya Maryadi.

Ia mengaku berasal dari dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman yang bekerja sebagai karyawan tata usaha (TU) di salah satu SD.

“Kurang lebih Sudah 23 tahun mengabdi statusnya masih honorer dari 2002 sampai 2025,” jelasnya saat ditemui usai acara.

Meskipun sebelumnya hanya sebagai tenaga honorer tidak membuatnya berkecil hati.

“Dinikmati dengan senang, saja karena  mencerdaskan anak bangsa senang saja,” jelasnya.

“Senang, sangat senang. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” katanya.

Kris, satu di antara tenaga PPPK dari Dinas Badan Keuangan dan aset Daerah (BKAD) menyampaikan dirinya bekerja di bagianan pelayanan dan operator.

“Saya dari BKAD sebagai operator layanan sarpras sarana prasarana servis perawatan taman dan sebagainya,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa pengangkatan tersebut terasa spesial baginya usai lama mengabdi di dinas tersebut.

Saat diwawancarai, ia mengaku belum mendapatkan SK secara langsung, sehingga belum mengetahui besaran upah yang ia terima.

“(Besaran upah) tergantung, kami belum tahu hasilnya anak istri belum tahu belum menerima SK, nanti baru dibagikan,” jelasnya.

Ia menyampaikan selama menjadi tenaga honorer selama ini telah mengalami berbagai tekanan kerja dari berbagai pihak.

Bahkan, tidak jarang mendapat keluhan dari media sosial. “Beban kerja biasa, tekanan ya pasti ada, tekanan mental ada. Kadang apa dari medsos di komplain kalau ada salah,” jelasnya.

Dirinya berharap bahwa dirinya bisa mendapatkan upah yang layak seperti PPPK penuh waktu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan rasa senang atas pemberian SK kepada tenaga PPPK paruh waktu.

Ia meminta para pegawai yang mendapatkan amanat bisa menjalankan tugasnya semaksimal mungkin. 

“Dimanapun jenengan ditempatkan saya suwun pikiran bersih, sehingga dengan itu saya akan menjamin kesejahteraan jenengan,” katanya.

Harda juga meminta agar masalah yang dihadapi dapat disampaikan kepadanya secara langsung. Harda tak ragu untuk meminta tenaga PPPK paruh waktu mendatanginya secara langsung di ruang kerjanya.

“Ruangan saya terbuka ke jenengan semua ruang kerja saya 24 jam. Saya yang paling pulang terakhir,” katanya.

Tahun ini, terdapat 3.536 peserta PPPK paruh waktu. Dari jumlah tersebut sebanyak 18 peserta dianggap mengundurkan diri, 4 orang meninggal dunia, dan 1 peserta dianggap tidak memenuhi syarat karena usianya melebihi 58 tahun. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Bupati Slemanharda kiswayaHonorerPPPK Paruh WaktuSlemanSurat Keputusan

Related Posts

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Jumpa Pers kasus keracunan mahasiswa Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di RSJ Grhasia Yogyakarta, Senin (5/1/2025).

Keracunan Massal Mahasiswa UNISA Diduga Berasal dari Risol Mayo

January 5, 2026
Direktur RSJ Grhasia, dr Akhmad Akhadi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Pangan saat Kegiatan Studi di RSJ Grhasia

January 5, 2026
Next Post
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengikuti kegiatan Indonesia’s Geopark Leader Forum: Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development di Kantor Bappenas, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Rabu, (3/12/2025).

Gunungkidul Berkomitmen Wujudkan Pembangunan Geopark yang Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.