• Tentang Kami
Saturday, April 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Diseret dalam Polemik Ijazah Jokowi, Siapa Sosok Rektor UGM Prof. Ova Emilia?

Prof. Ova mencatat sejarah sebagai perempuan kedua yang menjabat Rektor di Universitas Gadjah Mada.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
May 12, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Diseret dalam Polemik Ijazah Jokowi, Siapa Sosok Rektor UGM Prof. Ova Emilia?
0
SHARES
104
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Nama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., ikut terseret dalam polemik ijazah Presiden Joko Widodo. Ia menjadi pihak yang digugat atas tuduhan melakukan perbuatan melawan hukum terkait keabsahan ijazah Jokowi.

Gugatan ini dilayangkan Ir. Komarudin ke Pengadilan Negeri Sleman dengan nomor perkara 106/Pdt.G/2025/PN Smn tertanggal 5 Mei 2025. Tak hanya Prof. Ova, gugatan juga ditujukan kepada empat wakil rektor, dekan, kepala perpustakaan Fakultas Kehutanan, serta dosen pembimbing akademik Jokowi semasa kuliah.

BERITA MENARIK LAINNYA

7 Bilah Gamelan Hilang di FIB UGM, Polisi Selidiki Pelaku Pencurian

Dari Koalisi ke Otonomi, Rocky Gerung Sebut Prabowo Tak Butuh Jokowi Lagi

Di tengah sorotan ini, publik pun menaruh perhatian pada sosok Prof. Ova Emilia. Siapa sebenarnya perempuan yang kini memimpin salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia ini?

Prof. Ova Emilia lahir di Yogyakarta pada 19 Februari 1964. Saat ini, ia berusia 61 tahun dan menjabat sebagai Rektor UGM periode 2022–2027. Ia resmi dilantik pada 27 Mei 2022, mencatat sejarah sebagai perempuan kedua yang dipercaya memimpin UGM, universitas bergengsi yang dijuluki “Kampus Biru.”

Pendidikan Prof. Ova dimulai di SMP Negeri 5 Yogyakarta dan SMA Negeri 1 Yogyakarta. Ia kemudian melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran UGM, menempuh pendidikan dokter umum dan profesi. Tak berhenti di situ, ia meraih gelar Master of Medical Education dari University of Dundee, Skotlandia.

Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan sebagai dokter spesialis dan subspesialis obstetri dan ginekologi di FK UGM, lalu meraih gelar doktor (S3) dari University of New South Wales, Australia.

Prof. Ova telah mengabdi sebagai dosen di UGM sejak tahun 1990. Kariernya moncer di dunia pendidikan kedokteran. Ia pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM selama dua periode (2016–2021 dan 2021–2022).

Selain itu, ia pernah menjadi:

– Wakil Dekan Bidang Akademik FK-KMK UGM
– Ketua Tim Pelaksana Program Pendidikan Dokter Spesialis
– Anggota Tim Perencanaan SDM RS Akademik UGM

Hingga kini, Prof. Ova juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI) serta Chief Editor Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia.

Di luar jabatan struktural, ia aktif menulis buku dan jurnal ilmiah, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan kedokteran.

Prof. Ova mewarisi semangat akademik dari ayahnya, Zaini Dahlan, yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) dan UIN Sunan Kalijaga.

Pada tahun 1990, ia menikah dengan pria asal Korea Selatan, Jang Keun Wong, yang kemudian memeluk Islam dan berganti nama menjadi Abdul Nasir. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai empat anak, salah satunya mengikuti jejak sang ibu menjadi dokter.

Prestasi dan Penghargaan

Kiprah Prof. Ova di bidang kedokteran dan pendidikan telah membuahkan sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain:

– First Prize for Young Gynecologist Award (1998)
– SIDA Award (2006)
– Dosen Terbaik UGM (2010)
– Bangga Kencana Award (2020)
– Pemenang berbagai lomba presentasi ilmiah dan poster pada forum kedokteran nasional dan internasional.

Dengan rekam jejak yang panjang dan prestasi yang gemilang, Prof. Ova Emilia tak hanya dikenal sebagai pemimpin akademik, tetapi juga tokoh perempuan inspiratif di dunia pendidikan Indonesia.

Tags: ijazahijazah palsuJokowiOva EmiliaUGM

Related Posts

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara hilangnya 7 bilah gamelan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM).

7 Bilah Gamelan Hilang di FIB UGM, Polisi Selidiki Pelaku Pencurian

April 17, 2026
Keberadaan Joko Widodo yang membayangi pemerintahan Presiden Prabowo, keduanya pun santer disebut sebagai matahari kembar

Dari Koalisi ke Otonomi, Rocky Gerung Sebut Prabowo Tak Butuh Jokowi Lagi

April 16, 2026
Tangkapan layar mantan wapres Jusuf Kalla saat ceramah di Masjid Kampus UGM yang belakangan dituding melakukan penistaan agama

Fakta dan Kronologi Polemik ‘Mati Syahid’ Jusuf Kalla: Dari Mimbar UGM ke Jalur Hukum

April 14, 2026
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara atau ASN

Akademisi UGM Sebut Kebijakan WFH untuk ASN Berpotensi Kurangi Produktivitas

April 11, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Guru Besar UGM Kritik Kebijakan Pemerintah Alihkan Sebagian Besar Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih

April 1, 2026
Ilustrasi nilai tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pengamat: Berpotensi Ganggu Stabilitas Pangan Domestik

March 26, 2026
Next Post
Sejumlah fotografer freelance bersiap memotret sejumlah pelari di kawasan Tugu Yogyakarta

Cerita di Balik Pro Kontra Memotret Pelari di Yogyakarta, Ini Kata Mereka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.