• Tentang Kami
Wednesday, July 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Waspadai Kandungan Mikroplastik dari Air Hujan, Bisa Picu Risiko Kanker Kulit

Mikroplastik di udara akan mengikuti siklus air, sehingga saat hujan turun, partikel ini bisa mengenai kulit kita. Mikroplastik dapat bersifat sebagai iritan atau alergen

byredaksi
November 8, 2025
in headline, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi hujan

Ilustrasi hujan. [pexels/Ruyat Supriazi]

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Belakangan ini publik dikejutkan oleh temuan mikroplastik dalam air hujan di berbagai wilayah Indonesia. Dari sudut pandang medis, paparan mikroplastik tidak hanya berisiko bagi organ dalam tubuh, tetapi juga dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan kulit.

Hal tersebut dijelaskan oleh dr. Nafiah Chusniyati, M.Sc., Sp.DVE., FINSDV, FAADV, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di RS PKU Muhammadiyah Gamping sekaligus dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mengutip laman UMY, Sabtu (8/11/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Korupsi Kepala Daerah Masih Marak, Pakar UMY: Ongkos Pilkada Jadi Penyebab

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

Menurut dr. Nafiah, mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran sangat kecil yang kini telah tersebar di berbagai elemen lingkungan, mulai dari udara, air, hingga tanah. Partikel tersebut dapat ikut dalam siklus air dan menempel pada kulit manusia saat hujan turun.

“Mikroplastik di udara akan mengikuti siklus air, sehingga saat hujan turun, partikel ini bisa mengenai kulit kita. Mikroplastik dapat bersifat sebagai iritan atau alergen, terutama bagi orang yang sensitif atau pernah terpapar sebelumnya,” terang dr. Nafiah.

Paparan tersebut dapat menimbulkan reaksi peradangan pada kulit, seperti gatal, kemerahan, hingga lenting berair yang muncul beberapa hari setelah terpapar.

“Karena mikroplastik bisa bertindak sebagai iritan dan alergen, penyakit yang muncul dapat berupa dermatitis, baik dermatitis atopik maupun numularis. Ketika mantel kulit terganggu, bakteri juga lebih mudah masuk sehingga dapat timbul infeksi seperti impetigo atau folikulitis,” jelasnya.

Selain efek jangka pendek, paparan mikroplastik juga berpotensi menyebabkan kerusakan jangka panjang pada struktur kulit, khususnya pada kolagen, protein penting yang menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit.

“Mikroplastik yang menembus ke lapisan dalam kulit dapat mengganggu fungsi kolagen. Akibatnya kulit menjadi kering, elastisitas menurun, dan tanda-tanda penuaan seperti kerutan muncul lebih cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Nafiah menambahkan bahwa paparan mikroplastik dengan konsentrasi tinggi dan terus-menerus bahkan dapat mencapai DNA sel kulit, sehingga dalam jangka panjang berpotensi memicu perubahan seluler yang dapat menyebabkan kanker kulit, meskipun prosesnya berlangsung sangat lama.

Untuk mencegah dampak buruk tersebut, masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus mengurangi sumber mikroplastik di kehidupan sehari-hari.

“Langkah paling dasar adalah memastikan fungsi barier kulit tetap baik dengan menggunakan pembersih yang lembut (gentle cleanser). Hindari sabun dengan kandungan alkohol tinggi atau antiseptik berlebihan karena dapat mengikis lemak pelindung kulit,” sarannya.

Setelah mandi, penggunaan pelembap juga penting agar kulit tetap lembap dan berfungsi optimal sebagai pelindung alami tubuh.

Selain perawatan diri, dr. Nafiah juga mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta memilih bahan plastik yang lebih aman seperti PET, HDPE, atau PP.

“Hindari juga produk skincare yang mengandung mikroplastik, seperti scrub dengan partikel sintetis. Gunakan bahan alami sebagai alternatif, misalnya kopi atau garam,” tutupnya.

Tags: hujankesehatanmikroplastikNafiah Chusniyatispesialis kulitUMY

Related Posts

Ilustrasi korupsi

Korupsi Kepala Daerah Masih Marak, Pakar UMY: Ongkos Pilkada Jadi Penyebab

July 14, 2026
Ilustrasi pelecehan seksual

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

July 13, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Sementara Usai Tersangkut Dugaan Pelecehan Seksual

July 12, 2026
Ilustrasi cuaca panas ekstrem

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

July 7, 2026
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai menghadiri agenda Rapat Paripurna di DPRD DIY setelah menjalani cuti selama sepekan, Kamis (2/7/2026).

Kembali Berkantor Usai Cuti, Sri Sultan HB X Klarifikasi Soal Kesehatannya

July 3, 2026
Ilustrasi penyekapan.

Kasus Penyekapan di Bandung, Guru Besar UMY Ingatkan Pentingnya Perlindungan Korban

June 27, 2026
Next Post
Ilustrasi gangguan mental

Cap Narsistik Serampangan di Medsos, Akademisi UMY Ingatkan Bisa Timbulkan Gangguan Mental

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.