• Tentang Kami
Tuesday, April 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Hadiri Pengukuhan 3 Guru Besar Perempuan di UMY, Haedar Nashir: Jadilah Pejuang yang Mencerdaskan Umat

Tiga guru besar yang baru saja dikukuhkan UMY merupakan aktivis aisyiyah. Pengukuhan tersebut menambah jumlah guru besar UMY menjadi 49 orang

byGalih Priatmojo
February 25, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir hadiri pengukuhan tiga guru besar UMY

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir hadiri pengukuhan tiga guru besar UMY. [Dok. UMY]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengukuhkan guru besar. Kali ini ada sebanyak tiga guru besar perempuan yang juga merupakan aktivis Aisyiyah yang dikukuhkan di Ballroom UMY Student Dormitory, Selasa (25/2/2025).

Tiga Guru Besar Perempuan tersebut yaitu, Prof. Dr. dr. Arlina Dewi, M.Kes, AAK, Prof. Dr. Ika Nurul Qamari, S.E., M.Si. dan Prof. Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dosen Hukum Pidana UMY Minta Kejagung Transparan Terkait Pemeriksaan Kajari Karo Usai Kasus Amsal Sitepu

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon, Ini Kata Dosen UMY

Prof. Dr. dr. Arlina Dewi, M.Kes., AAK sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat Ranting Ilmu Pelayanan Kesehatan, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Pelayanan Kesehatan Inklusif: Membangun reputasi dan kepercayaan masyarakat”.

Prof. Dr. Ika Nurul Qamari, S.E., M.Si Guru Besar Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia dan organisasi menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Kemampuan Interaksi transformasi dan kinerja berkelanjutan menuju organisasi berkelanjutan”.

Sementara Prof. Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si Guru Besar bidang Kepakaran Politik Lokal menyampaikan orasi berjudul “Politik Dinasti dan Kemunduran Demokrasi di Indonesia: Tantangan bagi Partai Politik”.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir hadir memberikan sambutan dan memberikan pesan penting kepada ketiga Guru Besar Perempuan yang baru dikukuhkan tersebut. Ia mengingatkan untuk terus belajar dari para pendiri dan penggerak Aisyiyah. Karena para penggerak Republik ini berasal dari kaum perempuan yang terlibat dalam Kongres Perempuan pertama pada tahun 1928.

“Mereka selain sosok-sosok perempuan ilmuwan, tapi juga menjadi pejuang dan penggerak kemerdekaan,” kata Haedar seperti dilansir dari laman UMY.

Menurut Haedar, mereka bukan hanya perempuan ilmuwan, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang berperan besar dalam perjuangan bangsa. Setelah kemerdekaan, banyak dari mereka yang terus menjadi tokoh penting dalam pembangunan dan kemajuan Indonesia.

“Perjuangan mereka harus menjadi panggilan bagi perempuan yang ada di kampus, apalagi perempuan Aisyiyah yang ada di kampus ini,” tandas Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi UMY tersebut.

Haedar juga menekankan pentingnya melampaui isu-isu kesetaraan gender yang sudah sejak lama diperjuangkan oleh Aisyiyah dan Muhammadiyah. Menurutnya, tidak boleh terjebak pada isu-isu parsial terkait kesetaraan gender, karena isu kesetaraan antara perempuan dan laki-laki adalah isu yang sangat kompleks. Ia mengingatkan bahwa isu tersebut tidak dapat dilihat hanya dari satu sudut pandang, terutama dari perspektif sekuler atau liberal.

Islam mempunyai pandangan dan perspektif berkemajuan tentang hubungan antara perempuan dan laki-laki. Dalam Islam, manusia terbaik, baik laki-laki maupun perempuan, bukan sekadar soal kesadaran hak tapi juga kebermanfaatan dan kemaslahatan bagi banyak orang.

Ia pun mengungkapkan kebanggaannya atas semakin banyaknya Guru Besar perempuan di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, termasuk di UMY. Haedar berharap, kehadiran Guru besar dapat menjadi kekuatan dalam mencerdaskan umat, bangsa, dan memberikan manfaat bagi semesta.

“Maka saya percaya, makin bertambahnya guru besar perempuan di seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, termasuk di kampus UMY ini. Selain kami bangga, jadilah pejuang-pejuang untuk mencerdaskan umat, bangsa, dan kemaslahatan semesta. Ibu merupakan mozaik yang mahal dan akan makin mahal harganya ketika digunakan untuk mencerahkan kehidupan,” harap Haedar.

Dengan dikukuhkannya 3 guru besar baru UMY tersebut, saat ini UMY sudah memiliki 49 guru besar.

Tags: AisyiyahGuru BesarHaedar NashirpejuangPerempuanUMY

Related Posts

Kajari Karo Danke Rajagukguk saat menghadiri sidang dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI

Dosen Hukum Pidana UMY Minta Kejagung Transparan Terkait Pemeriksaan Kajari Karo Usai Kasus Amsal Sitepu

April 7, 2026
Dosen Hubungan Internasional UMY, Idham Badruzaman.

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon, Ini Kata Dosen UMY

April 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Ilustrasi korupsi

Guru Besar UGM Sebut Biaya Politik nan Mahal Picu Meningkatnya OTT Kepala Daerah

March 18, 2026
Ilustrasi imunisasi

Pakar Kesehatan Ingatkan Pentingnya Imunisasi untuk Putus Rantai Penularan Campak

March 16, 2026
Para guru besar Universitas Gadjah Mada menyampaikan sikapndi tengah kondisi globalnyang memanas dan serta masukan kepada pemerintah di Balairung, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Senin (2/3/2026).

UGM Ambil Sikap di Tengah Situasi Global yang Memanas, Dorong Pemerintah Jaga Kedaulatan

March 3, 2026
Next Post
Ilustrasi perang di Ukraina

Trump dan Macron Sepakat Bakal Biayai Bersama Upaya Perdamaian di Ukraina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.