SLEMAN, POPULI.ID – Aparat Polsek Ngaglik masih menyelidiki insiden kejar-kejaran antar pengendara sepeda motor yang disertai dugaan tindak kekerasan di wilayah Sukarjo, Ngaglik, Sleman, DIY, Minggu dini hari (29/3/2026).
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mendatangi lokasi kejadian dan mengumpulkan berbagai informasi.
“Petugas sudah ke TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengumpulkan informasi dan bukti pendukung berupa rekaman CCTV untuk mengungkap identitas rombongan motor tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Sleman guna mempercepat proses penyelidikan. “Kami juga berkoordinasi dengan Sat Reskrim untuk mendalami kasus ini,” lanjutnya.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial E.S., I., dan U.A., peristiwa tersebut terjadi dalam waktu singkat. Para saksi melihat sejumlah pengendara motor saling kejar sambil berteriak di lokasi kejadian.
“Saksi melihat beberapa orang mengendarai sepeda motor saling kejar-kejaran sambil berteriak, dan ada satu pengendara yang terkena sabetan gesper di kaki kiri,” jelas Argo.
Warga sekitar sempat berupaya melerai dan mengamankan para pelaku, namun tidak berhasil. Para pelaku justru melarikan diri dengan kecepatan tinggi menggunakan sepeda motor.
“Baik para pelaku maupun korban yang terkena sabetan sama-sama melarikan diri, sehingga identitasnya belum diketahui,” katanya.
Hingga saat ini, kepolisian menyebut belum ada laporan resmi dari masyarakat yang mengaku sebagai korban dalam kejadian tersebut. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan kronologi lengkap peristiwa. (populi.id/Hadid Pangestu)












