• Tentang Kami
Thursday, June 18, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Soroti Keracunan di Sleman, Bupati Harda Kiswaya Minta Penyedia MBG Dievaluasi Tegas

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan para siswa sekolah usai mengonsumsi MBG

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 26, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Harda Kiswaya. [Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

SLEMAN, POPULI.ID – Sebanyak 379 siswa dari empat sekolah di Kapanewon Mlati, Sleman, dilaporkan mengalami keracunan yang diduga disebabkan oleh konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Empat sekolah yang terdampak adalah SMP Muhammadiyah 1 Mlati, SMP Muhammadiyah 3 Mlati, SMPN 3 Mlati, dan SMP Pamungkas Mlati.

Menanggapi insiden ini, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap program MBG yang menjadi bagian dari program nasional.

“Yang jelas, ini harus jadi bahan evaluasi. Saya harap ada kolaborasi yang lebih kuat antara Pemkab Sleman dan Badan Gizi Nasional agar kejadian ini tidak terus terulang. Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini,” kata Harda kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan sejak proses awal. Termasuk penunjukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia MBG, sistem pengawasan, dan kepastian bahwa makanan yang disajikan benar-benar higienis. Ia juga menyoroti potensi penyalahgunaan dalam bentuk sub-kontrak penyediaan MBG yang bisa mengurangi kualitas makanan.

“Jangan-jangan disub-subkan. Kalau iya, bagaimana pengawasannya? Kalau tidak dikontrol dengan baik, ya timbul kejadian seperti ini. Maka regulasi dan pengawasan harus diperketat agar MBG benar-benar aman dan layak dikonsumsi,” tegasnya.

Harda menyatakan bahwa apabila ditemukan penyedia MBG yang terbukti lalai, maka tindakan tegas harus diambil, termasuk pencabutan izin kepada SPPG.

“Kalau sudah berulang kali terjadi ya dicabut izinnya saja. Tidak usah ewuh pekewuh, karena ini menyangkut kesehatan anak-anak kita, generasi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi munculnya pernyataan publik bahwa guru di sekolah harus mencicipi MBG sebelum dibagikan ke siswa, Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, memberikan klarifikasi.

“Pertama, saya memohon maaf atas salah persepsi yang mungkin timbul. Guru tidak wajib mencicipi makanan, tetapi dapat mengecek kelayakan makanan dari bentuk, warna, atau aroma sebagai bentuk kehati-hatian,” jelas Susmiarto.

Menurutnya, jika ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi, sekolah wajib segera menghubungi penyedia. Namun, ia menegaskan bahwa penyediaan dan penyaluran MBG merupakan tanggung jawab SPPG yang berada di bawah koordinasi langsung Badan Gizi Nasional (BGN).
“Keterlibatan pemerintah daerah dalam program ini sangat terbatas. Namun kami tetap berupaya maksimal melalui perangkat yang ada, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, untuk mengantisipasi agar kasus serupa tidak terulang,” ucapnya.
Tags: Badan Gizi NasionalBupati Slemanharda kiswayakeracunanMBGSusmiarto

Related Posts

Ribuan massa dari berbagai elemen ikut dalam Aksi Rakyat Memanggil di pertigaan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6/2026).

Ribuan Massa di Gejayan Tuntut Prabowo-Gibran Turun, Kritik MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih

June 15, 2026
Massa aksi yang diinisiasi oleh Suara Ibu Indonesia menggelar aksi menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM Yogyakarta, Jumat (17/10/2025) sore.

MBG Jadi Ladang Korupsi, Guru Besar UGM Desak Perbaikan Tata Kelola BGN

June 10, 2026
Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai penangkapan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, oleh Kejagung RI sebagai langkah tepat, di Kabupaten Bantul, Sabtu (6/6/2026).

Sebut Penangkapan Mantan Kepala BGN sebagai Langkah Tepat, Mahfud MD: Sejak Awal Sudah Ugal-Ugalan

June 8, 2026
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

June 6, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang.

Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional, Ini Profil dan Rekam Jejak Nanik S. Deyang

June 4, 2026
Next Post
Suasana penjurian lomba olahan pangan berbahan dasar singkong yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (26/8/2025). (Gregorius Bramantyo)

Lomba Olahan Singkong, Langkah Sleman Angkat Potensi Pangan Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.