• Tentang Kami
Tuesday, July 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Korupsi Kepala Daerah Masih Marak, Pakar UMY: Ongkos Pilkada Jadi Penyebab

Pakar UMY menilai tingginya biaya politik dalam Pilkada menjadi salah satu faktor utama yang memicu berulangnya kasus korupsi kepala daerah.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
July 14, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ilustrasi korupsi

Ilustrasi korupsi. [Unsplash/Mufid Majnun]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah kembali menyita perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengintensifkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sepanjang 2026. Sampai pertengahan Juli 2026, lembaga antirasuah tersebut telah melakukan OTT terhadap 16 kepala daerah. Kasus terbaru menimpa Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang diamankan KPK dalam operasi pada 10 Juli 2026.

Menyoroti kondisi tersebut, pakar partai politik dan sistem kepartaian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ridho Al-Hamdi, menilai mahalnya ongkos politik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) menjadi salah satu penyebab utama yang mendorong terjadinya praktik korupsi di tingkat daerah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Sementara Usai Tersangkut Dugaan Pelecehan Seksual

Menurut Ridho, biaya besar yang harus dikeluarkan dalam Pilkada kerap melahirkan hubungan timbal balik antara kandidat dan pihak-pihak yang memberikan dukungan finansial.

“Pilkada bukan proses yang murah. Ketika seseorang maju sebagai kepala daerah, sering kali ada dukungan finansial yang kemudian menimbulkan utang budi politik. Situasi inilah yang berpotensi memengaruhi cara seorang kepala daerah menjalankan pemerintahannya setelah terpilih,” ujar Ridho, dilansir dari laman resmi UMY, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa praktik politik balas budi masih menjadi persoalan serius dalam demokrasi lokal. Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh kepala daerah yang terpilih, tetapi juga berimbas pada kualitas tata kelola pemerintahan secara keseluruhan.

Ridho menilai Pilkada merupakan tahapan awal dalam proses rekrutmen pemimpin daerah. Ketika proses tersebut sudah dibebani biaya politik yang tinggi, maka peluang munculnya penyimpangan setelah seseorang menjabat akan semakin besar.

“Kalau proses rekrutmennya sudah mahal, maka proses setelah seseorang menjabat juga berpotensi ikut mahal. Di sinilah integritas kepala daerah mulai diuji. Selama sistem politik kita masih memberikan ruang bagi munculnya biaya politik yang tinggi, risiko penyalahgunaan kewenangan akan tetap ada. Karena itu, pembenahan sistemik harus dimulai sejak proses pemilu dan pilkada,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Ridho mengatakan besarnya biaya politik juga berpotensi memengaruhi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menilai anggaran daerah rentan dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu apabila proses penyusunannya tidak disertai pengawasan yang kuat dan integritas para pihak yang terlibat.

Meski demikian, ia menekankan bahwa persoalan tersebut bukan hanya disebabkan oleh kelemahan sistem administrasi. Integritas individu tetap menjadi faktor utama yang menentukan apakah kewenangan digunakan demi kepentingan masyarakat atau justru disalahgunakan.

“Sistem anggaran memang penting, tetapi yang menjalankan sistem tersebut adalah manusia. Ketika integritas tidak menjadi landasan utama, berbagai mekanisme digital atau sistem pengawasan yang sudah dibangun tetap dapat diselewengkan. Karena itu, membangun karakter yang menjunjung kejujuran harus menjadi perhatian sejak pendidikan dasar hingga seseorang memasuki dunia politik,” jelas Ridho.

Ia juga berpandangan bahwa penerapan sistem pemerintahan berbasis digital (e-government) dan kewajiban transparansi APBD telah menjadi langkah positif dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. Namun, menurutnya, keterbukaan informasi tidak akan efektif tanpa penegakan hukum yang konsisten.

Karena itu, ia mendorong pemerintah memanfaatkan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Partai Politik untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pendanaan politik. Ia menilai mekanisme kampanye perlu diubah agar tidak lagi bertumpu pada biaya yang sangat besar.

Selain itu, pengawasan terhadap keuangan partai politik dan proses rekrutmen penyelenggara pemilu juga harus diperkuat agar berjalan secara independen dan akuntabel.

“Reformasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem pemilu, pendanaan politik, hingga pengawasan ketat keuangan partai politik. Penyelenggara pemilu juga harus direkrut melalui mekanisme yang benar-benar independen sehingga mampu menjaga integritas proses demokrasi. Selama biaya politik masih tinggi, potensi korupsi kepala daerah akan selalu menjadi ancaman laten bagi tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.

Tags: kepala daerahKorupsipakar UMYPilkadaRidho Al-HamdiUMY

Related Posts

Ilustrasi pelecehan seksual

Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta pada 2026, Ini Daftar Perkaranya

July 13, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Sementara Usai Tersangkut Dugaan Pelecehan Seksual

July 12, 2026
Ilustrasi korupsi. (Foto: dok.Hol)

Mantan Penyidik KPK Ungkap Modus Korupsi Kepala Daerah, Biaya Politik Mahal Jadi Pemicu

July 12, 2026
Polri melakukan penggeledahan di Cafe de'Clan Signature terkait dugaan korupsi di PLN

7 Fakta Penggeledahan Cafe de’Clan Cipete: Brankas Rahasia hingga Temuan Uang Fantastis

July 9, 2026
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Erick Thohir Siap Jembatani Pemda DIY dan KPK Terkait Status Hukum Stadion Mandala Krida

July 9, 2026
Ilustrasi cuaca panas ekstrem

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

July 7, 2026
Next Post
Satres Narkoba Polres Bantul menyita bafang bukti berupa 24 tablet Alprazolam dari pemuda berinisial BABI (24) asal Kota Yogyakarta, Senin (13/7/2026). (Polres Bantul)

Polisi Amankan Pemuda di Bantul Gegara Simpan 24 Tablet Alprazolam Tanpa Izin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.