• Tentang Kami
Saturday, January 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Lalu Lintas Yogyakarta Masih Semrawut? Hasto Siap Tata Sumbu Filosofi Bertahap

Kawasan Sumbu Filosofi yang membentang dari Tugu Pal Putih hingga Panggung Krapyak

byGalih Priatmojo
May 22, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 1 min read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. [Dok Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta menaruh perhatian serius terhadap penataan lalu lintas, terutama di kawasan Sumbu Filosofi, jalur budaya yang membentang dari Tugu Pal Putih hingga Panggung Krapyak.

Kawasan ini menjadi fokus pembenahan karena masih marak pelanggaran.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa aturan sebetulnya telah disosialisasikan secara berkala, namun pelanggaran tetap terjadi.

“Kami memang memperhatikan lalu lintas ini harus ada penataan,” ujarnya kepada Populi.id, Kamis (22/5/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya penataan kawasan tidak bisa dilakukan sekaligus, melainkan bertahap.

“Saya setuju dengan arahan saudara, kami bertahap menata, terutama Sumbu Filosofi,” tambahnya.

Menurutnya, kawasan bersejarah tersebut menuntut ketertiban maksimal dari seluruh pengguna jalan.

“Terutama daerah-daerah di Sumbu Filosofi itu harus ditata dengan tertib baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya ketegasan dalam menerapkan aturan.

“Siapa yang boleh melintas dan tidak, semua harus diatur terus,” imbuhnya.

Dengan pendekatan bertahap dan terarah, Pemkot berharap wajah lalu lintas Yogyakarta khususnya kawasan bersejarah semakin tertib dan berwibawa.

Tags: hasto wardoyolalu lintassumbu filosofiYogyakarta

Related Posts

Wisatawan mencoba fasilitas air siap minum yang disediakan Pemkot Yogyakarta di kawasan Malioboro. [Dok Pemkot Yogyakarta]

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

January 14, 2026
Lincah.id & Gelaskaca Productions Hadirkan “Let’s Poppin! YK”: An Intimate Concert Across Generation” menghadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

January 13, 2026
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

January 12, 2026
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

January 12, 2026
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Kondisi depo sampah Kotabaru sebelum dilakukan pengosongan oleh Pemkot Yogyakarta.

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

January 9, 2026
Next Post
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetty Martanti menyerahkan pin Konco Museum, Kamis (22/5/2025)

Gerakan Konco Museum Diluncurkan: Anak Muda Jogja Siap Ubah Wajah Museum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.