• Tentang Kami
Tuesday, February 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Sosiolog UGM Sebut Solidaritas Sangat Diperlukan untuk Bantu Korban Bencana Banjir di Sumatra

Arie Sujito, menyebut banjir besar yang terjadi di Sumatra dan sejumlah wilayah sebagai pertanda serius bahwa tata kelola risiko belum berjalan sebagaimana mestinya di berbagai daerah.

byredaksi
December 3, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sosiolog UGM Arie Sujito. [Dok UGM]

Sosiolog UGM Arie Sujito. [Dok UGM]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Banjir besar yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November silam, kembali menunjukkan betapa rentannya masyarakat ketika cuaca ekstrem berlangsung berhari-hari.

Banyak wilayah berubah menjadi zona darurat dalam waktu singkat dan memaksa warga bergerak cepat menyelamatkan diri. Kondisi ini memperlihatkan bahwa bencana hidrometeorologi membawa dampak sosial yang jauh lebih dalam dari sekadar genangan air.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dosen UGM Soroti Tata Kelola dan Komunikasi Kebijakan BPJS Kesehatan Soal Penonaktifan PBI JKN

Kasus Bunuh Diri Anak Melonjak, Prof Koentjoro: Dampak Perubahan Sosial Akibat Media Sosial

Peristiwa bencana tersebut mengingatkan bahwa krisis cuaca kini menuntut respons sosial yang jauh lebih kuat dan terkoordinasi.

Sosiolog UGM, Arie Sujito, menyebut banjir besar ini sebagai pertanda serius bahwa tata kelola risiko belum berjalan sebagaimana mestinya di berbagai daerah.

Ia menilai bahwa ancaman perubahan iklim dan kerusakan ekologi makin nyata dan tidak bisa dipandang remeh. Situasi ini memperlihatkan lemahnya konsolidasi negara dalam merespons bencana berskala besar.

“Ini menunjukkan tantangan serius konsolidasi negara dan ancaman kerusakan ekologi,” kata Arie dilansir dari laman UGM, Rabu (3/12/2025).

Menurut Arie, masyarakat Sumatra memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi bencana, termasuk solidaritas komunitas yang tumbuh secara alami. Namun, ia melihat banyak kelompok yang berada dalam posisi rentan karena kondisi ekonomi dan lokasi tempat tinggal.

Warga yang hidup di bantaran sungai atau kawasan sempadan sering kali tidak memiliki pilihan selain tetap tinggal di area rawan. Ketika bencana datang, mereka mengalami dampak yang jauh lebih berat.

“Banyak warga dengan keterbatasan ekonomi yang tinggal di pinggiran sungai menjadi kelompok paling rentan,” ujarnya.

Arie juga menyoroti hubungan antara ketimpangan sosial dan dampak bencana yang membesar bagi kelompok tertentu. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan akses layanan dasar dan perlindungan sosial memperburuk situasi di lapangan.

Bencana yang berlangsung cepat membuat kelompok berpenghasilan rendah menghadapi tekanan yang berlapis.

Ia menegaskan bahwa situasi ini harus dilihat sebagai persoalan besar yang membutuhkan respons serius dari negara.

“Bencana seperti ini selalu membuat kelompok rentan secara ekonomi mengalami dampak paling berat,” tutur Arie.

Solidaritas warga tetap menjadi penopang utama di fase awal bencana, terutama ketika akses bantuan resmi belum sepenuhnya tiba. Komunitas bergerak membuka ruang aman, mengumpulkan logistik, dan menopang kebutuhan dasar warga lain yang kesulitan.

Menurut Arie, kekuatan solidariras sosial ini adalah modal besar, namun belum cukup jika tidak diperkuat oleh kehadiran negara. Skala bencana membuat peran pemerintah tetap menjadi unsur paling menentukan.

“Solidaritas tumbuh kuat, tetapi skala bencana besar tetap membutuhkan peran negara dengan resource yang besar,” tegasnya

Ia menilai negara harus memprioritaskan evakuasi, kebutuhan dasar, dan penyediaan hunian sementara sebagai langkah darurat yang tidak bisa ditunda.

Pemenuhan makan, minum, obat-obatan, pakaian, dan ruang tinggal aman adalah landasan awal pemulihan. Arie menekankan bahwa langkah-langkah tersebut harus dibarengi perencanaan jangka menengah yang jelas agar masyarakat dapat bangkit lebih cepat. Pemulihan sosial membutuhkan dukungan logistik dan koordinasi lintas sektor yang kuat.

“Negara harus berperan besar memproteksi masyarakat mulai dari evakuasi hingga pemenuhan kebutuhan dasar,” ujar Arie.

Dalam fase pascabencana, Arie mengingatkan bahwa trauma sosial sering muncul bersamaan dengan kerugian fisik yang dialami warga. Karena itu pemulihan tidak berhenti pada perbaikan rumah atau sarana umum saja, tetapi juga pada upaya memulihkan rasa aman dan daya tahan komunitas.

Ia menekankan perlunya layanan dukungan yang cepat agar masyarakat tidak terjebak dalam situasi pasca–krisis yang berkepanjangan.

Bagi Arie, ini adalah pengalaman penting yang menegaskan perlunya perencanaan lintas sektor yang lebih kuat. “Krisis seperti ini menuntut perpaduan kinerja pemerintah pusat, daerah, dan lintas sektor,” pungkasnya.

Tags: Arie SujitobencanasolidaritassosiologSumatraUGM

Related Posts

BPJS Kesehatan. (Dok. BPJS Kesehatan)

Dosen UGM Soroti Tata Kelola dan Komunikasi Kebijakan BPJS Kesehatan Soal Penonaktifan PBI JKN

February 19, 2026
Ilustrasi kesehatan mental

Kasus Bunuh Diri Anak Melonjak, Prof Koentjoro: Dampak Perubahan Sosial Akibat Media Sosial

February 16, 2026
Ilustrasi ojol atau ojek online

Jutaan Ojol Hidup Sulit, Akademisi UGM Desak Regulasi yang Jelas Soal Upah hingga Jamsos

February 13, 2026
Ilustrasi disabilitas

Mayoritas Kampus di Indonesia Urung Ramah Disabilitas

February 10, 2026
ilustrasi kecanduan game

Ngeri, Ini Efek Buruk Kecanduan Game

January 27, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya meninjau rumah di Pakem yang terdampak bencana hujan deras dan angin kencang, Senin (19/1/2026)

Pemkab Sleman Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana di Pakem

January 19, 2026
Next Post
Empat tersangka kasus pembunuhan di Wirobrajan dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (3/12/2025).

Pemuda Tewas Dianiaya Empat Pelaku di Wirobrajan Yogyakarta, Pemicunya Soal Tunggakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.