• Tentang Kami
Sabtu, September 5, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Polemik Bajaj di Yogyakarta: Maxride Klaim Legal, Pemkot Prioritaskan Transportasi Tradisional

Budhie Trisaputra, menegaskan seluruh armada Bajaj Maxride yang beroperasi di kota tersebut memiliki kelengkapan legalitas.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
Desember 1, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Angkutan umum roda tiga bajaj melintas di kawasan Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.

Angkutan umum roda tiga bajaj melintas di kawasan Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Polemik mengenai keberadaan bajaj sebagai moda transportasi di Yogyakarta kembali mengemuka setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota yang melarang kendaraan tersebut beroperasi. Di tengah situasi itu, Maxride Indonesia bersama Bajaj RE berupaya mendukung ekosistem bisnis lokal melalui kerja sama dengan para pelaku UMKM di DIY.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

Lima Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ireda Yogyakarta Dibekuk, Korban Ternyata Salah Sasaran

General Manager PT Max Auto Indonesia selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Bajaj RE, Antonio Gratiano, menyampaikan pihaknya terus berupaya memperkuat ekosistem usaha lokal di Yogyakarta. Ia menuturkan, Bajaj RE telah menjalin kemitraan dengan berbagai jenama lokal sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan UMKM dan penguatan peran transportasi lokal dalam roda ekonomi kreatif Yogyakarta.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dukungan Bajaj terhadap keberlanjutan UMKM serta upaya memperkuat keterlibatan transportasi lokal dalam rantai ekonomi kreatif Jogja,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Di sisi lain, Maxride disebut telah membuka ribuan lapangan kerja di sejumlah kota di Indonesia. Antonio menyebut pihaknya berharap manfaat serupa dapat diperluas di DIY sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas perkotaan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Mereka juga mendorong adanya solusi yang seimbang antara regulasi, kenyamanan publik, serta kepentingan UMKM agar Bajaj tetap dapat hadir sebagai moda transportasi yang memberikan manfaat bagi warga Yogyakarta.

City Manager Maxride Kota Yogyakarta, Budhie Trisaputra, menegaskan seluruh armada Bajaj Maxride yang beroperasi di kota tersebut memiliki kelengkapan legalitas.

“Setiap kendaraan sudah mengantongi SRUT dan SUT yang diterbitkan Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Selain itu, aplikasi Maxride juga telah mengantongi izin Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dari Kementerian Komunikasi dan Digital.

Ia menambahkan, semua unit bajaj yang digunakan merupakan kendaraan pribadi berpelat hitam dan dilengkapi STNK serta TNKB resmi dari Polri. Budhie berharap manfaat sosial dan peluang ekonomi yang dihasilkan dapat terus berkembang di DIY, sejalan dengan visi Maxride dalam mendukung mobilitas urban dan ekonomi masyarakat.

Belum lama ini, pihak Maxride telah melakukan pertemuan resmi dengan DPRD Kota Yogyakarta untuk membuka ruang dialog terkait regulasi dan kontribusi moda transportasi Bajaj bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut, pihak Maxride menyampaikan keberatan terhadap kebijakan larangan operasi bajaj sebagai angkutan umum di Kota Yogyakarta. Sekaligus memaparkan potensi manfaat ekonomi dan sosial yang bisa diberikan moda transportasi tersebut.

Sebelumnya, Pemkot Yogyakarta mengeluarkan SE Wali Kota Nomor 100.3.4/3744 Tahun 2025 yang melarang kendaraan bermotor roda tiga beroperasi di wilayah kota. SE tersebut ditandatangani pada 31 Oktober 2025.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa kebijakan itu diambil setelah menerima arahan tertulis dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Tags: BajajBudhie Trisaputrahasto wardoyoKota YogyakartaMaxride

Related Posts

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, menunjukkan plang portabel milik oknum fotografer di Jalan Malioboro yang disita dan diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026).

Satpol PP Kota Yogyakarta Amankan 7 Plang Milik Oknum Fotografer di Jalan Malioboro

Agustus 5, 2026
Kapolsek Mergangsan, AKP Anar Faudi, dan jajarannya menunjukkan barang bukti sebilah bambu dan gesper yang digunakan pelaku pengeroyokan di Jalan Ireda, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (20/7/2026).

Lima Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ireda Yogyakarta Dibekuk, Korban Ternyata Salah Sasaran

Juli 21, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq.

Kualitas Air di Kota Yogyakarta Berstatus Waspada, DLH Dorong Warga Kelola Limbah Secara Tepat

Juli 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

Juli 14, 2026
Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

Juli 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

Juli 12, 2026
Next Post
Ilustrasi dokter atau tenaga medis

Jumlah Dokter di Indonesia Jauh dari Ideal, Ini Implikasinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.