• Tentang Kami
Sunday, July 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mantan Penyidik KPK Ungkap Modus Korupsi Kepala Daerah, Biaya Politik Mahal Jadi Pemicu

Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menilai korupsi kepala daerah terus berulang karena tingginya biaya politik, lemahnya integritas, dan praktik penyalahgunaan anggaran serta jabatan untuk mengembalikan modal politik.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
July 12, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi korupsi. (Foto: dok.Hol)

Ilustrasi korupsi. (Foto: dok.Hol)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Fenomena korupsi yang menjerat kepala daerah di Indonesia dinilai telah menjadi siklus klasik yang terus berulang dengan pola yang hampir serupa. Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, mengungkapkan bahwa para pejabat daerah yang terlibat korupsi sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu untuk ditangkap karena modus yang mereka gunakan sangat terbaca.

Menurut Yudi, dorongan utama di balik tindakan koruptif ini sering kali berakar pada biaya politik yang sangat mahal. Gaji resmi seorang bupati, walikota, atau gubernur dianggap tidak akan mampu menutup beban utang kampanye maupun tuntutan dari para penyokong dana atau bohir.

BERITA MENARIK LAINNYA

4 Kepala Daerah Jawa Tengah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Ini Daftar Kasusnya

7 Fakta Penggeledahan Cafe de’Clan Cipete: Brankas Rahasia hingga Temuan Uang Fantastis

“Kepala daerah ini sedang kepepet untuk membutuhkan uang banyak. Bohir-bohir sudah menanti. Faktanya kan gaji bupati enggak besar, gaji walikota enggak besar, gaji gubernur enggak besar,” ujar Yudi di kanal YouTube Fristian Griec Media, dikutip Sabtu (11/7/2026).

Ia menambahkan bahwa para pejabat ini sering kali ditagih utang politik yang mencapai puluhan miliar rupiah segera setelah menjabat.

Yudi membeberkan beberapa modus utama yang sering ditemukan dalam penyidikan kasus korupsi daerah. Pertama adalah begal anggaran yang biasanya menyasar proyek-proyek besar di Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ia menyebut Dinas PU sebagai “mata air” sekaligus sumber mata uang bagi kepala daerah karena memiliki pos anggaran terbesar.

“Pasti begal anggaran, pasti meras anak buah. Kalau ada kepala daerah OTT-nya kena sama kepala dinas PU, itu pasti anggaran karena paling besar ada di kepala dinas PU,” jelasnya.

Selain permainan proyek, praktik jual beli jabatan juga masih marak terjadi. Hal ini diperparah dengan budaya birokrasi yang disebut Yudi sebagai mentalitas “Yes Bos”. Para pejabat daerah seringkali diangkat bukan berdasarkan sistem merit, melainkan karena loyalitas buta. Sehingga mereka tidak berani menolak perintah atasan yang melanggar hukum.

Yudi juga menyoroti tren baru di mana kepala daerah mulai menempatkan keluarga inti seperti istri, anak, hingga ipar dalam posisi strategis di birokrasi. Meski secara prosedur sering kali diklaim legal melalui lelang jabatan, Yudi menilai kondisi tersebut justru menempatkan keluarga pejabat di bawah sorotan publik sekaligus pengawasan aparat penegak hukum.

Sifat korupsi di tingkat daerah juga dinilai masih sangat primitif atau bersifat cash and carry (tunai) karena kebutuhan mendesak untuk membayar modal politik atau merawat konstituen. Yudi menegaskan bahwa pada akhirnya, faktor utama penyebab korupsi bukan sekadar sistem, melainkan keserakahan individu atau greed.

“Ketika seorang koruptor ketangkap, itu bukan hanya permasalahan alat bukti, bukan permasalahan informasi, tetapi karena dia sudah greed (rakus),” tegas Yudi.

Meski pemerintah telah menerapkan berbagai sistem pengawasan digital seperti e-budgeting hingga e-catalog, Yudi menyebut sistem tersebut masih sangat mungkin untuk diakali oleh mereka yang tidak memiliki integritas.

Ia mengingatkan para calon pemilih untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin sejak masa kampanye. Jika seorang calon sudah mulai menawarkan uang untuk membeli suara, hal itu merupakan indikasi awal bahwa ia akan mencari cara untuk mengembalikan modal tersebut saat menjabat nanti.

“Sebagai pemilih, kita punya kontribusi untuk bisa benar-benar ikut menyaring kepala-kepala daerah. Minimal waktu pas pilkada dia sudah mulai nawarin duit, nah calon-calon koruptor nih. Karena kan yang dia kasih ke kita nanti akan dicari buat balik modal saat dia menjabat,” tandasnya.

Tags: kepala daerahKorupsiKPKpenyidikYudi Purnomo Harahap

Related Posts

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

4 Kepala Daerah Jawa Tengah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Ini Daftar Kasusnya

July 12, 2026
Polri melakukan penggeledahan di Cafe de'Clan Signature terkait dugaan korupsi di PLN

7 Fakta Penggeledahan Cafe de’Clan Cipete: Brankas Rahasia hingga Temuan Uang Fantastis

July 9, 2026
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Erick Thohir Siap Jembatani Pemda DIY dan KPK Terkait Status Hukum Stadion Mandala Krida

July 9, 2026
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

Eks Komisioner KPK Desak Menhut Raja Juli Antoni Diproses: Pengembalian Uang Tak Hapus Pidana

July 7, 2026
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

Ini 3 Modus Korupsi MBG yang Diungkap Kejagung: SPPG, Motor Listrik, dan Ompreng

July 6, 2026
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Korupsi Ompreng MBG Seret Brigjen Polisi, Eks Ketua Komnas HAM: Sudah Lewati Batas Kemanusiaan

July 6, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.