• Tentang Kami
Friday, January 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Angka Kesembuhan TBC di Kota Yogyakarta Baru Sentuh 80 Persen

Di tingkat Kota Yogyakarta, angka kesembuhan TBC masih berada di bawah target nasional 90 persen. Tahun lalu, tingkat keberhasilan pengobatan hanya sekitar 86 persen.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
December 1, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu.

Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kasus tuberkulosis (TBC) di Kota Yogyakarta masih menjadi perhatian serius dinas kesehatan (dinkes). Terutama karena angka kesembuhan belum memenuhi target nasional dan penularannya terus terjadi di berbagai lingkungan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu, mengatakan tingginya kasus TBC di Indonesia maupun di tingkat kota patut diwaspadai karena penyakit tersebut dapat menular dengan mudah melalui udara. Ia menyebut situasi tersebut sangat memprihatinkan karena TBC dapat menyerang siapapun dan mudah menular melalui udara.

“Indonesia berada di posisi kedua dunia. Ini sangat mengkhawatirkan karena penularannya lewat udara dan semua orang berisiko tertular,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Di tingkat Kota Yogyakarta, angka kesembuhan TBC masih berada di bawah target nasional 90 persen. Tahun lalu, tingkat keberhasilan pengobatan hanya sekitar 86 persen. Sementara tahun ini diperkirakan baru mendekati 80 persen.

“Belum pernah tembus 90 persen. Pasien yang sudah berobat saja tidak semuanya sembuh tuntas, sehingga masih memiliki potensi menularkan,” ungkap Endang.

Endang juga menyoroti meningkatnya kasus TBC resisten obat (TB RO), yang sebagian besar disebabkan pasien menghentikan pengobatan sebelum waktunya. Pengobatan TBC minimal berlangsung enam bulan dan harus diminum setiap hari tanpa terputus.

“Banyak yang merasa sudah sehat lalu berhenti minum obat. Ada yang bosan, ada yang terkendala jarak ke fasilitas kesehatan. Hal-hal seperti ini memicu resistensi obat,” jelasnya.

Saat ini, penggunaan tes cepat molekuler (TCM) memungkinkan tenaga kesehatan mendeteksi lebih awal apakah pasien menderita TBC yang sensitif atau resisten terhadap obat.

Epidemiolog Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta, Setyo Gati Candra Dewi, mengungkapkan sejak awal 2025 hingga pertengahan November, terdapat 1.161 kasus TBC yang tercatat di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Yogyakarta. Termasuk di 18 puskesmas, 18 rumah sakit, klinik, dan praktek dokter. Namun, tidak seluruhnya merupakan warga Kota Yogyakarta.

“Dari total 1.161 kasus, hanya sekitar 590 yang berdomisili di Kota Yogyakarta. Biasanya setiap tahun hanya 50–60 persen yang benar-benar warga kota,” jelasnya.

Jumlah tersebut juga lebih tinggi dibanding estimasi pusat, yakni sekitar 1.034 kasus TBC selama 2025.

Untuk menekan penularan, dinkes melakukan investigasi kontak pada setiap pasien yang ditemukan. Kontak erat diperiksa gejalanya, sedangkan kontak sehat diberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT). Upaya penelusuran juga digencarkan di sekolah hingga tempat kerja.

“Harus tetap waspada karena penularan dapat terjadi di mana saja, di kantor, sekolah, pasar, hingga transportasi umum. Masker sangat penting,” tandas Gati.

Tags: Dinkes Kota YogyakartaEndang Sri RahayuSetyo Gati Candra DewiTBCTuberkulosisYogyakarta

Related Posts

Wisatawan mencoba fasilitas air siap minum yang disediakan Pemkot Yogyakarta di kawasan Malioboro. [Dok Pemkot Yogyakarta]

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

January 14, 2026
Lincah.id & Gelaskaca Productions Hadirkan “Let’s Poppin! YK”: An Intimate Concert Across Generation” menghadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

January 13, 2026
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

January 12, 2026
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

January 12, 2026
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Next Post
Angkutan umum roda tiga bajaj melintas di kawasan Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.

Polemik Bajaj di Yogyakarta: Maxride Klaim Legal, Pemkot Prioritaskan Transportasi Tradisional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.