• Tentang Kami
Monday, July 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

BI Luncurkan QRIS Tap dan Jelajah Indonesia 2025 di Yogyakarta: Digitalisasi Jadi Wajah Baru Budaya Transaksi

Inovasi digital kembali hadir dari jantung budaya Indonesia.

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
August 4, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BI Luncurkan QRIS Tap dan Jelajah Indonesia 2025 di Yogyakarta: Digitalisasi Jadi Wajah Baru Budaya Transaksi
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta resmi meluncurkan QRIS Tap dan menandai Kick-Off QRIS Jelajah Indonesia 2025, Senin (4/8/2025), di Royal Ambarrukmo, Sleman.

Peluncuran ini sekaligus menjadi simbol perluasan transaksi digital yang makin menyentuh sektor transportasi dan pariwisata.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kembali Berkantor Usai Cuti, Sri Sultan HB X Klarifikasi Soal Kesehatannya

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyampaikan bahwa QRIS Tap dirancang untuk memberikan kemudahan transaksi yang lebih cepat, mudah, dan aman di berbagai lini kehidupan masyarakat.

“Inovasi QRIS Tap telah diterapkan di berbagai moda transportasi seperti Teman Bus, Damri, Royal Trans, hingga MRT Jakarta. Ini adalah bagian dari perluasan layanan digital untuk mendukung konektivitas dan efisiensi nasional,” ungkapnya.

QRIS Tap hadir melengkapi versi sebelumnya dengan sejumlah fitur canggih seperti Merchant Presented Mode (MPM), Customer Presented Mode (CPM), transaksi Tanpa Tatap Muka (TTM), serta fitur Tarik Tunai, Setor, dan Deposit (TUNTAS).

Filianingsih menjelaskan bahwa sejak diluncurkan pada Maret 2025, sistem ini telah digunakan oleh ratusan ribu merchant di seluruh Indonesia.

Ia juga memperkenalkan program QRIS Jelajah Indonesia, sebuah inisiatif yang menggabungkan edukasi digital dengan promosi kekayaan budaya nusantara.

“Digitalisasi bukanlah ancaman, melainkan jembatan untuk merawat warisan budaya dan memperkuat kedaulatan ekonomi. Dengan QRIS Jelajah, masyarakat bisa berwisata sambil belajar menggunakan sistem pembayaran digital,” ujarnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa digitalisasi adalah bagian dari transformasi budaya yang perlu diresapi dan diadaptasi secara bijaksana.

Yogyakarta, kata Sultan, memiliki kecerdasan kultural dalam meramu nilai-nilai lokal dengan kemajuan teknologi.

“Transformasi ini bukan sekadar inovasi teknis, tetapi juga cerminan dari empati dan keberpihakan. QRIS Tap harus mampu menyentuh semua lapisan masyarakat dari pelaku UMKM, pengelola layanan, hingga warga pengguna jasa tanpa meninggalkan siapa pun di belakang,” tutur Sultan.

Peluncuran QRIS Tap di sektor transportasi menjadi langkah strategis untuk mendukung efisiensi layanan publik sekaligus membuka akses digital yang inklusif.

Dengan semangat “QRIS Istimewa”, BI dan Pemda DIY berkomitmen menjadikan Yogyakarta sebagai model integrasi antara teknologi, budaya, dan layanan publik yang humanis.

Tags: Bank Indonesiagubernur DIYqrisQRIS IstimewaSri Sultan Hamengku Buwono X

Related Posts

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai menghadiri agenda Rapat Paripurna di DPRD DIY setelah menjalani cuti selama sepekan, Kamis (2/7/2026).

Kembali Berkantor Usai Cuti, Sri Sultan HB X Klarifikasi Soal Kesehatannya

July 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, saat ditemui Kamis (2/7/2026).

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

July 2, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjalani cuti selama sepekan mulai 24 Juni sampai 1 Juli 2026.

Sultan HB X Cuti Periksa Kesehatan, KGPAA Paku Alam X Ditunjuk jadi Plh Gubernur DIY

June 25, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Next Post
English 1 Resmi Hadir di Sleman City Hall, Dorong Literasi Global Sejak Usia Dini

English 1 Resmi Hadir di Sleman City Hall, Dorong Literasi Global Sejak Usia Dini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.