• Tentang Kami
Tuesday, August 25, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemkot Yogyakarta Intensifkan Pembatasan Plastik Sekali Pakai, Wali Kota Hasto Wardoyo: Tiga Bulan Sosialisasi

Pemkot Yogyakarta berencana memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas alternatif bagi masyarakat agar transisi dari plastik ke bahan yang lebih ramah lingkungan dapat berjalan efektif.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 22, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. (populi.id/Gregorius Bramantyo)

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. (populi.id/Gregorius Bramantyo)

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4/3479/2025 terkait pelaksanaan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. SE ini diterbitkan sebagai langkah optimalisasi atas Peraturan Wali Kota (Perwal) Yogyakarta Nomor 40 Tahun 2024 tentang Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan saat ini kebijakan masih berfokus pada tahap edukasi, advokasi, dan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, terutama di pasar tradisional serta supermarket. Ia menegaskan pentingnya indikator yang jelas untuk mengukur efektivitas kebijakan ini.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

“Saya mengukurnya masih belum punya indikator yang beda dengan (gerakan) ember. Saya sudah punya indikator mengukur sampah organik yang gerakan Mas JOS itu, kemarin 800 ember, hari ini 805 ember, itu saya bisa mengukur. Nah, yang sampah organik di toko-toko dan supermarket itu saya nanti ngukurnya memang pasar,” jelasnya di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Rabu (23/10/2025).

Hasto menegaskan, meskipun saat ini sifat kebijakan masih persuasif, namun dalam waktu dekat pihaknya akan mengambil langkah yang lebih tegas.

“Paling telat tiga bulan sudah kami buat lebih tegaslah, terutama untuk supermarket-supermarket dan pasar juga. Tapi tentu harus dibarengi dengan fasilitasi,” tambahnya.

Pemkot Yogyakarta berencana memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas alternatif bagi masyarakat agar transisi dari plastik ke bahan yang lebih ramah lingkungan dapat berjalan efektif.

“Bukan berarti saya harus bagi tas, meskipun cuma harga Rp 5.000, tapi tasnya itu bisa untuk dipakai ulang. Saya bisa bagi ke pasar misalnya,” ujar Hasto.

Lebih lanjut, Hasto juga menyinggung kontribusi pelaku UMKM kuliner yang kerap menggunakan plastik untuk layanan takeaway. Menurutnya, regulasi khusus masih dalam tahap penggodokan dan akan dituangkan dalam perwal yang lebih kuat di masa mendatang.

“Saat ini memang baru pembatasan, tapi ke depan menuju ke pelarangan, mungkin diimbangi dengan fasilitasi dan alternatifnya. Tapi kan harus ada hearing publik supaya ada payung hukum yang kuat. Supaya kalau saya didebat atau ekstremnya disomasi, saya tidak kalah, karena prosesnya melalui prosedur yang benar,” beber Hasto.

Meski belum menetapkan timeline resmi menuju pelarangan total, Hasto menyebut masa sosialisasi tiga bulan ke depan sebagai tahap penting untuk mengukur respons publik. Ia menyebut timeline harus dituangkan dalam perwal tersebut. Menurutnya, waktu tiga bulan untuk sosialisasi dianggap cukup.

“Sampai Desember itu cukup untuk sosialisasi, untuk melihat-lihat respons publik seperti apa. Ketika kami tiga bulan ini sosialisasi, kami punya kepercayaan diri, ini mampu atau ragu-ragu, itu kalau kami sudah pemanasan dulu tiga bulan,” tuturnya.

Hasto menekankan transisi dari plastik sekali pakai bukan hal yang mudah. Mengingat plastik selama ini masih menjadi andalan masyarakat. Namun, ia optimistis dengan pendekatan bertahap dan disertai dukungan fasilitas, perubahan perilaku bisa tercapai.

“Saya belum membuat perwalnya, baru saya godok. Saya juga baru menyiapkan,” katanya.

Tags: hasto wardoyopembatasanPemkot Yogyakartaplastik sekali pakaisampahsosialisasi

Related Posts

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi (P3MI) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu,, saat ditemui di Balaikota pada Kamis (30/7/2026).

Pemkot Yogyakarta Perluas Vaksin HPV Gratis ke Anak Laki-laki

July 31, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Next Post
Kepala Program Magister Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Endah Saptutiningsih, M.Si.,

Tantangan Sistem Transportasi Hijau di Yogyakarta, Akademisi UMY: Perlu Kolaborasi Bersama Semua Elemen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.