• Tentang Kami
Friday, July 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Ketan Lupis hingga Kopi Joss Raih Sertifikat WBTB, Pemkot Yogyakarta Bertekad Lestarikan Agar Produktif

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menjelaskan, warisan budaya tak benda pada dasarnya harus bersifat produktif, bukan menjadi warisan yang tidak dihidupkan.

byGalih Priatmojo
May 26, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda kepada Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Senin (26/5/2025)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda kepada Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Senin (26/5/2025). [Dok Pemkot Yogyakarta]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kota Yogyakarta menerima enam sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Pemda DIY pada Senin (26/5/2025) di Gedhong Pracimasana Kepatihan yang meliputi tradisi Cublak-Cublak Suweng, Tari Wira Pertiwi, Tari Kuda-Kuda, Ketan Lupis Yogyakarta, Becak Yogyakarta dan Kopi Joss.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pelestarian WBTB tidak sekadar menjaga bentuk atau penampilan tradisi tetapi juga menjaga nilai-nilai, makna, dan fungsi sosial budaya, agar tetap hidup dan terintegrasi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

BERITA MENARIK LAINNYA

Fahri Hamzah Temui Sri Sultan HB X, Bahas Penataan Kota hingga Hunian Terjangkau di Yogyakarta

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

“Demikian pula tentang kewajiban pemerintah untuk menghadirkan kebijakan afirmatif yang memberi ruang dan dukungan nyata kepada pelaku budaya, mencakup pelindungan hak kekayaan intelektual komunal, pembinaan berkelanjutan, hingga pemberian insentif ekonomi dan ruang ekspresi budaya yang inklusif,” tuturnya.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan penyerahan sertifikat WBTB merupakan salah satu wujud pengakuan tertinggi atas nilai yang menjadi jati diri DIY. Sehingga penetapan WBTB bukan akhir dari proses pelestarian, tapi awal perjalanan untuk memastikan warisan budaya dapat terus hidup, bermakna, dan memberikan manfaat lintas generasi.

“Saya mendorong agar pelestarian WBTB mengedepankan pendekatan berbasis komunitas, khususnya generasi muda harus diberi ruang dan alasan kuat untuk merasa terhubung dengan tradisi sebagai sumber identitas dan inspirasi yang dapat mereka kembangkan,” imbuhnya.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menjelaskan, warisan budaya tak benda pada dasarnya harus bersifat produktif, bukan menjadi warisan yang tidak dihidupkan.

“Warisan budaya tak benda ini harus Urip, ya bida dihidupkan dan menghidupi. Misalnya Kopi Joss, bisa nanti dikembangkan tidak hanya dijual di sekitaran Malioboro, tapi direplika di tempat lain. Kemudian difortifikasi misal mengandung vitamin atau kalsium, agar ada gizi tambahannya,” jelasnya.

Kemudian contoh lain, terkait Cublak-Cublak Suweng, lanjut Hasto, bisa dikreasikan menjadi ekspresi seni musik dan tari kolosal. Untuk itu diperlukan kreativitas dan inovasi, untuk mendorong warisan budaya tak benda menjadi satu hal yang dapat meningkatkan produktivitas.

“Kami bersyukur dan terima kasih atas penetapan WBTB dari Kota Yogyakarta, tapi kami mengkritik diri kami sendiri agar warisan tersebut tidak dibiarkan. Harus dihidupkan supaya produktif, memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat,” terangnya.

Tags: hasto wardoyoKetan LupisKopi JossSri Sultan Hamengku Buwono XWarisan BudayaYogyakarta

Related Posts

Wamen PKP, Fahri Hamzah (kiri), dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, ditemui usai pertemuan di Gedhong Wilis kompleks Kantor Kepatihan DIY, pada Selasa (14/7/2026).

Fahri Hamzah Temui Sri Sultan HB X, Bahas Penataan Kota hingga Hunian Terjangkau di Yogyakarta

July 15, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Next Post
aktivitas penyembelihan hewan di RPH Giwangan. Sambut Iduladha, Pemkot Yogyakarta membuka jasa pemotongan hewan kurban di RPH Giwangan

Sambut Iduladha, Pemkot Yogyakarta Buka Layanan Penyembelihan Hewan Kurban di RPH Giwangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.