• Tentang Kami
Tuesday, June 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sebut Penangkapan Mantan Kepala BGN sebagai Langkah Tepat, Mahfud MD: Sejak Awal Sudah Ugal-Ugalan

Mahfud MD menilai penangkapan Dadan Hindayana dalam kasus dugaan korupsi program MBG sudah tepat karena sejak awal tata kelola program dinilai buruk, penuh pelanggaran, dan dijalankan tanpa kompetensi birokrasi yang memadai.

byredaksi
June 8, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai penangkapan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, oleh Kejagung RI sebagai langkah tepat, di Kabupaten Bantul, Sabtu (6/6/2026).

Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai penangkapan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, oleh Kejagung RI sebagai langkah tepat, di Kabupaten Bantul, Sabtu (6/6/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Mahfud MD Minta Pemerintah Yakinkan Publik

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

BANTUL, POPULI.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, memberikan tanggapan terkait penangkapan Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).

Guru Besar Hukum Tata Negara itu menilai langkah hukum yang diambil Kejagung RI sudah tepat. Menurutnya, indikasi salah urus di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) sebenarnya sudah terlihat sejak fase awal pelaksanaan.

Dia menyampaikan bahwa tata kelola pelaksanaan program MBG di bawah kepemimpinan Dadan terkesan ugal-ugalan dan mengabaikan aturan hukum yang berlaku. Dia menyoroti ada dua kelemahan mantan Kepala BGN itu, antara lain pemahaman substansial mengenai program dan minimnya pengalaman birokrasi. 

“Iya bagus, karena sebenarnya pada bulan-bulan pertama itu sudah kelihatan ugal-ugalan. Pertama, pemahamannya tentang makanan bergizi gratis itu apa, kalau dari negara bentuknya apa, kalau keperluan sehari-hari dalam ilmu gizi apa, dia tidak membedakan itu,” ucap Mahfud MD, Sabtu (6/6/2026). 

Selain masalah konsep, Mahfud juga menilai Dadan tidak memiliki rekam jejak mumpuni di pemerintahan. Sehingga Dadan dinilai buta terhadap regulasi anggaran negara. 

“Pak Dadan itu tidak punya pengalaman di birokrasi, tidak mengerti hukum keuangan negara. Seakan-akan semua bisa dilakukan seenaknya,” ujar dia. 

Anggota Komisi Reformasi Polri itu menuturkan, sejumlah pihak telah mengingatkan pemerintah terkait lemahnya tata kelola program MBG, mulai dari konsep hingga teknis pelaksanaannya. Bahkan gelombang kritik sudah bergulir sejak muncul kasus keracunan massal pada tiga bulan pertama program MBG berjalan. 

“Kami kan sudah berteriak bahwa MBG ini bagus sebagai program, tapi tata kelolanya sangat buruk. Kami pada waktu itu meminta agar dievaluasi. Tapi tidak pernah didengarkan. Sekarang baru terasa, ratusan miliar kan (kerugian negara),” katanya. 

Secara lugas, Mahfud juga mengatakan bahwa Dadan Cs tidak memiliki kompetensi dalam menjalankan fungsinya. Hal itu terbukti dari hancurnya tata kelola program tersebut serta banyak ditemukannya surat kontrak bermasalah yang tidak ada relevansi dengan program MBG. 

“Ya memang tidak ada kompetensinya, nyatanya buruk semua. Semua kontrak-kontrak itu bermasalah. Kontrak yang semuanya dibuat itu banyak hal-hal tidaj relevan dengan urusan MBG. Termasuk pengadaan sepeda motor itu,” paparnya. 

Dia pun memberi sinyal bahwa apa yang sudah diungkap oleh Kejagung saat ini masih sebatas permukaan. Dia menyebut skandal yang dilakukan Dadan jauh lebih parah. 

“Dan lebih parah lagi sebenarnya daripada yang terungkap sekarang. Nanti akan terungkap di pengadilan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: Badan Gizi NasionalBGNDadan HindayanaMahfud MDProgram Makan Bergizi Gratis (MBG)

Related Posts

Mahfud MD

Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Mahfud MD Minta Pemerintah Yakinkan Publik

June 8, 2026
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

ICW Sebut Korupsi Program MBG Sistemik: Dari Konflik Kepentingan hingga Bagi-Bagi Proyek Politik

June 6, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang.

Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional, Ini Profil dan Rekam Jejak Nanik S. Deyang

June 4, 2026
Cuplikan trailer film Pesta Babi.

Mahfud MD Sebut Pelarangan Film Pesta Babi Langgar Konstitusi dan Ciptakan Kesan Otoritarianisme Baru

May 20, 2026
Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Guru Besar UMY Soroti Wacana Dapur MBG di Kampus, Tekankan Perguruan Tinggi Fokus di Tri Dharma

May 16, 2026
Next Post
Mahfud MD

Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Mahfud MD Minta Pemerintah Yakinkan Publik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.