• Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemkab Sleman Alihkan Anggaran MBG ke Sektor Lain, Termasuk Untuk Tutup Defisit APBD

Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Ibnu Pujarta, menjelaskan bahwa awalnya anggaran MBG dari APBD Sleman sebesar Rp 76,3 miliar.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
September 18, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Ibnu Pujarta.

Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Ibnu Pujarta. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sempat mengalokasikan anggaran sebesar Rp76,3 miliar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, anggaran terkait MBG kini diambil alih oleh pemerintah pusat melalui APBN.

Oleh karenanya anggaran yang sebelumnya disiapkan dalam APBD Sleman untuk program MBG kini dialihkan ke sejumlah pos pengeluaran lain.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kritik Narasi Pemerintah Soal Optimisme Ekonomi, Pakar: Buktikan Secara Ilmiah

Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Ibnu Pujarta, menjelaskan bahwa awalnya anggaran MBG dari APBD Sleman sebesar Rp 76,3 miliar. Namun karena pendanaan MBG kini sepenuhnya diambil alih pusat, dana tersebut digunakan untuk pos lain.

Di antaranya untuk pengadaan mebel sekolah dasar, rehabilitasi sekolah SD dan SMP, serta penghargaan bagi atlet pada Pekan Olahraga Daerah (Porda). Termasuk juga untuk menutup defisit APBD.

“Kalau untuk menutup defisit APBD, kami menggunakan Rp 32 miliar dari anggaran MBG yang tidak jadi digunakan,” ujar Ibnu, Kamis (18/9/2025).

Ia menerangkan bahwa anggaran awal Rp 76,3 miliar tersebut belum pernah dipakai karena arahan dari Pemerintah Provinsi memerintahkan agar dana tersebut ditempatkan di pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Namun, pada akhirnya anggaran MBG sudah dianggarkan oleh pusat.

“Kalau tidak ada anggaran dari pusat, kami tidak bisa belanja. Maka dari itu, kami manfaatkan anggaran tersebut untuk belanja, termasuk menutup defisit sebesar Rp 32 miliar. Intinya seperti itu,” katanya.

Ibnu juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran ini sudah mulai dilakukan pada tahun 2025 ini. Setelah Peraturan Daerah (Perda) disahkan pada 15 Agustus 2025 dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) perubahan telah siap. Realisasi pengeluaran kini dilakukan oleh dinas-dinas terkait.

Terkait defisit APBD, Ibnu menjelaskan bahwa APBD Perubahan memang mengalami defisit, namun defisit tersebut harus ditutup. Pada awalnya defisit APBD murni mencapai Rp 118 miliar.

Lalu di APBD Perubahan defisit menjadi Rp 100,6 miliar setelah penggunaan anggaran MBG untuk menutup kekurangan sebesar Rp 32 miliar.

“Jadi, intinya kami mengurangi belanja sebesar Rp 32 miliar untuk menutup defisit. Anggaran boleh defisit selama masih bisa ditutup lewat pembiayaan neto, yaitu selisih penerimaan pembiayaan dikurangi pengeluaran pembiayaan,” jelas Ibnu.

Ia menambahkan bahwa defisit APBD Perubahan sebesar Rp 100,6 miliar tersebut sudah ditutup dengan penerimaan pembiayaan neto dengan nilai yang sama. Sehingga kondisi keuangan daerah tetap seimbang secara anggaran.

Terkait rencana anggaran MBG untuk tahun 2026, Ibnu mengatakan bahwa untuk saat ini Pemkab Sleman belum menganggarkan kembali program tersebut. Kebijakan penyusunan anggaran tahun depan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Besok kami ada zoom meeting dengan Kemendagri untuk membahas kebijakan penyusunan anggaran 2026,” ungkapnya.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Sleman, Nur Fitri Handayani, menyampaikan APBD Murni Sleman 2025 ditetapkan sebesar Rp 3,347 triliun.

Sementara setelah perubahan naik menjadi Rp 3,388 triliun. “APBD digunakan untuk konstruksi, belanja pegawai, modal, hingga hibah bantuan sosial,” katanya.

Ia menyebut, proyek pembangunan yang menyerap anggaran cukup besar adalah pembangunan tempat parkir dan jembatan penghubung Pasar Godean. Progres pembangunan itu, kata dia, tergolong positif. “Dua proyek itu perkiraan selesai lebih awal daripada jadwal semula 20 dan 27 September 2025,” ujarnya.

Tags: anggaranBKADdefisit APBDIbnu PujartaMakan Bergizi GratisMBGSleman

Related Posts

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

May 24, 2026
ilustrasi uang Rupiah yang diwacanakan bakal dilakukan redenominasi

Kritik Narasi Pemerintah Soal Optimisme Ekonomi, Pakar: Buktikan Secara Ilmiah

May 21, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati. (Instagram/Dinkes Sleman)

Dinkes Sleman Perkuat Deteksi Dini Hantavirus, Puskesmas Jadi Garda Terdepan Penanganan

May 18, 2026
Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

May 17, 2026
polisi mengamankan lokasi kejadian ditemukanya pria bunuh diri di sebuah rumah di Margoagung, Seyegan, Sleman, DIY, Jumat (15/5/2026). (Polresta Sleman)

Pria di Seyegan Tewas dengan Luka Sayat pada Leher, Sempat Pamit Tak Kuat

May 15, 2026
Next Post
Kantor Pemkab Sleman

Pembangunan Taman Budaya Sleman Tertunda Tahun Ini, Proyek Akan Diusulkan Kembali Pada 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.