• Tentang Kami
Jumat, Agustus 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mantan Penyidik KPK Ungkap Modus Korupsi Kepala Daerah, Biaya Politik Mahal Jadi Pemicu

Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menilai korupsi kepala daerah terus berulang karena tingginya biaya politik, lemahnya integritas, dan praktik penyalahgunaan anggaran serta jabatan untuk mengembalikan modal politik.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
Juli 12, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi korupsi. (Foto: dok.Hol)

Ilustrasi korupsi. (Foto: dok.Hol)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Fenomena korupsi yang menjerat kepala daerah di Indonesia dinilai telah menjadi siklus klasik yang terus berulang dengan pola yang hampir serupa. Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, mengungkapkan bahwa para pejabat daerah yang terlibat korupsi sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu untuk ditangkap karena modus yang mereka gunakan sangat terbaca.

Menurut Yudi, dorongan utama di balik tindakan koruptif ini sering kali berakar pada biaya politik yang sangat mahal. Gaji resmi seorang bupati, walikota, atau gubernur dianggap tidak akan mampu menutup beban utang kampanye maupun tuntutan dari para penyokong dana atau bohir.

BERITA MENARIK LAINNYA

Skandal Korupsi Berlapis Terungkap, Bupati Pemalang dan Pegawai KPK Jadi Tersangka

Dari BUMN ke Bupati Pemalang, Ini Rekam Jejak Anom Widiyantoro yang Terjerat OTT KPK

“Kepala daerah ini sedang kepepet untuk membutuhkan uang banyak. Bohir-bohir sudah menanti. Faktanya kan gaji bupati enggak besar, gaji walikota enggak besar, gaji gubernur enggak besar,” ujar Yudi di kanal YouTube Fristian Griec Media, dikutip Sabtu (11/7/2026).

Ia menambahkan bahwa para pejabat ini sering kali ditagih utang politik yang mencapai puluhan miliar rupiah segera setelah menjabat.

Yudi membeberkan beberapa modus utama yang sering ditemukan dalam penyidikan kasus korupsi daerah. Pertama adalah begal anggaran yang biasanya menyasar proyek-proyek besar di Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ia menyebut Dinas PU sebagai “mata air” sekaligus sumber mata uang bagi kepala daerah karena memiliki pos anggaran terbesar.

“Pasti begal anggaran, pasti meras anak buah. Kalau ada kepala daerah OTT-nya kena sama kepala dinas PU, itu pasti anggaran karena paling besar ada di kepala dinas PU,” jelasnya.

Selain permainan proyek, praktik jual beli jabatan juga masih marak terjadi. Hal ini diperparah dengan budaya birokrasi yang disebut Yudi sebagai mentalitas “Yes Bos”. Para pejabat daerah seringkali diangkat bukan berdasarkan sistem merit, melainkan karena loyalitas buta. Sehingga mereka tidak berani menolak perintah atasan yang melanggar hukum.

Yudi juga menyoroti tren baru di mana kepala daerah mulai menempatkan keluarga inti seperti istri, anak, hingga ipar dalam posisi strategis di birokrasi. Meski secara prosedur sering kali diklaim legal melalui lelang jabatan, Yudi menilai kondisi tersebut justru menempatkan keluarga pejabat di bawah sorotan publik sekaligus pengawasan aparat penegak hukum.

Sifat korupsi di tingkat daerah juga dinilai masih sangat primitif atau bersifat cash and carry (tunai) karena kebutuhan mendesak untuk membayar modal politik atau merawat konstituen. Yudi menegaskan bahwa pada akhirnya, faktor utama penyebab korupsi bukan sekadar sistem, melainkan keserakahan individu atau greed.

“Ketika seorang koruptor ketangkap, itu bukan hanya permasalahan alat bukti, bukan permasalahan informasi, tetapi karena dia sudah greed (rakus),” tegas Yudi.

Meski pemerintah telah menerapkan berbagai sistem pengawasan digital seperti e-budgeting hingga e-catalog, Yudi menyebut sistem tersebut masih sangat mungkin untuk diakali oleh mereka yang tidak memiliki integritas.

Ia mengingatkan para calon pemilih untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin sejak masa kampanye. Jika seorang calon sudah mulai menawarkan uang untuk membeli suara, hal itu merupakan indikasi awal bahwa ia akan mencari cara untuk mengembalikan modal tersebut saat menjabat nanti.

“Sebagai pemilih, kita punya kontribusi untuk bisa benar-benar ikut menyaring kepala-kepala daerah. Minimal waktu pas pilkada dia sudah mulai nawarin duit, nah calon-calon koruptor nih. Karena kan yang dia kasih ke kita nanti akan dicari buat balik modal saat dia menjabat,” tandasnya.

Tags: kepala daerahKorupsiKPKpenyidikYudi Purnomo Harahap

Related Posts

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, berjalan menuju mobil tahanan dari Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Skandal Korupsi Berlapis Terungkap, Bupati Pemalang dan Pegawai KPK Jadi Tersangka

Juli 31, 2026
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Dari BUMN ke Bupati Pemalang, Ini Rekam Jejak Anom Widiyantoro yang Terjerat OTT KPK

Juli 29, 2026
Tiga penyidik dihadirkan oleh Termohon Kejaksaan Negeri Sleman dalam sidang permohonan praperadilan Raudi Akmal di PN Sleman, Jumat (24/7/2026).

Penyidik Sebut Kantongi 6 Bukti Baru, Kejari Sleman Yakin Penetapan Tersangka Raudi Akmal Sah

Juli 27, 2026
Saksi ahli pidana, Chairul Huda, dihadirkan oleh pihak pemohon Raudi Akmal dalam sidang praperadilan kasus dugaan korupsi hibah pariwisata di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (23/7/2026).

Sidang Praperadilan Raudi Akmal, Ahli Sebut Trading Influence Belum Jadi Delik di Indonesia

Juli 24, 2026
Mantan DIrut Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar (CA) tersangka korupsi pakan satwa Rp10,2 miliar.

7 Fakta Skandal Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Dugaan Foya-foya hingga Anggaran Satwa Disunat

Juli 23, 2026
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Thony Saut Situmorang.

Krisis Integritas Penegak Hukum, Eks Pimpinan KPK Dorong Budaya Saling Tangkap

Juli 21, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.