• Tentang Kami
Monday, June 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Fakta dan Kronologi Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 13, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi penganiayaan

Ilustrasi penganiayaan. [pexels/Swapnil Sharma]

0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

JAKARTA, POPULI.ID – Dunia aktivisme hak asasi manusia (HAM) Indonesia dikejutkan oleh aksi teror brutal yang menimpa Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus. Ia menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam.

Kronologi Kejadian

BERITA MENARIK LAINNYA

Rekonstruksi Kekerasan Daycare Little Aresha: Terungkap Arahan Ikat Anak hingga 8 Jam

Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Petugas TPR Parangtritis

Peristiwa bermula saat Andrie Yunus baru saja menyelesaikan perekaman siniar (podcast) di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 23.00 WIB. Siniar tersebut bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Setelah dari YLBHI, Andrie sempat mampir ke SPBU di kawasan Cikini sebelum melanjutkan perjalanan pulang dengan sepeda motornya. Sekitar pukul 23.37 WIB, saat melintas di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor matic datang dari arah berlawanan dan mendekati korban.

Tanpa peringatan, pelaku menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh Andrie. Cairan korosif tersebut mengenai bagian depan dan samping kanan tubuh korban. Setelah melancarkan aksinya, para pelaku melarikan diri ke arah Jalan Salemba Raya dan sempat menjatuhkan sebuah gelas berbahan stainless steel.

Kondisi Korban

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius sebanyak 24 persen di sekujur tubuhnya. Area yang terdampak meliputi mata, wajah, dada, tangan kanan, dan tangan kiri. Bahkan, sebagian baju yang dikenakan korban dilaporkan meleleh akibat reaksi kimia tersebut.

Saat ini, Andrie tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Ia ditangani oleh tim medis yang terdiri dari enam dokter spesialis, termasuk spesialis mata, THT, syaraf, dan kulit. Korban juga dijadwalkan menjalani operasi mata berupa cangkok jaringan membran amnion dengan bius lokal.

Ciri-Ciri Pelaku

Berdasarkan informasi yang dihimpun KontraS, pelaku berjumlah dua orang laki-laki yang menggunakan satu unit sepeda motor, diduga jenis Honda Beat keluaran tahun 2016-2021. Berikut rincian ciri-cirinya:

• Pengendara (Pelaku Pertama): Menggunakan helm hitam, kaos kombinasi warna putih-biru, dan celana gelap yang diduga berbahan jeans.
• Penumpang (Pelaku Kedua): Menggunakan penutup wajah atau buff hitam, kaos biru tua, dan celana panjang biru berbahan jeans yang dilipat menjadi pendek.

Polisi Diminta Usut Tuntas

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengecam keras serangan ini dan menyebutnya sebagai upaya pembungkaman terhadap pembela HAM.

“Korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan sepeda motornya. Upaya penyiraman air keras terhadap korban dapat mengakibatkan luka fatal yang serius hingga meninggal,” ungkapnya.

Selain itu, ia mendesak polisi untuk mengusut tuntas motif di balik aksi ini.

“Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil,” tegas Dimas.

Penyerangan ini diduga kuat berkaitan dengan aktivitas Andrie sebagai pembela HAM. Sebelum kejadian, ia aktif menghadiri pertemuan Komisi Tim Pencari Fakta terkait demonstrasi Agustus 2025. Selain itu, Andrie tercatat pernah mengalami rangkaian teror dan intimidasi setelah melakukan aksi protes terhadap revisi UU TNI di Hotel Fairmont pada Maret 2025 lalu.

Pihak kepolisian melalui Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan tengah melakukan penyelidikan mendalam menggunakan metode scientific investigation, termasuk melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang, sehingga motif murni perampokan telah dikesampingkan.

Tags: Andrie YunusJakartaKontrasKronologiPenganiayaanpenyiraman air kerasRemiliterisme

Related Posts

satu di antara sejumlah tersangka sedang memperagakan aksi mengikat anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha Kota Yogyakarta, saat rekontruksi pada Selasa (10/6/2026).

Rekonstruksi Kekerasan Daycare Little Aresha: Terungkap Arahan Ikat Anak hingga 8 Jam

June 10, 2026
Ilustrasi penganiayaan

Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Petugas TPR Parangtritis

June 5, 2026
Polisi saat mengamankan kejadian aksi penganiayaan dua orang pemuda kepada pengendara ojol di Jalan Menteri Supeno, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026).

Tak Terima Diklakson, Dua Pemuda Mabuk Aniaya Pengendara Ojol di Umbulharjo

June 4, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riski Adrian, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar, Jumat (22/5/2026).

Polisi Masih Buru Empat Pelaku Diduga Terlibat Penganiayaan di Kotabaru

May 25, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, saat ditemui Rabu (20/5/2026).

Polisi Ringkus 3 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pelajar di Kotabaru, Tiga Lainnya Masih Buron

May 21, 2026
Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

Petugas TPR Lama Parangtritis Diserang Pria Bercelurit

May 18, 2026
Next Post
Ilustrasi korupsi

Jejak Kelam Korupsi Haji: Daftar Mantan Menteri Agama yang Terjerat Hukum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.