• Tentang Kami
Senin, September 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

10 Fakta Persidangan Perkara Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Arahan Bupati hingga Chat Raudi Akmal

dalam pekan ini, sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata di Kabupaten Sleman tahun anggaran 2020.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
Januari 23, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Sidang lanjutan perkara korupsi dana hibah pariwisata menghadirkan saksi Hendra Adi Riyanto yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Subbagian Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Kabupaten Sleman.

Sidang lanjutan perkara korupsi dana hibah pariwisata menghadirkan saksi Hendra Adi Riyanto yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Subbagian Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Kabupaten Sleman.

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman tahun anggaran 2020 yang digelar pekan ini di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta mengungkap sejumlah fakta krusial.

Pada Senin (19/1/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi yang terkait dengan proses hingga penyaluran dana hibah pariwisata tahun anggaran 2020. Kedua saksi adalah Nyoman Rai Savitri (eks Kabid SDM Dispar) dan Raudi Akmal (anggota DPRD Sleman/anak terdakwa).

BERITA MENARIK LAINNYA

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Kemudian pada Rabu (21/1/2026), saksi yang dihadirkan adalah Emi Retnosasi (mantan Kabag Perekonomian Setda Sleman) dan Hendra Adi Riyanto (mantan Kasubbag Peraturan Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Sleman).

Berdasarkan kesaksian para saksi di hadapan majelis hakim, berikut ini adalah 10 fakta persidangan terkait perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman selama dua hari:

1. Arahan Bupati untuk Sukseskan Pilkada 2020

Saksi Emi Retnosasi mengungkapkan fakta mengenai pertemuan di Rumah Dinas Bupati pada Oktober 2020. Dalam pertemuan tersebut, terdakwa Sri Purnomo mengarahkan agar dana hibah pariwisata disalurkan kepada kelompok masyarakat (pokmas) agar manfaatnya dirasakan luas. Emi secara gamblang menyebut ada misi politik di balik arahan tersebut.

“Intinya, dengan hibah pariwisata, ada harapan bisa menyukseskan Pilkada 2020 Kabupaten Sleman,” ujar Emi merujuk pada kontestasi yang saat itu diikuti oleh istri terdakwa.

2. Penyebutan Nama Istri Bupati

Emi juga mengaku mendengar Sri Purnomo menyinggung nama istrinya, Kustini, saat memberikan arahan terkait hibah tersebut. Meskipun tidak mengingat kalimat persisnya karena disampaikan dalam bahasa Jawa, kesaksian ini memperkuat dugaan adanya kaitan antara dana hibah dengan dukungan pemenangan sang istri di Pilkada 2020.

“Sempat ada omongan untuk Ibu Kustini, istri Pak Bupati. Tapi saya tidak ingat kalimat aslinya. Sebab, Pak Bupati menyampaikannya menggunakan bahasa Jawa,” beber Emi.

3. Regulasi Perbup yang Menyimpang dari Juknis Pusat

Majelis hakim menyoroti munculnya Pasal 6 Ayat 3 dalam Peraturan Bupati (Perbup) Sleman Nomor 49 Tahun 2020 yang memperbolehkan pokmas atau desa wisata menerima hibah. Padahal, berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, aturan mengenai pemberian hibah bagi pokmas tersebut tidak ada.

Saksi Hendra Adi Riyanto mengaku sempat heran dengan munculnya istilah “rintisan desa wisata” yang tidak memiliki dasar dalam regulasi pusat.

“Saya heran kenapa muncul rintisan desa wisata. Padahal menurut pemahaman saya, revitalisasi adalah sesuatu yang sudah ada dan bisa diintervensi dengan kebijakan daerah agar tetap bertahan atau berkembang. Saya sudah sampaikan di rapat mengenai hal tersebut,” paparnya.

4. Kewenangan Penuh di Tangan Bupati

Saksi Hendra Adi Riyanto menegaskan bahwa meskipun draf Perbup disusun secara berjenjang oleh tim kecil dan dinas terkait, keputusan akhir tetap berada pada terdakwa selaku kepala daerah.

“Yang memiliki kewenangan penuh terkait penyusunan produk hukum tetap bupati sebagai kepala daerah sebagai pembuat kebijakan,” katanya.

