• Tentang Kami
Wednesday, April 15, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemkab Sleman Perkuat Legalitas dan Pendampingan UMKM Lewat PLUT

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, menegaskan bahwa NIB menjadi syarat dasar bagi pelaku UMKM yang ingin berkembang.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
April 14, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sutiasih meninjau PLUT Minggir ditemani Dina Trinil dan Angger Sukisno

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sutiasih meninjau PLUT Minggir ditemani Dina Trinil dan Angger Sukisno

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mendorong penguatan legalitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu langkah utama yang ditekankan adalah kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai pintu masuk bagi pelaku usaha untuk mengakses berbagai program pembinaan dan bantuan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Pasar Lelang Cabai di Sleman Perkuat Posisi Tawar Petani, Jadi Rujukan Standarisasi Harga di Jawa

Iklim Investasi di Sleman Masih Cerah, Warga Diingatkan Lebih Teliti

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, menegaskan bahwa NIB menjadi syarat dasar bagi pelaku UMKM yang ingin berkembang.

“NIB jadi pintu masuk untuk menjadi wirausaha. Mau masuk Sleman Mart, ikut pelatihan di PLUT, dan persyaratan lainnya, harus memiliki NIB terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurutnya, legalitas usaha menjadi fondasi penting agar pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembinaan, pelatihan, hingga permodalan.

Berdasarkan data terbaru, jumlah UMKM di Kabupaten Sleman mencapai lebih dari 110 ribu unit usaha, mulai dari skala mikro hingga menengah. Namun, sebagian besar merupakan usaha mikro dengan omzet penjualan di bawah Rp 2 miliar per tahun, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.

Pemkab Sleman secara rutin memperbarui basis data UMKM setiap tahun melalui program satu data. Ke depan, dinas berencana melakukan penataan ulang agar data yang tercatat benar-benar mencerminkan UMKM yang masih aktif.

“Kami ingin data yang ada benar-benar UMKM aktif. Yang sudah tidak aktif akan kami rencanakan untuk ditata, tentu melalui perencanaan terlebih dahulu,” jelas Sutiasih.

Selain pembinaan, Pemkab Sleman juga menyediakan fasilitas pinjaman modal lunak bagi UMKM skala mikro dengan plafon maksimal Rp 50 juta. Namun, program ini diperuntukkan khusus bagi pelaku usaha yang ber-KTP Sleman.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga memfasilitasi sertifikasi halal, termasuk skema gratis melalui mekanisme self declare. Pendampingan diberikan hingga pelaku usaha memperoleh sertifikat.

“Untuk pelatihan, semua UMKM di wilayah Sleman menjadi tanggung jawab kami. Tapi untuk pinjaman modal lunak, harus ber-KTP Sleman,” tegas Sutiasih.

Penguatan kapasitas pelaku usaha juga dilakukan melalui berbagai pelatihan, khususnya di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Setiap Senin, Rabu, dan Jumat tersedia layanan konsultasi, termasuk secara daring melalui WhatsApp.

Dalam sehari, terdapat dua kelas pelatihan, pagi dan sore, tanpa dipungut biaya. Materi yang diberikan mencakup strategi branding, pemasaran, hingga teknik pengemasan produk.

Informasi pelatihan diumumkan melalui laman resmi Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman serta media sosial. Peserta dapat mendaftar secara daring melalui tautan yang disediakan.

“Kami punya lima konsultan dengan keahlian berbeda, mulai dari kelembagaan, pemasaran, hingga SDM. Berapa pun pesertanya, tetap kami dampingi,” tutur Sutiasih.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sleman, Hasto Karyantoro, menekankan pentingnya legalitas formal bagi UMKM agar pemerintah lebih mudah melakukan intervensi dan pemberdayaan.

“UMKM harus punya NIB. Kalau sudah legal, pemerintah lebih jelas dalam membantu, baik pengurusan izin, pemasaran, maupun akses permodalan,” ujarnya.

Ia mengakui, di lapangan masih banyak pelaku UMKM yang fokus pada penjualan tanpa memikirkan aspek legalitas, pembukuan, dan manajemen usaha.

Menurut Hasto, DPRD saat ini tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang UMKM guna memperkuat regulasi, termasuk dalam hal pendataan dan perlindungan UMKM lokal.

Pendataan menjadi krusial karena banyak pelaku usaha di Sleman yang berdomisili namun bukan ber-KTP Sleman. Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang usaha, tetapi intervensi program prioritas akan difokuskan bagi warga Sleman.

DPRD juga menyoroti tingginya angka kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) UMKM di Sleman yang mencapai 24 persen. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bantuan permodalan tidak justru membebani pelaku usaha.

“Teman-teman UMKM senang dapat pinjaman, tapi saat mengangsur dan mengembalikan itu yang jadi masalah. Maka pendampingan manajemen dan pembukuan sangat penting,” ungkapnya.

Ia menambahkan, daya saing produk juga perlu diperhatikan. Produk dengan kualitas serupa akan lebih dipilih konsumen jika memiliki kemasan menarik dan label halal.

“Kalau rasanya sama-sama enak, tapi satu sudah berlabel halal dan satu belum, tentu konsumen pilih yang ada label halal. Itu bagian dari peningkatan daya saing,” kata Hasto.

Dengan penguatan legalitas, pendampingan berkelanjutan, serta pembenahan manajemen usaha, Pemkab dan DPRD Sleman berharap UMKM lokal mampu naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Tags: Dinas Koperasi dan UKM SlemanDPRD SlemanHasto KaryantoroNomor Induk BerusahaPLUTSutiasih

Related Posts

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama DP3 Sleman ditemani Dina Trinil dan Angger Sukisno di Pasar Lelang Cabai dan Sayur PPHPM Sleman

Pasar Lelang Cabai di Sleman Perkuat Posisi Tawar Petani, Jadi Rujukan Standarisasi Harga di Jawa

April 14, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog dengan Kepala Dinas DPMPTSP Sleman Triana Wahyuningsih ditemani Dina Trinil dan Angger Sukisno di Mal Pelayanan Publik Sleman

Iklim Investasi di Sleman Masih Cerah, Warga Diingatkan Lebih Teliti

April 14, 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Hasto Karyantoro, dan Kesbangpol Sleman menggelar aksi sosial pembaruan kebangsaan di Dusun Perengdawe, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, pada Minggu (12/4/2026).

Jalin Persatuan, Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro dan Kesbangpol Gelar Aksi Kerja Bakti di Perengdawe

April 12, 2026
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Sleman Gelar Pasar Murah di 15 Titik Jelang Lebaran

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Sleman Gelar Pasar Murah di 15 Titik Jelang Lebaran

March 17, 2026
kirab yang digelar sebanyak 14 kelompok takmir masjid di kawasan Mejing Raya, Gamping di lapangan Sidoarum, Gamping, Sleman, Minggu (15/2/2026)

Ribuan Warga Mejing Gelar Kirab Sambut Ramadan, Harda: Simbol Pererat Ukhuwah

February 15, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7). (dok.Prokopim)

Belum Semua Desa di Sleman Miliki Koperasi Desa Merah Putih, Ini Kendalanya

January 17, 2026
Next Post
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro berdialog bersama DP3 Sleman ditemani Dina Trinil dan Angger Sukisno di Pasar Lelang Cabai dan Sayur PPHPM Sleman

Pasar Lelang Cabai di Sleman Perkuat Posisi Tawar Petani, Jadi Rujukan Standarisasi Harga di Jawa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.