• Tentang Kami
Wednesday, April 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Selidiki Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Mbah Tupon, Polisi Temukan Dugaan Pemalsuan Dokumen

Polda DIY saat ini tengah menindaklanjuti laporan terkait kasus yang menimpa Mbah Tupon dan telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

byGalih Priatmojo
May 10, 2025
in Bantul, headline
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto Mbah Tupon, lansia asal Bantul yang kena tipu mafia tanah

Foto Mbah Tupon, lansia asal Bantul yang kena tipu mafia tanah

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Niat Mbah Tupon Hadi Suwarno (68) lansia asal Bantul, memecah tanah miliknya berujung pada kabar mengejutkan bidang tersebut justru masuk daftar lelang.

Polda DIY saat ini tengah menindaklanjuti laporan tersebut dan telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

BERITA MENARIK LAINNYA

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

Meriahkan IHR 2026 di Bantul, PLN Perkenalkan PLN Mobile dan Program Listrimewa

Kasus bermula saat Mbah Tupon hendak mengurus pemecahan bidang tanah.

Namun, proses itu terganggu karena tanah yang bersangkutan dikabarkan akan dilelang tanpa pemberitahuan resmi. Dugaan mafia tanah pun mencuat.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyatakan, gelar perkara dilakukan usai penyelidik mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan sejumlah pihak.

“Kami menemukan bukti awal yang cukup sehingga perkara naik ke penyidikan,” katanya, Jumat (9/5/2025).

Penyidik menduga tindak pidana meliputi Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dan Pasal 263 KUHP mengenai pemalsuan surat.

“Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan telah kami kirimkan ke Kejati DIY, dan kami berkoordinasi dengan Satgas Mafia Tanah,” imbuhnya.

Sebanyak 12 orang telah dimintai keterangan. Jumlah ini diperkirakan bertambah seiring pendalaman kasus.

“Kami memeriksa dokumen yang terindikasi menjadi barang bukti, serta telah mengajukan pemblokiran ke BPN,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada penetapan tersangka. Namun, penyidik menegaskan proses berjalan dengan prinsip kehati-hatian untuk menjaga akurasi hukum.

“Begitu alat bukti lengkap, kami akan umumkan hasilnya secara transparan,” tegasnya.

Tags: bantulKombes Pol Ihsanmafia tanahMbah TuponPolda DIY

Related Posts

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

April 6, 2026
Meriahkan IHR 2026 di Bantul, PLN Perkenalkan PLN Mobile dan Program Listrimewa

Meriahkan IHR 2026 di Bantul, PLN Perkenalkan PLN Mobile dan Program Listrimewa

April 6, 2026
Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Opak Belum Membuahkan Hasil

March 29, 2026
Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

March 29, 2026
Ilustrasi pertanian.

Pemkab Bantul Siagakan 160 Pompa Air Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian Jelang Musim Kemarau

March 27, 2026
destinasi wisata Pantai Parangtritis yang menjadi satu di antara andalan pariwisata Kabupaten Bantul

Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran Turun, Dinpar Bantul: Faktor Ekonomi

March 25, 2026
Next Post
Pertemuan anggota DPRD Kota Yogyakarta dengan warga yang terlibat sengketa di kawasan Lempuyangan, Jumat (10/5/2025).

DPRD Kota Yogyakarta Tinjau Lokasi Sengketa Tanah Lempuyangan: KAI Klaim, Warga Gugat Hak Keraton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.