• Tentang Kami
Selasa, September 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemkab Sleman Adakan Jagongan Kalurahan Cegah Penyalahgunaan TKD Berulang

Sebetulnya pemanfaatan TKD itu dibolehkan selama sesuai aturan. Tapi agar tidak disalahgunakan, proses dan prosedurnya harus dipahami benar.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
September 24, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kegiatan bertajuk Jagongan Kalurahan di RM Sajian Kembang Turi, Rabu (24/9/2025).

Kegiatan bertajuk Jagongan Kalurahan di RM Sajian Kembang Turi, Rabu (24/9/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menaruh perhatian serius terhadap maraknya kasus penyalahgunaan Tanah Kas Desa (TKD) yang melibatkan sejumlah lurah. Hingga saat ini, sudah ada lima lurah di Bumi Sembada yang terseret kasus hukum terkait pemanfaatan TKD.

Kondisi ini mendorong Pemkab Sleman menggelar forum diskusi bersama seluruh lurah se-Kabupaten Sleman untuk memberikan pencerahan terkait pengelolaan TKD yang sesuai aturan. Forum bertajuk Jagongan Kalurahan ini mempertemukan lurah dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah Provinsi DIY, aparat penegak hukum, dan lembaga teknis lain yang berkaitan langsung dengan pengelolaan TKD.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman, Budi Pramono, menjelaskan kegiatan ini digagas sebagai respons atas meningkatnya kasus penyalahgunaan TKD. Meskipun forum ini juga merupakan agenda rutin dari pemkab.

“Ya mungkin (kasus TKD) salah satu trigger-nya, tapi ini juga agenda rutin. Paling tidak menyamakan visi dan saling tukar informasi. Supaya informasi dari (pemerintah) provinsi juga bisa tersampaikan secara langsung buat teman-teman di desa,” ujarnya di RM Sajian Kembang Turi, Rabu (24/9/2025).

Menurut Budi, salah satu kendala utama di lapangan adalah kurangnya pemahaman lurah terhadap mekanisme pengelolaan TKD yang benar. Ia menyebut kompetensi pamong kalurahan sangat beragam. Sehingga diperlukan penyamaan persepsi dan peningkatan pengetahuan secara berkala.

“Sebetulnya pemanfaatan TKD itu dibolehkan selama sesuai aturan. Tapi agar tidak disalahgunakan, proses dan prosedurnya harus dipahami benar. Jadi ini yang perlu kami terus informasikan agar kemudian sama-sama belajar terus,” tambahnya.

Dalam forum ini, sejumlah lurah juga berkesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi terkait pengelolaan tanah kas desa. Mulai dari kesulitan memahami regulasi, prosedur perizinan, hingga persoalan administrasi yang rentan menimbulkan masalah hukum.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan pentingnya pembinaan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Ia menyebut agenda ini dalam rangka memberi pencerahan kepada para lurah di Kabupaten Sleman tentang pengelolaan tanah kas desa. Supaya tidak ada kesalahan administrasi yang menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Intinya teman-teman lurah antusias bagaimana pengelolaan yang benar. Jika banyak yang kena kasus, tentu kami punya tanggung jawab moral karena dianggap pembinaanya kurang. Nah, ini dalam rangka pembinaan,” katanya.

Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi terbuka ini juga dihadiri sejumlah figur, di antaranya Cucu Sultan HB X RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, KRT Suryo Satriyanto dari Kraton Yogyakarta, KPH Yudanegara selaku Kepala Dinas PMK2PS DIY, serta Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Idham Mahdi. Hadir pula perwakilan dari Kejaksaan Negeri Sleman dan Badan Pertanahan Nasional.

Tags: Budi PramonoBupati SlemanDinas pemberdayaan masyarakat dan kalurahanharda kiswayaJagongan Kalurahantanah kas desaTKD

Related Posts

Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Pererat Sinergi dengan PDAM, Forpamnas Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum

Pererat Sinergi dengan PDAM, Forpamnas Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum

Juli 18, 2026
Satu unit alat berat ekscavator dikerahkan untuk membongkar bangunan liar di atas saluran irigasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (1/7/2026).

Komitmen Pemkab Sleman Tertibkan Bangunan Liar di Atas Saluran Irigasi hingga TKD

Juli 2, 2026
Mantan Jagabaya Kalurahan Condongcatur dibawa oleh anggota Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY usai ditetapkan menjadi tersangka penyalahgunaan Tanah Kas Desa di Padukuhan Pringwulung bersama mantan Lurah Condoncatur berinisial R, Selasa (30/6/2026).

Eks Jagabaya dan Lurah Condongcatur Ditetapkan Tersangka Kasus TKD Pringwulung, Kerugian Negara Capai Rp4,2 Miliar

Juli 1, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat meresmikan Gadai Preneur Space Lempuyangan, Tegalpanggung, Danurejan, Kota Yogyakarta, Kamis (25/9/2025).

Wali Kota Yogyakarta Ingin Hadirkan Warung Milik Rakyat, Yakin Bisa Kuasai Konsumsi Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.