• Tentang Kami
Monday, June 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Ribuan P3K Paruh Waktu di Sleman Terancam PHK, Dampak Pembatasan Anggaran Pusat

Pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat berpotensi berdampak besar terhadap kerja pemerintah daerah, utamanya juga ke para pegawai yang berstatus P3K paruh waktu

byredaksi
March 29, 2026
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ribuan P3K Paruh Waktu di Sleman Terancam PHK, Dampak Pembatasan Anggaran Pusat
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu di Kabupaten Sleman menghadapi potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) seiring tekanan pada anggaran daerah.

Kondisi tersebut dipicu kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen serta berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

BERITA MENARIK LAINNYA

6 Fakta Factory Sharing Susu di Sleman yang Diusut Kejati DIY atas Dugaan Korupsi

Layanan PBG di Sleman Didorong Lebih Efisien, Doni: Warga Jangan Pakai Calo

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), yang berdampak pada kapasitas fiskal daerah dalam membiayai kebutuhan pegawai.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Wildan Solichin, menyebut kemungkinan PHK memang terbuka, mengingat sumber pembiayaan gaji aparatur sangat bergantung pada Dana Alokasi Umum (DAU).

“Itu memang mungkin (PHK), karena sumber gaji di daerah mengandalkan DAU transfer ke daerah,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, penurunan DAU sebagai dana transfer utama dari pemerintah pusat akan memengaruhi arah kebijakan keuangan daerah. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya melindungi hak-hak pegawai.

“Karena DAU berkurang, tentu berpengaruh pada kebijakan keuangan. Namun, kami tetap berusaha mengamankan hak pegawai di semua level,” imbuhnya.

BKPP Sleman saat ini masih melakukan kajian untuk mencari langkah strategis dalam menjaga stabilitas fiskal, termasuk berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terkait penyesuaian belanja pegawai.

Di sisi lain, opsi pemotongan gaji dinilai tidak realistis karena belum pernah diterapkan sebelumnya.

Pemerintah daerah cenderung mencari alternatif lain untuk mempertahankan tenaga kerja, meskipun berdampak pada sektor pembangunan.

“Penurunan transfer pusat berimbas pada pembiayaan pemeliharaan gedung dan jalan, sehingga ada kemungkinan sejumlah program harus ditunda,” jelasnya.

Dampak kebijakan penurunan transfer dari pemerintah pusat juga merambah sektor lain, seperti pengadaan barang dan infrastruktur.

Pemerintah daerah mempertimbangkan penggunaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menutup kekurangan anggaran belanja pegawai apabila kondisi tersebut terus berlangsung.

Selain itu, rencana pengadaan kendaraan dinas juga akan terdampak. Namun, prioritas tetap diberikan pada kebutuhan mendesak, seperti perbaikan infrastruktur yang rusak.

“Pengadaan kendaraan dinas bukan prioritas. Tetapi jika ada jembatan yang ambrol, harus segera diperbaiki,” katanya.

Untuk rekrutmen pegawai ke depan, BKPP Sleman akan menerapkan skema zero growth, yakni menyesuaikan jumlah pegawai baru dengan jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya.

“Minimal zero growth. Jika setiap tahun ada 500 pegawai pensiun, maka usulan tidak akan melebihi jumlah tersebut. Bahkan bisa sekitar 450, itu pun sudah skema aman,” ujarnya.

Menurutnya, skema itu lebih aman secara anggaran karena pegawai yang pensiun umumnya memiliki beban gaji lebih tinggi dibandingkan pegawai baru.

Sementara itu, ia memastikan kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada pemotongan upah P3K paruh waktu.

Para P3K diminta tetap menunjukkan kinerja terbaik, mengingat perbedaan regulasi dengan aparatur sipil negara (ASN) lainnya.

“Jangan disamakan dengan PNS. Aturannya memang berbeda, jadi harus dipahami,” tegasnya.

Ia menambahkan, P3K paruh waktu bekerja melalui skema pengadaan barang dan jasa dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah, sehingga posisinya lebih rentan terhadap perubahan kebijakan anggaran.

Dengan kondisi tersebut, nasib P3K paruh waktu di Sleman masih berada dalam ketidakpastian di tengah tekanan fiskal yang terus berlangsung. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: anggaranp3k patuh waktupemangkasanPHKSlemanWildan Solichin

Related Posts

Tim dari Kejati DIY melakukan penyegelan terhadap alat produksi susu pada factory sharing yang terletak di Pakem, Sleman, Kamis (25/6/2026)

6 Fakta Factory Sharing Susu di Sleman yang Diusut Kejati DIY atas Dugaan Korupsi

June 26, 2026
Kepala Bidang Pendataan, Pembinaan, dan Pengawasan Bangunan DPUPKP Sleman, Martinus Doni Purbo Kuncahyo memberi penjelasan terkait kepengurusan PBG saat berdiskusi di acara SEMEJA

Layanan PBG di Sleman Didorong Lebih Efisien, Doni: Warga Jangan Pakai Calo

June 25, 2026
Raudi Akmal mengenakan rompi kejaksaan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman kasus tindak pidana korupsi Hibah Pariwisata Sleman 2020, Senin (22/6/2026).

Raudi Akmal Ditetapkan Tersangka Baru Korupsi Hibah Pariwisata Sleman

June 23, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Junaidi bersama Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berdiskusi tentang peran Kampung Iklim di tengah upaya merespon perubahan iklim

Hadapi Cuaca Tak Menentu, Pemkab Sleman Perkuat Kampung Iklim

June 22, 2026
Mutfiana, pemilik rumah yang terbakar misterius di Padukuhan Kasuran, Margomukyo, Seyegan, Sleman, DIY saat diwawancarai, Kamis (4/6/2026).

Gegara Kebakaran Misterius, Pemilik Rumah di Seyegan Hanya Tidur Tiga Jam Sehari

June 5, 2026
Dosen Departemen Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Sarju Winardi saat menyampaikan paparanya terkait kebakaran misterius di sebuah rumah di Padukuhan Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman, Kamis (4/6/2026).

Tim UGM Duga Kebakaran Misterius di Seyegan Dipicu Gas dari Limbah Organik

June 5, 2026
Next Post
Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Wisatawan Mengaku Diusir Saat Liburan di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Beri Respon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.