• Tentang Kami
Wednesday, January 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Selidiki Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Mbah Tupon, Polisi Temukan Dugaan Pemalsuan Dokumen

Polda DIY saat ini tengah menindaklanjuti laporan terkait kasus yang menimpa Mbah Tupon dan telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

byGalih Priatmojo
May 10, 2025
in Bantul, headline
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto Mbah Tupon, lansia asal Bantul yang kena tipu mafia tanah

Foto Mbah Tupon, lansia asal Bantul yang kena tipu mafia tanah

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Niat Mbah Tupon Hadi Suwarno (68) lansia asal Bantul, memecah tanah miliknya berujung pada kabar mengejutkan bidang tersebut justru masuk daftar lelang.

Polda DIY saat ini tengah menindaklanjuti laporan tersebut dan telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satpol PP Bantul Sebut Tindakan OTT Efektif Kurangi Pembuang Sampah Liar

Tersulut Emosi, Mahasiswa Asal Papua Nekat Aniaya Saudaranya hingga Tewas di Kasihan

Kasus bermula saat Mbah Tupon hendak mengurus pemecahan bidang tanah.

Namun, proses itu terganggu karena tanah yang bersangkutan dikabarkan akan dilelang tanpa pemberitahuan resmi. Dugaan mafia tanah pun mencuat.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyatakan, gelar perkara dilakukan usai penyelidik mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan sejumlah pihak.

“Kami menemukan bukti awal yang cukup sehingga perkara naik ke penyidikan,” katanya, Jumat (9/5/2025).

Penyidik menduga tindak pidana meliputi Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dan Pasal 263 KUHP mengenai pemalsuan surat.

“Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan telah kami kirimkan ke Kejati DIY, dan kami berkoordinasi dengan Satgas Mafia Tanah,” imbuhnya.

Sebanyak 12 orang telah dimintai keterangan. Jumlah ini diperkirakan bertambah seiring pendalaman kasus.

“Kami memeriksa dokumen yang terindikasi menjadi barang bukti, serta telah mengajukan pemblokiran ke BPN,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada penetapan tersangka. Namun, penyidik menegaskan proses berjalan dengan prinsip kehati-hatian untuk menjaga akurasi hukum.

“Begitu alat bukti lengkap, kami akan umumkan hasilnya secara transparan,” tegasnya.

Tags: bantulKombes Pol Ihsanmafia tanahMbah TuponPolda DIY

Related Posts

Pembuang sampah liar terekam CCTV yang baru sehari dipasang Pemkab Bantul

Satpol PP Bantul Sebut Tindakan OTT Efektif Kurangi Pembuang Sampah Liar

January 20, 2026
Polres Bantul dan tim Inafis mengevakuasi korban mahasiswa asal Papua yang tewas usai dianiaya sesama rekannya di Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026)

Tersulut Emosi, Mahasiswa Asal Papua Nekat Aniaya Saudaranya hingga Tewas di Kasihan

January 19, 2026
KPU Bantul: Abdul Halim dan Aris Suharyanta Bakal Dilantik 6 Februari 2025

1000 KPM di Bantul Bakal Terima Bansos Sambung Pangan Senilai Rp200 Ribu per Bulan

January 17, 2026
Polisi mengevakuasi korban tewas akibat perkelahian yang terjadi di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026).

Perkelahian Berujung Maut di Kasihan, Terduga Pelaku Sempat Mengamuk ke Warga

January 17, 2026
penggantian PJU di Jalan Parangtritis

Hemat Pengeluaran Listrik, Pemkab Bantul Ganti 200 Titik PJU di Jalan Parangtritis

January 16, 2026
Terdakwa pembakaran tenda Polda DIY Perdana Arie saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa (13/1/2026).

Sidang Pembakaran Tenda Polda DIY Hadirkan Dua Saksi Ahli, Uraikan Peran Terdakwa

January 13, 2026
Next Post
Pertemuan anggota DPRD Kota Yogyakarta dengan warga yang terlibat sengketa di kawasan Lempuyangan, Jumat (10/5/2025).

DPRD Kota Yogyakarta Tinjau Lokasi Sengketa Tanah Lempuyangan: KAI Klaim, Warga Gugat Hak Keraton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.