• Tentang Kami
Thursday, April 2, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Jembatan Darurat di Wilayah Sriharjo yang Terdampak Longsor Selesai Dibangun

Pembangunan jembatan darurat sepanjang 220 meter dengan lebar dua meter tersebut, menjadi salah satu langkah penanganan masa tanggap darurat banjir dan longsor di Sriharjo

byredaksi
December 12, 2025
in Bantul
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jembatan darurat yang dibangun untuk penanganan longsor di wilayah Srikemut, Sriharjo telah rampung dibangun

Jembatan darurat yang dibangun untuk penanganan longsor di wilayah Srikemut, Sriharjo telah rampung dibangun. [Instagram/kalurahan Sriharjo]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, menyebut pembangunan jembatan darurat dari bambu yang dibangun di lokasi tanah longsor wilayah Srikeminut, Kelurahan Sriharjo sudah selesai.

“Sekarang ini jembatan darurat dari bambu yang di Sriharjo sudah jadi, dan kemarin sudah diujicoba warga, dan sudah digunakan aktivitas warga untuk mobilitas,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amrudin, Jumat (12/12/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Jembatan darurat dari bambu itu bersifat sementara agar masyarakat yang berada di Pedukuhan Wunut dan Sompok Sriharjo bisa melintas, mengingat akses jalan satu-satunya di wilayah tersebut putus akibat tebing Sungai Oya longsor pada Jumat (21/11).

Pembangunan jembatan darurat sepanjang 220 meter dengan lebar dua meter tersebut, menjadi salah satu langkah penanganan masa tanggap darurat banjir dan longsor yang ditetapkan Pemkab Bantul, sejak 21 November-19 Desember 2025.

“Dengan adanya jembatan darurat itu nanti mobilitas warga makin mudah, meskipun hanya untuk motor, tidak boleh untuk mobil karena lebarnya tidak memungkinkan, mobil kami sarankan untuk melalui jalan jembatan di Selopamioro,” katanya.

Dia mengatakan jembatan darurat tersebut dibangun di lokasi yang tidak rawan longsor, terlebih tingginya satu meter sehingga bagian bawah bisa ditanami berbagai tanaman. Diperkirakan jembatan darurat bisa tahan selama satu tahun.

Lurah Sriharjo Titik Istiawatun Khasanah mengatakan jembatan darurat bambu yang dibangun Pemkab Bantul di wilayah Srikeminut telah rampung dan masyarakat yang selama ini mengandalkan akses jalan itu telah melakukan uji coba jembatan pada Kamis (11/12) sore.

“Hari ini, Pemkab Bantul masih melakukan proses finishing jembatan darurat. Kemungkinan, sore nanti proses finishing rampung dan insyaallah sore nanti jembatan bisa dipakai,” katanya.

Setelah jalan putus dan tanah longsor di Srikeminut pada November lalu, warga setempat juga membuat jalan darurat, namun posisi jalan darurat tersebut sempat berbahaya sehingga dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan.

“Tapi, jalan itu sudah terkena proses penanganan jalan longsor oleh pemkab. Jadi sudah tidak dilewati warga setempat. Jalan yang dibangun warga itu kan hanya pertolongan darurat saja. Karena kan becek, anak-anak harus sekolah, ibu-ibu harus belanja,” katanya.

Pihaknya berharap, kehadiran jembatan darurat dari bambu tersebut dapat memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat berlalu lintas, meski baru bisa dipergunakan pejalan kaki, sepeda, dan kendaraan sepeda motor.

 

Tags: bantulBPBD Bantuljembatan daruratLongsorMujahid AmrudinSriharjo

Related Posts

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

March 29, 2026
Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

March 29, 2026
Ilustrasi pertanian.

Pemkab Bantul Siagakan 160 Pompa Air Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Jelang Musim Kemarau

March 27, 2026
destinasi wisata Pantai Parangtritis yang menjadi satu di antara andalan pariwisata Kabupaten Bantul

Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran Turun, Dinpar Bantul: Faktor Ekonomi

March 25, 2026
Ilustrasi longsor di Bantul

BPBD Bantul Rekomendasikan Warga di Desa Sriharjo yang Terancam Longsor untuk Relokasi

March 25, 2026
Pebalap Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari, Absen di Ajang WorldSSP?

Pebalap Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari, Absen di Ajang WorldSSP?

March 18, 2026
Next Post
Ilustrasi dampak deforestasi yang mengakibatkan banjir. [pexels/Nikita Belokhonov]

Bencana Sumatra, Dosa Siapa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.