5. Titipan Ratusan Proposal dari Anak Bupati

Fakta mengenai adanya tekanan dari pihak luar terungkap lewat kesaksian Emi Retnosasi dan Nyoman Rai Savitri. Emi mengaku menerima pesan WhatsApp dari Raudi Akmal, putra terdakwa, yang berisi daftar panjang calon penerima hibah. Pesan tersebut kemudian diteruskan kepada Nyoman dengan maksud agar pokmas-pokmas tersebut dapat difasilitasi.

“Saya pernah mendapat pesan dari Mas Raud. Isinya daftar proposal. Jumlahnya seratusan. Lalu saya teruskan pesan itu ke Bu Nyoman,” beber Emi.

6. Ratusan Proposal Masuk Sebelum Sosialisasi Resmi

Saksi Nyoman Rai Savitri membeberkan bahwa Raudi Akmal mengirimkan daftar proposal tersebut sebelum sosialisasi resmi program hibah dilaksanakan pada 5 November 2020. Hal ini mengindikasikan adanya pengaturan penerima dana hibah sejak awal. Di mana daftar calon penerima sudah ditentukan sebelum masyarakat umum mengetahui adanya program tersebut secara resmi.

“Raudi beberapa kali mengirim daftar calon proposal penerima hibah,” kata Nyoman.

7. Sindiran Hakim Soal Perdagangan Pengaruh

Keterlibatan Raudi Akmal memicu reaksi keras dari Hakim Gabriel Siallagan. Hakim menyinggung posisi Raudi sebagai anak bupati yang sangat berpengaruh terhadap mentalitas aparatur sipil negara (ASN) di lapangan.

“Siapa yang berani menolak ketika anak bupati mengajukan proposal?” sindir hakim, menanggapi dalih Raudi yang mengaku hanya menjalankan tugas sebagai anggota dewan.

8. Klaim Titipan dari Partai Politik Lain

Saat dicecar hakim, Raudi Akmal berupaya membela diri dengan mengklaim bahwa dirinya bukan satu-satunya pihak yang menitipkan proposal. Ia menyebut ada titipan serupa dari anggota DPRD dari fraksi PDIP, PKB, dan Golkar. Namun ia gagal menyebutkan nama-nama spesifik ketika diminta detailnya oleh majelis hakim.

9. Penggunaan Swakelola Tipe IV karena Kepepet

Dalam persidangan, terungkap bahwa pengelolaan dana hibah diputuskan menggunakan mekanisme swakelola tipe IV. Saksi Emi Retnosasi berdalih pilihan ini diambil karena keterbatasan waktu yang tidak memungkinkan kegiatan dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) secara normal. Namun, keputusan ini diketahui tidak dikonsultasikan dengan sekretaris daerah (Sekda) saat itu.

“Karena waktu terbatas, kami tidak mungkin melaksanakan kegiatan di organisasi perangkat daerah. Kemudian, muncul swakelola tipe IV. Saya tidak ingat siapa (yang memunculkan). Yang jelas tidak dikonsultasikan kepada Sekda Kabupaten Sleman saat itu,” terang Emi.

10. Peringatan Hakim soal Kesaksian Palsu Raudi Akmal

Melihat banyaknya keterangan yang dinilai janggal dan berbelit-belit, majelis hakim berulang kali mengingatkan saksi, khususnya Raudi Akmal, tentang ancaman pidana kesaksian palsu. Hakim menegaskan adanya konsekuensi hukum jika keterangan yang diberikan terbukti tidak benar, terutama setelah Raudi juga mencatut nama mantan Sekda Sleman dalam kesaksiannya.

Tags: dana hibah pariwisataEmi Retnosasifakta persidanganHendra Adi RiyantoKorupsiNyoman Rai SavitriRaudi AkmalSlemanSri Purnomo

Related Posts

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

September 10, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, berjalan menuju mobil tahanan dari Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Skandal Korupsi Berlapis Terungkap, Bupati Pemalang dan Pegawai KPK Jadi Tersangka

Juli 31, 2026
Next Post
Anggota DPR RI Saleh Daulay yang kondang kerap melontarkan kritik pedas. Terbaru ia melontarkan kritik pedas kepada Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

6 Kritik Pedas Saleh Daulay, Korbannya dari Menteri UMKM hingga Luhut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.