• Tentang Kami
Monday, May 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Korupsi Material Penyebab Infrastruktur Indonesia Cepat Rusak

Zuly menyebut kasus jembatan layang di Ambon yang belum rampung dibangun namun sudah tidak bisa menyambung. Ia menduga persoalan itu bukan berasal dari kesalahan teknis sang insinyur, melainkan dari pemotongan anggaran

byredaksi
May 18, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi buruh atau pekerja proyek infrastruktur

Ilustrasi buruh atau pekerja proyek infrastruktur. [vecteezy/Phichat Phruksarojanakun]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Korupsi material dalam proyek konstruksi disebut sebagai penyebab utama buruknya kualitas infrastruktur di Indonesia.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag. Dalam acara Sumpah Profesi Insinyur UMY pada Sabtu (16/3) di kampus terpadu UMY.

BERITA MENARIK LAINNYA

Guru Besar UMY Soroti Wacana Dapur MBG di Kampus, Tekankan Perguruan Tinggi Fokus di Tri Dharma

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Istri Cerita Momen Paling Berat Saat Anak-anak Tanya soal Ayahnya

Belajar dari Peninggalan Romawi Kuno

Zuly menyebut bangunan-bangunan peninggalan Romawi kuno mulai dari Colosseum di Roma hingga amphitheater serupa di Tunisia dan Turki sebagai tolok ukur kualitas konstruksi yang dibangun dengan integritas penuh.

Bangunan-bangunan itu berdiri kokoh selama 500 hingga 600 tahun tanpa tanda-tanda keruntuhan berarti. Ia mengontraskannya langsung dengan kondisi infrastruktur di Indonesia.

“Kita sekarang melihat beberapa bangunan yang ada di Indonesia dibangun hari ini, dua minggu kemudian sudah bermasalah. Itu bangunan yang perlu dibangun dengan artistik dan tentu saja dibangun tanpa korupsi bahan-bahannya,” tegas Zuly.

Penyebab Infrastruktur Indonesia Cepat Rusak

Sebagai contoh konkret, Zuly menyebut kasus jembatan layang di Ambon yang belum rampung dibangun namun sudah tidak bisa menyambung. Ia menduga persoalan itu bukan berasal dari kesalahan teknis sang insinyur, melainkan dari pemotongan anggaran dan pengurangan kualitas material di lapangan.

Praktik tersebut, dinilai Zuly telah menjadi persoalan sistemik dalam dunia konstruksi di Indonesia. Kasus semacam itu jugalah yang menurut Zuly sebagai cerminan dari absennya integritas dalam rantai pengerjaan proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Ia juga mengingatkan para insinyur maupun pekerja konstruksi agar memiliki pengingat simbolis agar seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan senantiasa berhati-hati dan sadar akan risiko keselamatan kerja.

Baginya, kecelakaan di lokasi konstruksi bukan semata soal nasib, melainkan konsekuensi dari kelengahan yang seharusnya bisa dicegah.

64 Insinyur Baru UMY

Pesan tersebut ia sampaikan di hadapan 64 insinyur baru yang baru saja resmi menyandang gelar Insinyur (Ir.) setelah mengucapkan sumpah profesi. Angkatan ini sekaligus menjadi batch pertama Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) UMY yang dikukuhkan sejak program tersebut meraih akreditasi Unggul.

Zuly menegaskan bahwa status akreditasi Unggul tersebut memperbesar tanggung jawab para lulusan. Bukan sekadar menambah nilai institusional bagi kampus.

Acara yang digelar secara hybrid ini melibatkan 55 peserta yang hadir secara langsung dan 9 peserta mengikuti secara daring. Prosesi sumpah dipimpin langsung oleh Zuly selaku Wakil Rektor dan didampingi rohaniawan sesuai kepercayaan masing-masing peserta.

Sementara itu, penyerahan dokumen kelulusan secara simbolis dilakukan dari pihak UMY kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Daerah Istimewa Yogyakarta. Menandai pengakuan resmi atas status profesional para insinyur baru tersebut.

 

Tags: infrastruktur IndonesiaKorupsiproyek konstruksirusakUMYZuly Qodir

Related Posts

Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Guru Besar UMY Soroti Wacana Dapur MBG di Kampus, Tekankan Perguruan Tinggi Fokus di Tri Dharma

May 16, 2026
Istri Nadiem Makarim yakni Franka Franklin berkisah tentang situasi berat yang dihadapi keluarganya saat Nadiem Makarim harus menjalani kasus hukum terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Istri Cerita Momen Paling Berat Saat Anak-anak Tanya soal Ayahnya

May 14, 2026
Ilustrasi petani

Kesejahteraan Petani Masih Rendah, Guru Besar UMY Ungkap Tantangannya

May 11, 2026
Ilustrasi pemilu. [pexels]

Soroti Rencana Revisi UU Pemilu, Akademis UMY: Harus Komprehensif

May 8, 2026
Ilustrasi Pendidikan Nasional

UMY Kritik Wacana Penghapusan Prodi, Endro: Kebijakan Harus Berbasis Keilmuan

May 4, 2026
kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi menambah daftar kelam terkait kecelakaan kereta api di awal tahun 2026

Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Pakar UMY: Teknologi Saja Tak Cukup Cegah Kecelakaan

May 2, 2026
Next Post
Skenario Persis Solo dan Madura United Bertahan di Super League

Skenario Persis Solo dan Madura United Bertahan di Super League

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.